Tag: malam nuzulul qur’an

malam lailatul qadar

Apa Arti Dari Malam Lailatul Qadar?

Malam lailatul qadar merupakan malam yang ditunggu umat muslim diseluruh penjuru. Bagaimana tidak, malam ini merupakan malam yang penuh kebaikan melebihi malam-malam lainnya. Yang dimana sering dikatakan bahwa malam lailatul qadar merupakan malam yang lebih baik dari seribu bulan. Maka sangat dianjurkan bagi kita kaum muslimin untuk mencari malam lailatul qadar tersebut.

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al-Qadar : 3-5)

Disebutkan dari Aisyah ra, Rasulullah SAW bersabda,

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Artinya : “Carilah lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir dibulan Ramadhan.” (HR. Bukhari dan Muslim). Atau bisa dikatakan malam lailatul qadar terjadi pada tanggal-tanggal ganjil pada hari-hari terakhir pada bulan Ramadhan.

 

                      Tanda-Tanda Turunnya Malam Lailatul Qadar

Malam lailatul qadar juga disebut dengan malam Nuzulul Qur’an atau malam turunnya Al-Qur’an. Maka di anjurkan sekali kita untuk membaca Al-Qur’an, Asma-asma Allah, Berzikir dan memohon Doa kepada-Nya. Seperti dijelaskan dalam ayat berikut:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan.” (QS. Al-Qadar : 1)

Dan berikut tanda-tanda datangnya malam lailatul qadar:

  1. Udara malam tersebut sangat lah tenang. Udara atau anginnya tidaklah terlalu panas atau terlalu dingin. Seperti yang telah diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, Rasululullah SAW bersabda

لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً

Artinya: “Lailatul qadar adalah malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, tidak begitu panas , juga tidak begitu dingin,..” (HR. Ibnu Hamzah)

  1. Matahari pada pagi harinya tidak lah begitu panas dan berwarna putih dan tenang, pula tidak memancarkan sinarnya kesegala penjuru. Sebagaimana diriwayatkan oleh Ubay bin Ka’ab ra, ia berkata :

هِىَ لَيْلَةُ صَبِيحَةِ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ وَأَمَارَتُهَا أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ فِى صَبِيحَةِ يَوْمِهَا بَيْضَاءَ لاَ شُعَاعَ لَهَا

Yang artinya : “..Malam itu adalah malam yang cerah yaitu malam ke dua puluh tujuh (dari bulan Ramadhan). Dan tanda-tandanya ialah pada pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa sinar yang menyorot.” (HR. Muslim : 762)

  1. Tanda-tanda turunnya malam Lailatul Qadar diperlihatkan bagi manusia yang beriman lewat mimpi. Seperti yang pernah dialami oleh sebagian para sahabat Nabi SAW. Diriwayatkan oleh Ibnu Umar ra, bahwa salah satu sahabat Nabi SAW diperlihatnya tanda turunnya malam lailatul qadar yang artinya, “Aku tahu bahwa kalian melihat lailatul qadar pada tujuh hari terakhir Ramadhan. Siapa yang sungguh-sungguh dalam mencarinya, maka carilah ditujuh terkahir dari bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari dan Muslim )
  2. Ibadah yang kita lakukan pada malam tersebut sangatlah tenang dan damai dibandingkan dengan malam-malam lain. Disebabkan malaikat turun pada malam itu. Allah SWT berfirman, yang artinya: “ Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat jibril,” (QS. Al-Qadar : 4)

malam lailatul qadar

Hikmah Dari Turunnya Malam Lailatul Qadar Bagi Umat Manusia

Hikmah yang dapat kita ambil dari peristiwa malam lailatul qadar ialah agar kita dapat meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT. Dan sangat dianjurkan agar kita bersungguh-sungguh untuk beribadah kepada Allah dimalam-malam turunnya malam lailatul qadar. Yang kadang kita tidak sadari dan malah kita melewatkan malam yang bersejarah bagi umat muslim.

Seperti yang telah disebutkan oleh Ibnu Hajar al-Asqalani sendiri ketika menjelaskan tanda-tanda lailatul qadar, beliau berkomentar, “Terkadang lailatul qadar telah memperlihatkan sejumlah tanda-tandanya, dan kebanyakan tidak kita ketahui kecuali setelah tanda-tanda itu berlalu.” (Fathul Bari : 4/307). Memanglah tidak dituntut untuk mencari tanda-tanda tersebut.

Maka, kita harus bersungguh-sungguh dalam beribadah pada malam-malam turunnya lailatul qadar ialah di akhir-akhir bulan Ramadhan dna pada tanggal-tanggal ganjilnya. Semoga kita dapat merasakan tanda-tanda turunnya lailatul qadar dan semoga Allah SWT memudahkan kita untuk meraih malam tersebut.

 

Aamiin Ya Robbal’aalamiin

peringatan nuzulul qur'an

Hikmah Peringatan Malam Nuzulul Qur’an

nuzulul qur'anPeristiwa Nuzulul Quran merupakan anugerah yang luar biasa dari Allah SWT untuk umat manusia. Dari kondisi zulumat (kegelapan) kepada kondisi yang penuh dengan petunjuk Ilahi (Nur), Nabi Muhammad menyampaikan risalah Ilahi secara bertahap mulai dari Mekah hingga terwujudnya Madinah (Ibukota Islam) di Yastrib.

Dijelaskan dalam Al-Qur’an Surah 2 ayat 185, bahwa “pada bulan Romadhon, bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia, penjelasan dari petunjuk, dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil)”. Maka sebagai umat Islam selayaknya kita harus memahami Al-Qur’an, karena dengan memahami petunjuk_Nya, kita akan dapat hidup sesuai dengan ajaran Ilahi. 

 

Hikmah Yang Terkandung dari Peristiwaa Nuzulul Quran

Beberapa hikmah dengan pengamalan Al-Qur’an oleh kaum Muslimin di antaranya :

*) Memperkuat  hati Rosululloh  dengan para sahabat

Perjuangan Rosulullloh dalam mensiarkan ajaran Islam pada masa itu benar-benar mendapat ujian berat seperti ejekan, cemoohan dan hinaan bahkan siksaan pula sehingga mau tidak mau para sahabat dan Nabi harus memiliki iman yang kuat dan mental yang kukuh dalam melewati rintangan tersebut.

*) Sebuah Tantangan dan Pertolongan Allah

“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedu­dukanmu.” (Q.s. Muhammad: 7), maka perjuangan umat Islam memiliki prinsip bahwa semua kejadian yang terjadi,  Allah adalah penolong dari setiap masalah.

*) Kitab Al Qur’an Yang Menjadi Panutan Terbaik

Kurun waktu turunnya  Al-Qur’an secara berangsur angsur selama 22 tahun 2 bulan 22 hari menjadi kita penuh hidayah, penuh untaian kata, dan makna yang indah. Pada masa awal turunnya Al-Qur’an bangsa Arab adalah suku bangsa yang gemar bersyair, maka ayat-ayat Qur’an melebihi kualitas ukuran syair. Terlebih Al-Qur’an memiliki informasi masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang.

*) Belajar Sejarah Dari Para Nabi Terdahulu

“Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka (para nabi) itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al-Qur’an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.” – (QS.12:111)

Ini yang menjadi spirit nabi Muhammad dan para pengikutnya dalam menyebarkan dakwah Islam banyak tantangan yang harus dilalui. Begitu pun dengan kita hari ini.

 

Ramadhan Malam Nuzulul Qur’an

peringatan nuzulul qur'an

17 Romadhon adalah kali partama Al-Qur’an diturunkan oleh Allah kepada umat manusia melalui perantaraan malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini penting karena merupakan titik awal perjuangan Rosululloh. Maka peringatan malam Nuzulul Qur’an pada setiap pertengahan bulan Ramadhan adalah spirit untuk terus hidup di atas jalan Ilahi.

Pada umumnya memperingati waktu terjadinya peristiwa tersebut secara khusus di   Indonesia setiap tanggal 17 Ramadhan, biasanya dilakukan ceramah atau pengajian khusus bertemakan Nuzulul Qur’an.

Malam Nuzulul Qur’an di bulan Romadhon mengawali malam Lailatul Qodr yang Allah nyatakan dalam Al-Qur’an. Biasanya sejak malam tersebut kaum Muslimin selama penghujung bulan Ramadhan mengadakan itikaf untuk memperbanyak ibadah di masjid-masjid.

Berikut Al-Qur’an dalam surah Al-Qodr, Allah berfirman :

  1. Sesungguhnya kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemulian
  2. Dan tahukan kamu apakah malam kemuliaan itu?
  3. Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.
  4. Pada malam itu turun malaikat-malaikan dan malaikan Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan
  5. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar

Semoga kita termasuk hamba-hambaNya yang selalu bersyukur dan selalu menjadikan Al-Qur’an sebagai pelita penuntun hidup kita sehingga kita selalu berada di jalan Ilahi, sebagaimana doa kita dalam setiap sholat , ihdina shirotol mustaqim (tunjuki kami jalan yang lurus), dan Allah menjawab wa ani’ buduni hadza sirotol mustakim (beribadahlah kepadaku inilan jalan yang lurus)

.

.


Ingin berbagi dengan anak-anak yatim binaan kami pada bulan Ramadhan ini, silakan hubungi kami di : 021 8625728 | 0812 8818 3400.

Untuk partisipasi donasi kami bukan layanan banking di : Bank Mandiri dengan no. Rek. 006.000609147.8


 

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Nurul

Online

Nurul

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00