Beranda » Agama Islam » Sah Kah Orang Yang Puasa Tapi Tidak Shalat?

Sah Kah Orang Yang Puasa Tapi Tidak Shalat?

T Diposting oleh pada 13 May 2019
F Kategori ,
b Belum ada komentar
@ Dilihat 679 kali

Tidak bisa di pungkiri, tidak sedikit orang – orang muslim yang melaksanakan kewajiban berpuasa namun tidak melaksanakan shalat, bahkan sengaja melalaikan sholat tersebut. Mereka beranggapan bahwa shalat dan puasa merupakan urusan yang berbeda-beda. Jika salah satu tersebut ditinggalkan maka tidak apa-apa dan tidak berpengaruh terhadap yang lainnya.

Bahkan ada juga yang melaksanakan shalat tapi hanya di bulan Ramadhan saja. Apakah ada yang seperti ini? Hanya melaksanakan shalat di bulan Ramadhan karena tahu keutamaan dan pahala yang Allah berikan sangat banyak dan luas namun tidak dilakukan di waktu lain. Alias hanya berhenti di bulan Ramadhan saja.

Sesungguhnya Allah subhanahuwata ‘ala tidak menyukai orang-orang yang melakukan hal sedemikian. Yang hanya mengenal Allah di saat Ramadhan saja, dan mereka ialah termasuk kedalam sejelek-jeleknya suatu kaum yang hanya mengenal Allah ( rajin ibadah, pen) hanya di bulan Ramadhan saja.

Hukumnya Berpuasa Tapi Tidak Shalat

Lalu apa hukum nya bagi orang yang berpuasa namun tidak melaksanakan shalat 5 waktu?

Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah, pernah ditanya : “Apa hukum orang yang berpuasa namun meninggalkan shalat?”

Syaikh Muhammad bin Sholh Al ‘Utsaimin rahimahullah pun menjawab :

“Puasa yang di lakukan oleh orang yang meninggalkan shalat tidaklah diterima karena orang yang meninggalkan shalat adalah kafor dan murtad. Dalil bahwa meninggalkan shalat termasuk bentuk kekafiran,  Allah subhanahuwata ‘ala berfirman :

فَإِنْ تَابُوا وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ فَإِخْوَانُكُمْ فِي الدِّينِ ۗ وَنُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ

 Artinya: “ Jika mereka bertaubat, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Dan kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui.” (QS. At – Taubah : 11)

Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ وَالْكُفْرِ تَرْكُ الصَّلاَةِ

Artinya: “Pembatas antara seorang muslim dengan lesyirikan dan kekafiran adalah meninggalkan shalat.” (HR. Muslim no. 82)

Dan yang lainnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْعَهْدُ الَّذِى بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمُ الصَّلاَةُ فَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ كَفَرَ

Artinya : “Perjanjian antara kami dan mereka (orang kafir) adalah mengenai shalat. Barang siapa meninggalkannya maka dia telah kafir.” (HR. Ahmad, At-Tirmidzi, An nasa’I, Ibnu Majah. Dikatakan shahuh oleh Syaikh Al-Albani)

Dikatakan bahwa orang yang meninggalkan shalat disebut dengan kafir ini merupakan dari pendapat mayoritas sahabat Nabi dan dapat dikatakan sebagai ‘ijma atau kesepakatan para sahabat. Dari ‘Abdullah bin Syaqiq Al ‘Aqliy rahimahullah (merupakan seorang tabi’in yang sudah masyhur) mengatakan,

“Para Sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah pernah menganggap suatu amalan yang apabila seseorang meninggalkannya akan menyebabkan dia kafir selain perkara shalat.” (HR. At-Tirmidzi. Hakim mengatakan bahwa hadits ini bersambung dengan menyebut Abu Hurairah di dalamnya. Dan sanad nya ialah shohih. Lihat Ats – Tsamar Al Mustathob fi Fiqhis Sunnah wal Kitab, hal 52, -pen)

Tidak Meninggalkan Shalat Maupun Puasa Wajib

Dari Imam Ahmad rahimahullah, mengatakan, “Setiap orang yang meremehkan perkara shalat, berarti telah meremehkan agama. Seseorang memiliki bagian dalam islam sebanding dengan penjagaannya terhadap shalat lima waktu. Seseorang yang dikatakan semangat dalam islam adlah orang yang betuk-betul memperhatikan shalat lima waktu. Kenalilah dirimu, wahai hamba Allah. Waspadalah! Janganlah engkau menemui Allah, sedangkan engkau tidak memiliki bagian dalam islam. Kadar islam dalam hatimu, sesuai dengan kadar shalat dalam hatimu.” (Lihat Ash Sholah, hal 12)

Dari yang telah dijelaskan diatas, apabila seorang muslim berpuasa tapi ia tidak melaksanakan shalat, maka puasanya dikatakan tidaklah sah atau tidak diterima. Amalan puasa yang dilakukannya tidak bermanfaat dikemudian hari. Laksanakanlah shalat, sholat merupakan pondasi atau tiangnya agama. Bila tidak dikerjakan sama halnya membangun hal yang sia-sia.

Mari kita perbaiki shalat kita, memohon ampun atas segala dosa (taubat nasuha) dan tidak lagi meninggalkan shalat. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala memudahkan kita dalam melaksanakan ketaatan-Nya.

Belum ada Komentar untuk Sah Kah Orang Yang Puasa Tapi Tidak Shalat?

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Sah Kah Orang Yang Puasa Tapi Tidak Shalat?

tata cara shalat dan bersuci

Shalat Ialah Wajib Hukumnya Bagi Setiap Muslim

T 11 April 2018 F A Admin Web YNI-1

Shalat merupakan perkara utama yang akan dihisab disaat kita menghadap ilahi. Apakah shalat tersebut kita jalankan? Apakah kita tinggalkan? Karena shalat merupakan tiang agama, barang siapa yang shalat maka ia mendirikan agama dan begitupun sebaliknya barang siapa yang tidak melaksanakan... Selengkapnya

keutamaan bulan sya'ban

Keutamaan Melakukan Amalan Baik Dibulan Sya’ban

T 23 April 2018 F , A Admin Web YNI-1

Bulan Sya’ban merupakan bulan hijryah diantara bulan Rajab dan Ramadhan.  Rasulullah SAW bersabda , “Sya’ban itu bulan antara Rajab dan Ramadhan. Bulan ini banyak diabaikan oleh umat manusia, padahal dalam bulan ini amal-amal hamba itu diangkat (diterima oleh Allah). Aku... Selengkapnya

ramadhan di rusia

Melihat Kemeriahan Ramadhan Di Berbagai Negara (bag.1)

T 12 June 2017 F , A Yayasan Nurul Ihsan

Shoum atau Puasa adalah salah satu ibadah yang wajib dilaksanakan kaum muslimin di seluruh dunia  ketika datang bulan Ramadan. Ibadah ini tidak cuma menahan lapar dan haus  saja, tetapi juga upaya menahan hawa nafsu. Kewajiban ini adalah salah satu bentuk... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi sekretariat kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai kegiatan sosial kami.

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Apriliani

Online

Apriliani

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00