Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Beranda » Agama Islam » Sah Kah Orang Yang Puasa Tapi Tidak Shalat?

Sah Kah Orang Yang Puasa Tapi Tidak Shalat?

T Diposting oleh pada 13 May 2019
F Kategori ,
b Belum ada komentar
@ Dilihat 407 kali

Tidak bisa di pungkiri, tidak sedikit orang – orang muslim yang melaksanakan kewajiban berpuasa namun tidak melaksanakan shalat, bahkan sengaja melalaikan sholat tersebut. Mereka beranggapan bahwa shalat dan puasa merupakan urusan yang berbeda-beda. Jika salah satu tersebut ditinggalkan maka tidak apa-apa dan tidak berpengaruh terhadap yang lainnya.

Bahkan ada juga yang melaksanakan shalat tapi hanya di bulan Ramadhan saja. Apakah ada yang seperti ini? Hanya melaksanakan shalat di bulan Ramadhan karena tahu keutamaan dan pahala yang Allah berikan sangat banyak dan luas namun tidak dilakukan di waktu lain. Alias hanya berhenti di bulan Ramadhan saja.

Sesungguhnya Allah subhanahuwata ‘ala tidak menyukai orang-orang yang melakukan hal sedemikian. Yang hanya mengenal Allah di saat Ramadhan saja, dan mereka ialah termasuk kedalam sejelek-jeleknya suatu kaum yang hanya mengenal Allah ( rajin ibadah, pen) hanya di bulan Ramadhan saja.

Hukumnya Berpuasa Tapi Tidak Shalat

Lalu apa hukum nya bagi orang yang berpuasa namun tidak melaksanakan shalat 5 waktu?

Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah, pernah ditanya : “Apa hukum orang yang berpuasa namun meninggalkan shalat?”

Syaikh Muhammad bin Sholh Al ‘Utsaimin rahimahullah pun menjawab :

“Puasa yang di lakukan oleh orang yang meninggalkan shalat tidaklah diterima karena orang yang meninggalkan shalat adalah kafor dan murtad. Dalil bahwa meninggalkan shalat termasuk bentuk kekafiran,  Allah subhanahuwata ‘ala berfirman :

فَإِنْ تَابُوا وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ فَإِخْوَانُكُمْ فِي الدِّينِ ۗ وَنُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ

 Artinya: “ Jika mereka bertaubat, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Dan kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui.” (QS. At – Taubah : 11)

Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ وَالْكُفْرِ تَرْكُ الصَّلاَةِ

Artinya: “Pembatas antara seorang muslim dengan lesyirikan dan kekafiran adalah meninggalkan shalat.” (HR. Muslim no. 82)

Dan yang lainnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْعَهْدُ الَّذِى بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمُ الصَّلاَةُ فَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ كَفَرَ

Artinya : “Perjanjian antara kami dan mereka (orang kafir) adalah mengenai shalat. Barang siapa meninggalkannya maka dia telah kafir.” (HR. Ahmad, At-Tirmidzi, An nasa’I, Ibnu Majah. Dikatakan shahuh oleh Syaikh Al-Albani)

Dikatakan bahwa orang yang meninggalkan shalat disebut dengan kafir ini merupakan dari pendapat mayoritas sahabat Nabi dan dapat dikatakan sebagai ‘ijma atau kesepakatan para sahabat. Dari ‘Abdullah bin Syaqiq Al ‘Aqliy rahimahullah (merupakan seorang tabi’in yang sudah masyhur) mengatakan,

“Para Sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah pernah menganggap suatu amalan yang apabila seseorang meninggalkannya akan menyebabkan dia kafir selain perkara shalat.” (HR. At-Tirmidzi. Hakim mengatakan bahwa hadits ini bersambung dengan menyebut Abu Hurairah di dalamnya. Dan sanad nya ialah shohih. Lihat Ats – Tsamar Al Mustathob fi Fiqhis Sunnah wal Kitab, hal 52, -pen)

Tidak Meninggalkan Shalat Maupun Puasa Wajib

Dari Imam Ahmad rahimahullah, mengatakan, “Setiap orang yang meremehkan perkara shalat, berarti telah meremehkan agama. Seseorang memiliki bagian dalam islam sebanding dengan penjagaannya terhadap shalat lima waktu. Seseorang yang dikatakan semangat dalam islam adlah orang yang betuk-betul memperhatikan shalat lima waktu. Kenalilah dirimu, wahai hamba Allah. Waspadalah! Janganlah engkau menemui Allah, sedangkan engkau tidak memiliki bagian dalam islam. Kadar islam dalam hatimu, sesuai dengan kadar shalat dalam hatimu.” (Lihat Ash Sholah, hal 12)

Dari yang telah dijelaskan diatas, apabila seorang muslim berpuasa tapi ia tidak melaksanakan shalat, maka puasanya dikatakan tidaklah sah atau tidak diterima. Amalan puasa yang dilakukannya tidak bermanfaat dikemudian hari. Laksanakanlah shalat, sholat merupakan pondasi atau tiangnya agama. Bila tidak dikerjakan sama halnya membangun hal yang sia-sia.

Mari kita perbaiki shalat kita, memohon ampun atas segala dosa (taubat nasuha) dan tidak lagi meninggalkan shalat. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala memudahkan kita dalam melaksanakan ketaatan-Nya.

Belum ada Komentar untuk Sah Kah Orang Yang Puasa Tapi Tidak Shalat?

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Sah Kah Orang Yang Puasa Tapi Tidak Shalat?

Shalat Tarawih

Keutamaan Shalat Tarawih di Bulan Ramadhan

T 28 May 2018 F A WP-YNI

Shalat tarawih merupakan shalat sunnah yang hanya ada dibulan suci Ramadhan. Shalat sunnah ini dilaksanakan ba’da Shalat Isya yang terdiri dari 23 Rakaat. Shalat tarawih merupakan shalat sunah dengan segudang pahala. Shalat tarawih ini memiliki pahala yang sangat luar biasa... Selengkapnya

Bulan Syawal _ Dianjurkan Menikah Bagi Akhwat Dan Ikhwan

Bulan Syawal : Dianjurkan Menikah Bagi Akhwat Dan Ikhwan

T 25 June 2019 F A WP-YNI

Bulan Syawal merupakan bulan yang istimewa, karena dibulan Syawal tanggal 1 merupakan hari raya umat islam seluruh dunia. Selain itu dibulan Syawal juga terdapat perintah untuk melaksanakan puasa sunah syawal selama 6 hari dibulan syawal yang dimana didalamnya memiliki keutamaan... Selengkapnya

Benarkah Tidak Boleh Puasa Setelah Dipertengahan Sya’ban(BAG.2)

Benarkah Tidak Boleh Puasa Setelah Dipertengahan Sya’ban? (BAG. 2)

T 5 April 2019 F , A WP-YNI

Berpuasa Satu Atau Dua Hari Sebelum Ramadhan Dari Abu Hurairah ra, Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, لاَ تَقَدَّمُوا رَمَضَانَ بِصَوْمِ يَوْمٍ وَلاَ يَوْمَيْنِ إِلاَّ رَجُلٌ كَانَ يَصُومُ صَوْمًا فَلْيَصُمْهُ Artinya: “Janganlah mendahulukan Ramadhan dengan sehari atau dua hari berpuasa kecuali... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi sekretariat kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai kegiatan sosial kami.

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Apriliani

Online

Sekretaris

Rohmat Sidik

Online

Apriliani

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00

Rohmat Sidik

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu ? 00.00