Tag: membaca Al-qur’an

Bagaimana Cara Mengatasi Kesedihan Menurut Islam_

Bagaimana Cara Mengatasi Kesedihan Menurut Islam?

Bagaimana Cara Mengatasi Kesedihan Menurut Islam_

Kesedihan merupakan salah satu sifat emosional alami manusia. Kesedihan tercipta karena hati atau fikiran tidak dapat menerima sebuah keadaan yang tidak diinginkan seperti kesedihan yang di dapat dari kehilangan, kekecewaan, kegagalan, patah hati, stress, kesusahan hati dan lain sebagainya. Cara mengekspresikan kesedihan ialah dengan menangis. Menangis tidak identic dengan kesedihan, kenapa demikian? Karena menangis akibat bahagia juga banyak kita temui. Misalnya seorang suami yang menangis karena istri dan anaknya melahirkan dengan selamat.

Menangis juga tidak lemah bahkan kebalikannya. Orang yang tidak dapat menangis berarti ia lemah. Orang yang mudah menangis menandakan ia kuat mental, berhati baja dan bermanfaat bagi kesehatan. Namun, jangan di salah artikan dengan kita menangis secara terus menerus. Menangis yang berlarut-larut malahan justru di larang, karena dapat menimbulkan gangguan kesehatan seperti sakit kepala, pembengkakan, dan iritasi mata.

Bahwasanya kesedihan dan kebahagiaan adalah ujian dari Allah Subhanahu wa ta’ala. Apakah akan menjadi hamba Allah yang bersyukur saat di berikan kenikmatan dan sabar saat di berikan cobaan atau sebaliknya. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُم بِٱلشَّرِّ وَٱلْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

Artinya: “ Tiap-tiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu di kembalikan.” (QS. Al – anbiya : 35)

Tips-Tips Menghilangkan Rasa Kesedihan

Rasa kesedihan datang akibat dari bisikan setan. Setan senang bila ada manusia yang bersedih terus-menerus maka dia terus membisikan kata-kata atau mungkin tindakan yang akan kita lakukan. Naudzubillah, bagaimana bisa setan merasuki pikiran kita? karena kesedihan itu lah dia datang.

Lalu berikut cara agar kita tidak bersedih yang berkepanjangan.

  1. Mengingat Allah

Mengingat Allah di kala susah dan senang merupakan perkara yang tidak boleh di lupakan. Bahwa Allah selalu bersama kita, Allah tidak akan membiarkan kita sendiri dan percaya apa yang terjadi pada kita ini bahwa tanda Allah perhatian dan sayang pada kit. Yakni dengan cara mendatangkan musibah atau cobaan pada hambanya. Bila kita dapat melewatinya, maka Allah akan mengangkat derajat kita. insya Allah

  • Berzikir dan beristighfar pada Allah

Mengucapkan kalam Allah, membaca zikir dengan hati ikhlas karena Allah bahwa “Tiada Daya Dan Upaya Kecuali Dengan Kekuatan Allah”. Dan ucapkan kalimat-kalimat istighfar dengan segenap hati, menyerah atas Allah, berpasrah pada Allah.

Semoga dzikir ini menenangkan bagi siapa saja yang membacanya. Aamiin

  • Shalat Sunnah

Dengan Shalat, ialah salah satu perantara kita berkomunikasi kepada Allah. Berkeluh-kesah atas kesusahan yang di alami. Curhat dengan Allah, Insya Allah hati menjadi lebih tenang.

Sabar menjadi salah satu kunci utama dalam menghadapi kesusahan dan kesedihan. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱسْتَعِينُوا۟ بِٱلصَّبْرِ وَٱلصَّلَوٰةِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلصَّٰبِرِينَ

      Artinya: “ Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.” (QS. Al – Baqarah : 153)

Amalan-Amalan Yang Dapat Membuang Kesedihan

Berikut amalan-amalan yang dapat di lakukan untuk membuang kesedihan.

  1. Memperkuat iman dan taqwa

Kesedihan dan kesusahan juga di rasakan para Nabi terdahulu, di kisahkan dari kisah Nabi Yusuf ‘alaihissalam ketika terpisah jauh dari keluarga dan kampong halamannya. Namun di pertemukan kembali dengan ayahanda dan keluarganya dalam keteguhan iman yang kuat.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَلَا تَهِنُوا۟ وَلَا تَحْزَنُوا۟ وَأَنتُمُ ٱلْأَعْلَوْنَ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ

                      Artinya: “ Janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang laing tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS. Al- Imran : 139)

  • Mengikuti Rasulullah SAW

يَا بَنِي آدَمَ إِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ رُسُلٌ مِّنكُمْ يَقُصُّونَ عَلَيْكُمْ آيَاتِي فَمَنِ اتَّقَى وَأَصْلَحَ فَلاَ خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلاَ هُمْ يَحْزَنُونَ

Artinya: “Hai anak-anak Adam, jika datang kepadamu rasul-rasul dari pada kamu yang menceritakan kepadamu ayat-ayat-Ku, maka barang siapa yang bertaqwa dan mengadakan perbaikan, tidaklah ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.” (QS. Al-A’raaf: 7)

Maknanya ialah, umat islam tentunya harus mengikuti apa yang di ajarkan Rasulullah. Segala kebaikan yang di lakukan untuk melakukan perbaikan dalam hidup. Agar hidup lebih baik. Rasulullah merupakan suri tauladan yang baik.

قُلْنَا ٱهْبِطُوا۟ مِنْهَا جَمِيعًا ۖ فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُم مِّنِّى هُدًى فَمَن تَبِعَ هُدَاىَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

Artinya: “ Turunlah kamu semuanya dari surge itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.” (QS. Al-Baqarah: 38)

Menurut Ibn Katsir menjelaskan bahwa ayat tersebut untuk memerintahkan semua umat islam agar dekat dengan Al-Qur’an. Karena, pada sahabat dan ulama terdahulu begitu cinta dengan membaca dan memahami Al-Qur’an di karena kan hilang darinya kesedihan berkat Al-Qur’an.

Keutamaan Orang Tua Mengajarkan Al-Quran Kepada Anaknya

Keutamaan Orang Tua Mengajarkan Al-Quran Kepada Anaknya

Keutamaan Orang Tua Mengajarkan Al-Quran Kepada Anaknya

Orang tua yang mengajarkan anaknya Al-Qur’an merupakan sebuah keutamaan. Karena orang tualah sekolah pertama bagi anak. Anak-anak tersebut akan meniru apa yang dilakukan oleh orang tuanya. Sebab itu, mengajarkan anaka dengan hal-hal yang baik merupakan kewajiban orang tua kepada anak-anaknya termasuk mengajarkan Al-Qur’an.

Al-Qur’an merupakan sebuah kitab sebagai penuntun hidup manusia, Al-Qur’an diturunkan oleh Allah subhanahuwata’ala sebagai cahaya pembeda antara kebenaran dan kebathilan. ketika seorang anak dapat mengambil pembenaran dari Al-Qur’an yang dapat membedakan mana baik dan buruk serta dapat mengamalkannya, Allah subhanahuwata’ala menjamin keberkahan di akhirat kelak bagi orang tuanya.

Orang tua memiliki kewajiban untuk membimbing anak-anaknya nanti, sebagaimana Allah subhanahuwata’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, periharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjkan apa yang diperintahkan.” (QS. At-Tahrim : 6)

 

Anjuran Orang Tua Mengajarkan Al-Qur’an Pada Anak

Para orang tua dihimbau agar dapat mengajarkan anaknya untuk bisa membaca dan mengamalkan Al-Qur’an, hal ini merupakan salah satu hak anak atas orang tua selain yang dua, yakni :

“Hak anak atas orang tua nya ada tiga: pertama memilihkan anak nama yang baik ketika baru lahir, mengajarkan Kitabullah (Al-Qur’an) ketika mulai berfikir dan menikahkannya ketika dia dewasa.” (HR. Ahmad).

Memberikan pendidikan Al-Qur’an sedini mungkin merupakan tindak pencegahan. Anak-anak yang tidak dibekali pendidikan Al-Qur’an besar kemungkinan anak tersebut dapat menjadi sebuah keburukan bagi orang tuanya, seperti anak tersebut tidak tahu adab ke orang tua, berani, dan pasti anak tersebut berada di jalan yang sesat yang dapat menjerumuskan orang tuanya sendiri ke dalam neraka.

Pendidikan sedari dini itu memiliki pengaruh yang lebih kuat dan lebih membekas dibanding memberikan pedidikannya ketika sudah dewasa, ibarat kata pepatah:

“Adalah berguna mendidik anak di waktu kecil dan terkadang berguna mendidik anak di waktu dewasa. Adalah mudah meluruskan ranting yang bengkok dan tidak lah mudah meluruskan jika telah menjadi batang.”

Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barang siapa yang mengajarkan anaknya membaca Al-Qur’an, maka dosa-dosanya yang akan datang dan yang telah lalu akan diampuni. Dan barang siapa mengajarkan anaknya sehingga menjadi hafizh Qur’an, maka pada hari kiamat ia akan dibangkitkan dengan wajah yang bercahaya seperti cahaya bulan purnama, dan dikatakan kepada anaknya, ‘Mulailah membaca Al-Qur’an’. Ketika anaknya mulai membaca satu ayat dari AlQur’an, ayahnya dinaikkan satu derajat, hingga terus bertambah tinggi sampai tamat bacaannya.” (HR. Thabrani)

Lalu dari Mu’adz Al-Juhani, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa membaca Al-Qur’an dan mengamalkannya apa yang terkandung didalamnnya, maka kedua orang tuanya akan dikenakan mahkota pada hari kiamat yang cahayanya melebihi cahaya matahari seandainya ada di dalam rumah-rumah kalian di dunia ini, maka bagaimanakah perkiraanmu mengenai orang-orang yang mengamalkannya?” (HR. Ahmad)

Dari Burairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa yang membaca Al-Qur’an dan mengamalkannya, maka akan di pakaikan kepadanya sebuah mahkota yang terbuat dari nur. Dan kedua orang tuanya akan dipakaikan dua pasang pakaian yang indah tiada bandinganya didunia ini. Orang tuanya akan bertanya kepada Allah subhanahuwata ‘ala, “Ya Allah, mengapa kami diperlakukan seperti ini?” Jawab Allah, “Ini adalah pahala bacaan Al-Qur’an anakmu.”

Manfaat Al-Qur’an Yang Diajarkan Pada Anak

Al-Qur’an merupakan pedoman hidup kaum muslimin. Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup manusia yang mengharahkannya ke arah yang haq. Tanpa Al-Qur’an hidup kita akan berantakan, tidak mempunyai tujuan hidup, banyak melakukan penyimpangan ajaran dalam hidup, jauh dari norma-norma agama dan lain sebagainya. Sungguh ini merupakan sebuah bencana apabila anak-anak kita nanti hidup tanpa tau tujuan hidup yang sebenarnya.

Ketika kita risau anaknya nanti tidak bisa mendapat nilai bagus dipelajaran umumnya, dan kita memberikan pelajaran tambahan kepadanya dengan mengeluarkan uang yang banyak maka seharusnya kita lebih risau lagi pabila anak tidak bisa baca Al-Qur’an dan shalat. Karena, tatkala mereka jauh dari Al-Qur’an maka yang akan menjadi temannya ialah setan yang terus menggodanya ke dalam hawa nafsu duniawi.

Allah subhanahwata’ala berfirman:

وَمَنْ يَعْشُ عَنْ ذِكْرِ الرَّحْمَٰنِ نُقَيِّضْ لَهُ شَيْطَانًا فَهُوَ لَهُ قَرِينٌ. وَإِنَّهُمْ لَيَصُدُّونَهُمْ عَنِ السَّبِيلِ وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ مُهْتَدُونَ.

Artinya: “Barang siapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al-Qur’an), kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. Dan sesungguhnya syaitan-syaitan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk.” (QS. Az-Zukhruf : 36-37).

Mengisi Kegiatan Positif Di Waktu Senggang

Mengisi Kegiatan Positif Di Waktu Senggang

Di saat seseorang merasa bosan dan ingin mengisi waktu luang, terkadang banyakan dari mereka akan mengisi waktu kosong mereka dengan melakukan kegiatan yang menyenangkan yang pastinya untuk menghilangkan rasa suntuk atau bosan. Contohnya dengan bermain game, bermain dengan teman-teman ataupun pergi kesuatu tempat yang ramai dapat membuatnya merasa nyaman.

Penyebab rasa bosan dapat disebabkan oleh pekerjaan yang ketat, pikiran sedang stress atau sedang dalam mood yang tidak baik. Benar dengan melakukan kegiatan-kegiatan diatas dapat menghilangkan rasa bosan karena berada dalam zona nyaman yang membuat mood kita kembali naik namun itu hanyalah kenyamanan sementara.

Namun, kegiatan lain juga ada selain bermain dengan teman, bermain game atau pergi ke suatu tempat. Yaitu dengan silaturahim kerumah saudara, membaca Al-Qur’an serta membaca-membaca article keislaman. Selain lebih bagus dengan kegiatan yang lain seperti keagamaan, mengisi waktu luang dengan kegiatan keagamaan maka bernilai pahala.

Mengisi Kegiatan Positif Di Waktu Senggang

Menambah Wawasan Ilmu Di Waktu Luang

Waktu merupakan salah satu nikmat dari Allah subhanahuwata’ala, mengisi waktu yang lapang dengan hal-hal yang positif serta bernilai pahala. Merupakan sesuatu hal yang lebih utama. Karena sudah sepatutnya manusia dapat memanfaatkan waktu yang ada dengan baik untuk mengumpulkan amal-amal shaleh.

Dan berikut kegiatan-kegiatan yang dapat di isi saat waktu luang:

  1. Membaca Al-Qur’an

Membaca Al-Qur’an disaat waktu luang merupakan suatu kebaikan, membaca tidak hanya diwaktu luang atau menyempatkan membaca Al-Qur’an disaat sempit lebih utama.  Dapat pula belajar bersama keluarga diluar rumah sambal rekreasi kan menjadikan kegiatan lebih nyaman. Kita sebagai hamba Allah, membaca Al-Qur’an merupakan suatu kewajiban. Bagaimana jadinya orang islam tidak dapat membaca Al-Qur’an? Maka, haruslah kita mempelajarinya dengan bersungguh-sungguh. Memanfaatkan waktu senggang dengan baik mempelajari Al-Qur’an maka menambah amal pahala kita serta mendekatkan kita pada Allah subhanahuwata’ala.

 

  1. Bersilaturahim Ke Sanak Saudara

Mendatangi keluarga atau sanak saudara merupakan bagian dari ajaran islam. Selain  bermanfaat mempererat tali persaudaraan, yang lainnya ialah dapat memperpanjang umur serta melancarkan rizki. Sebagaiman penjelasan dari sebuah hadits, yang artinya “Barang siapa yang suka diluaska rezeki dan dipanjangkan umurnya maka hendaklah ia menyambung tali silaturahim.” (HR. Bukhari, Muslim dan Abu Daud)

Serta dari Abu Ayub  Al – Anshari, belau berkata, seseorang bertanya, “Wahai Rasulullah, posthulah saya satu amalan yang dapat memasukkan saya ke dalam surge.” Beliau menjawab, “Menyembah Alllah dan tidak menyekutukan-Nya, menegakkan shalat, ,menunaikan zakat dan bersilaturahim.”

 

  1. Membaca Kisah-Kisah Islam

Di saat waktu luang hal positif lainnya yang dapat di isi ialah dengan membaca kisah islam, buku-buku tentang peradaban islam di dunia sangatlah banyak, kita dapat membacanya untuk menambah wawasan dan pengetahuan kita tentang penyebaran agama islam dari zaman Rasulullah hingga khalifah-khalifah. Ini mejadikan kita tidak buta sejarah islam.

 

  1. Berolahraga

Agar tubuh tetap sehat dan bugar menjalani aktifitas sehari-hari maka kita membutuhkan olahraga. Rasulullah senang berolahraga semasa hidupnya. Karena dizamannya ialah berperang melawan para kafir quraisy maka beliau melatih diri serta para pejuangnya untuk berolahraga. Olahraga yang Rasulullah sukai yakni, memanah untuk melatih focus dan ketangkasan otak kita, berenang, dan berkuda. Ketiga olahraga tertua tersebut seharusnya kita lakukan juga untuk anak-anak kita. Karena itu merupakan anjuran dari Rasulullah shallallahu’alahi wa sallam.

 

  1. Belajar Pengetahuan Umum

Memperlajari pengetahuan umum bukanlah hal yang dilarang. kita sebagai manusia yang bersosialisasi dan memiliki pemikiran yang luas haruslah memiliki wawasan. Selain pengetahuan agama, menimba pengetahuan umum juga sama pentingnya. Mengetahui berita-berita dunia apa yang telah terjadi selama 24 jam, perkembangan dunia  serta ensiklopedia-ensiklopedia lainnya juga perlu dibaca sebagai pengetahuan umum .

 

 

Manfaat Mengisi Waktu Luang Dengan Hal Yang Positif

Mengisi waktu luang dengan hal-hal yang bermanfaat serta bernilai ibadah merupakan suatu keutamaan. Yakni mengisinya dengan mempelajari Al-Qur’an, belajar agama, dan bersilaturahim ke sanak saudara itu sebagian dari kebaikan.

Bukankah kita diperintahkan untuk memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya?

Melakukan kegiatan yang bernilai ibadah banyak macamnya. Tergantung dengan kebutuhan masing-masing. Tapi mempelajari agama merupakan kebutuhan mutlak untuk kelangsungan hidup manusia beragama.

Menjadikan waktu luang sebagai lading pahala bukanlah sebuah kesulitan. Kita juga dapat melakukannya dikala waktu sempit, berzikir pun di saat waktu senggang juga hal baik, bershalawat kepada Rasulullah atau berbincang bersama keluarga dirumah sebagai bentuk kekeluarga.

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Nurul

Online

Nurul

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00