Beranda » Agama Islam » Mau Do’a Kita Maqbul? Perbaiki Cara Berdo’a!

Mau Do’a Kita Maqbul? Perbaiki Cara Berdo’a!

T Diposting oleh pada 17 February 2017
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 933 kali

Coba pikirkan seandainya ada orang yang yang dating ketempat kita silaturahmi, kemudian langsung meminta uang dengan cara yang tidak baik dan sopan..dia tidak mengucap salam, tidak memanggil nama kita dengan santun, dan tidak punya tata karama dalam berinteraksi. Apa persaan anda saat itu? Marah, iba atau sebel ?

Apatah lagi kita minta dan berdo’a kepada Allah, tentu itu sangat tidak boleh!

Berlaku sopanlah dalam meminta kepada Allah! Sebutlah nama-Nya dengan santun, gunakan tata krama yang baik.  Jangan langsung to the point meminta. Mengapa do’a kita tumpul? Salah satunya karena tingkah kita sendiri yang tidak beradab dalam meminta.

doa

Bagaimana tata cara berdo’a yang baik berdasarkan Al Quran dan hadits? Inilah jawabannya..

  1. Mulailah dengan basmalah
  2. Memuji Allah

“Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya” (An Nashr:3). Dalam ayat ini, Allah memberikan petunjuk agar kita memuji-Nya sebelum menyampaikan maksud doa yang kita panjatkan. Memuji Allah ialah dengan mungucapkan “Alhamdu lillaahi robbil aalamiin” (segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam), atau dengan redaksi lainnya.

  1. Bershalawat untuk Nabi

Dari Annas bin Malik: “Tidaklah seseorang berdoa, kecuali antara dia dan langit ada hijab, sampai dia bershalawat kepada nabi”.

Jadi, bershalawat kepada Nabi sangat penting untuk membuka hijab (tirai) agar doa kita sampai pada Allah azza wa jalla. Bershalawat atas Nabi misalnya membaca “Allahumma shalli ala (sayyidinaa) Muhammad” atau dengan redaksi lain yang anda sukai.

  1. Sebutlah nama-Nya dengan santun (dengan asmaul husna)

“Dan Allah memiliki asmaul husna, maka berdoalah dengan menyebut asmaa-ul husna itu “(QS Al Araf : 180).

Contoh membaca asmaul husna dalam berdoa:

Ya Allah, ya ROZAK berilah kami rizki yang halal

Ya GHOFUR… ampunilah kami

Robbanaa innaka anta SAMIIUL ‘ALIIM watub alaina innaka anta TAWWAABU RAHIIM

  1. Menyebutkan maksud yang diminta

Point ke-5 ini adalah inti dari doa (permintaan) kita

  1. Tutup do’a dengan shalawat Nabi, memuji Allah, dan Amin

Washallallahu ala (sayyidinaa) Muhammadin, walhamdulillaahi rabbil aalamiin. Amin.

Contoh redaksi do’a singkat berdasarkan urutan poin-poin di atas:

(1) Bissmillahirrahmaanirrohiim

(2) Alhamdulillahi robbil aalamiin

(3) Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad

(4) Ya Allah ya ROZAK

(5) Hari ini saya mau berdagang, berilah kami rizki yang halal dan melimpah

(6) Washallallahu ala (sayyidina) Muhammad, walhamdulillaahi rabbil aalamiin. Amin.

Poin (5) sebaiknya menggunakan do’a yang ma’tsur, yaitu do’a yang ada dalam Al Quran atau do’a yang di contohkan oleh Rasulullah SAW, misalnya:

Rabbij’alnii muqiima shalaati wamin dzurriyaatii (QS Ibrahim). Ya Allah jadikanlah saya dan keturunan saya sebagai orang yang dapat menegakkan shalat.

Allahummakfinii bihalaallika an haraamika wa aghninii bi fadhlika ‘amman siwaak (HR Tirmidzi). Ya Allah berilah saya rizki yang halal, bukan yang haram. Dan kekayaan (rizki yang melimpah) yang Engkau ridhai, bukan yang engkau murkai.

Mari kita meminta kepada Allah SWT apa yang kita hajatkan dan berdo’alah dengan perkataan yang baik-baik niscaya Allah akan senang jika makhluknya meminta.

Seperti firman Alloh di Qs  Al-Mukmin ayat 60

“ ud’uni astajib lakum “

Artinya : Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan (permintaan) bagimu.

Demikian informasi mengenai tata cara berdo’a yang baik dan benar terhadap Allah SWT, semoga bermanfaat untuk kita semua.

Pencarian dari Google :

Belum ada Komentar untuk Mau Do’a Kita Maqbul? Perbaiki Cara Berdo’a!

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Mau Do’a Kita Maqbul? Perbaiki Cara Berdo’a!

amalan di 10 hari terakhir ramadhan

Amalan Pada 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan

T 6 June 2018 F A WP-YNI

Sudah memasuki waktu 10 hari terakhir ramadhan, hendaklah kita lebih berkutat diri dengan mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. Karena pada 10 malam terakhir dibulan ramadhan Allah menurunkan begitu banyak keutamaan. Maka sangat disayangkan bila kita melewati 10 malam terakhir... Selengkapnya

maulid nabi

Sejarah, Arti, Makna Dan Hikmah Maulid Nabi Muhammad

T 6 February 2017 F , A Admin Web YNI

  Peringatan Maulid Nabi pertama kali dilakukan oleh Raja Irbil (wilayah Irak sekarang), bernama Muzhaffaruddin Al-Kaukabri, pada awal abad ke 7 Hijriyah. Ibn Katsir dalam kitab Tarikh berkata: Sultan Muzhaffar mengadakan peringatan Maulid Nabi pada bulan Rabi’ul Awal. Dia merayakannya... Selengkapnya

bersedekah dibulan ramadhan

Keutamaan Banyak Bersedekah Di Bulan Ramadhan

T 30 May 2018 F , A WP-YNI

Sedekah di bulan ramadhan sangatlah dianjurkan. Bagaimana tidak, keutamaan dibulan ramadhan merupakan alasan terbaik orang mukmin untuk memperbanyak sedekah.  Rasulullah SAW merupakan manusia yang sangat bersemangat dalam berbuat kebaikan. Dari Ibnu Abbas Radhiallahu’anhuma, ia berkata: “Nabi SAW adalah orang yang... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi sekretariat kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai kegiatan sosial kami.

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Apriliani

Online

Sekretaris

Rohmat Sidik

Online

Apriliani

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00

Rohmat Sidik

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu ? 00.00