Tag: makanan haram

Cara Menyikapi Wabah Pandemic Virus Corona

Cara Menyikapi Wabah Pandemic Virus Corona

Fenomena wabah penyakit virus corona atau sebutan lain novel corona virus 2019 (2019-nCOV) yang melanda hampir ke seluruh negeri ini merupakan golongan virus yang sama dengan virus SARS atau MERS. Merupakan virus yang sama-sama menyerang organ pernafasan. Sedangkan virus corona ini muncul di penghujung tahun 2019 dan penyebaran pertama dari kota Wuhan, China.

Virus ini baru di ketahui berasal dari hewan seperti kelelawar dan unta, bisa menular dari hewan ke manusia dan dari manusia ke manusia lain. Penularan terjadi melalui kontak langsung dengan penderita seperti droplet ketika bersin atau batuk. Karena gejala awal yang di tandai ialah dengan batuk, flu, demam tinggi, lalu sesak nafas. Bila tidak di tangani secara serius dalam kurun waktu 14 hari sebagai masa inkubasi, berakibat pada kerusakan organ bahkan menjalar kegagalan organ tubuh lainnya.

Bahkan hingga kini pertanggal 2 April 2020/ 8 Sya’ban 1441 H, korban akibat keganasan virus corona ini mencapai 80.000 lebih dengan korban meninggal kurang lebih 2600 nyawa. Virus ini belum memiliki vaksin atau penangkal hingga dapat di pastikan korban yang terjangkit akan memakan waktu lama untuk proses penyembuhan atau memakan nyawa seseorang.

Pendapat Para Tokoh di Organisai Keagamaan Tentang Virus Corona

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengajak umat islam untuk patuh dan tida menyepelekan ilmu yang diungkapkan oleh para ilmuwan dan para ahli terkait pandemic virus corona. Perbuatan berdasarkan ilmu adalah mencerminkan keimanan dan kepatuhan kepada Allah SWT.” Kata Abbas dalam keterangan tertulis yang di terima di Jakarta.

Dan dari Ketua Lembaga Bahtsul Matsail PBNU, M Nadjib Hassan mengatakan umat Islam terutama laki-laki wajib melaksanakan shalat Jum’at (hifzh al-din), tapi di sisi lain umat islam pun harus bisa menjaga diri (hifzh al-nafs) dari potensi penularan virus corona. “Misalnya dengan menghindar dari kegiatan yang melibatkan orang banya seperti shalat Jum’at dan shalat jenazah,” kata nadjib dalam keterangan tertulisnya.

Lembaga Bahtsul Matsail PBNU memandang orang yang sudah dinyatakan positif sakit corona, maka ia boleh meninggalkan shalat Jum’at juga pula di larang menghadiri shalat Jum’at. Karena berdasarkan hadits yang terkait dengan ini, yang artinya “Tidak boleh melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.”

Langkah Pencegahan Penularan Virus Corona

Ketika seseorang terjangkit virus corona, orang tersebut akan mengalami gejala seperti deman, batuk, flu atau pilek. Namun setelah beberapa hari mengalami gejala tersebut pada seseorang yang terjangkit tersebut akan mengalami sesak nafas yang di akibatkan dari pneumonia  atau infeksi paru-paru. Karena hingga saat ini belum di temukan obat atau vaksin untuk menyembuhkan virus corona maka Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menghimbau kepada seluruh masyarakat agar menerapkan social distancing.

Ada beberapa langkah yang bisa di lakukan untuk mencegah infeksi dari virus corona, seperti:

  1. Mencuci tangan dengan sabun

Mencuci tangan dengan sabun setidaknya selama 20 detik untuk membunuh kuman secara menyeluruh, dan di bilas di bawah air mengalir. Pastikan kegiatan mencuci tangan di lakukan dengan benar. Lalu keringkan dengan handuk kering.

Atau bisa menggunakan hand sanitizer yang dimana merupakan cairan pengganti sabun cuci tangan yang dapat di gunakan tanpa di bilas. Baik dalam bentuk cairan atau gel.

  • Meningkatkan imunitas tubuh

Cara lain yang dapat di lakukan ialah dengan menjada imunitas tubuh. Virus corona akan terlihat pada orang yang imunnya rendah atau gampang sakit. Cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh ialah dengan rajib berolahraga, makan makanan yang banyak mengandung vitamin dan protein atau meminum suplemen makanan.

Lalu, atur pola tidur yang baik agar tubuh tidak mudah kelelahan atau kelebihan tidur, tidak merokok, dan tidak meminum alcohol.

  • Memakai masker

Penggunaan masker dapat menurunkan resiko penyebaran virus, walaupun tidak efektif. Setidaknya dapat mencegah penularan virus.

Gunakanlah masker bagi yang tengah sakit dengan catatan jangan menyentuh masker bagian depan, karena di bagian depan masker terdapat kuman yang menempel. Atau setelah melepaskan masker usahan untuk mencuci tangan dengan bersih. Dan bagi yang sehat usahakan agar lebih menjaga kebersihan dan kesehatan.

  • Tidak mendatangi tempat terjadi nya penyebaran penyakit.

Agar tidak tertular virus, usahakanlah anda agar tidak melewati atau mendatangi tempat yang sudah ada kasus dari terjangkitnya virus corona. Dan lakukanlah physical distancing atau menajga jarak ketika tengah berinteraksi dengan orang lain.

Dan jangan lupa untuk terus berikhtiar dan bertawakal kepada Allah. Yakin kepada-Nya bahwa ini akan segera berakhir dan terus pancarkan pikiran yang positif. Karena dimana kekuatan hebat dari positif thinking akan menyalurkan ke seluruh badan dan ikukt berdampak baik dan pun sebaliknya bila kita berfikir negatif maka tubuh akan merespon sesuai dengan otak yang salurkan. Jazakallah Khair.

Alasan Di Larangnya Memakan Makanan Haram

Alasan Di Larangnya Memakan Makanan Haram

Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan makanan yang halal agar di konsumsi oleh manusia. Makanan halal sudah terjamin kebaikan dan manfaat bagi tubuh. Kelayakan makanan bukan hanya enak tapi juga harus bersih dan kandungan bahan makanannya harus bermanfaat, bebas dari penyakit dan di peroleh dengan cara yang benar. Membayangkan makanan yang tak “layak” di makan pasti berdampak buruk bagi yang mengonsumsinya baik dari segi kesehatan bahkan ke psikologis.

Maka dari itu kaum muslimin hanya di wajibkan memakan makanan halal, yang berdampak dengan rasa cukup saat di makan, menyehatkan badan, serta pembawaan tubuh yang menjadi baik untuk hati maupun jiwanya sendiri. Pernahkah kita berfikir, setelah kita memakan makanan dari hasil yang tidak baik atau haram maka timbul perasaan resah serta kurang hingga sampai kepada memburuknya kesehatan tubuh akibat kelebihan dalam makan.

seperti yang terjadi sekarang ini, dimana virus baru yang bernama Virus Corona yang dimana dalam kurun waktu kurang dari sebulan kasusnya sudah mencapai 7 ribu kasus lebih di seluruh dunia dan sekitar 170 orang telah meninggal dunia. Di ketahui penyebaran virus ini salah satu dari akibat memakan makanan yang tidak boleh di konsumsi. seperti tikus, kelelawar, bayi kodok dan lain sebagainya yang dalam keadaan hidup

Bukan hanya itu, akibat lainnya ialah menyebabkan rusaknya akhlak dan tidak memiliki rasa welas asih. Inilah salah satu orang yang tidak mau membantu kepada sesamanya yang sedang kesusahan akibat dari mengerasnya hati. Selainnya adalah segala amal perbuatan kita tidak di terima oleh Allah SWT. Dari Ibnu Abbas, berkata Sa’ad bin Abi Waqash kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “ Ya Rasulullah, doakanlah aku agar menjadi orang yang di kabulkan doa-doanya oleh Allah”. Apa jawaban rasulullah, “Wahai Sa’ad perbaikilah makananmu (makan makanan halal) niscaya kau akan menjadi orang yang selalu di kabulkan doanya. Dan demi jiwaku yang ada di tangan-Nya sungguh jika ada seseorang yang memasukkan makanan haram ke dalam perutnya, maka tidak akan di terima amalnya selama 40 hari dan seorang hamba yang tumbuh dari hasil menipu dan riba, maka neraka lebih layak untuknya.” (HR. ath-Thabhrani).

Dampak Dari Makan Makanan Haram

Dampak dari makanan haram sedikitnya telah di jelaskan di atas. Salah satunya ialah akibat dari makan daging babi. Daging babi maupun daging lainnya yang di haramkan pasti mengandung kemudorotan bagi tubuh. Seharusnya larangan makan makanan ini di berlakukan untuk semua orang karena memang dampak yang di berikan sangat buruk untuk tubuh. Dan berikut ini dampak yang di hasilkan apabila seseorang memakan daging babi:

  1. Daging babi mengandung benih-benih cacing pita dan trachenea lolipia yang dimana cacing tersebut dapat berpindah ke manusia apabila di konsumsinya daging tersebut. Dari Dr. Muhammad Abdul Khair dalam bukunya berjudul Ijtihaadaat fi at Tafsir Al Qur’an al Kariim.
  2. Penyebaran virus berbahaya seperti Flu Burung (Avian Influenza) dan Flu Babi (Swine Influenza) yang terdapat di tubuh babi. Virus ini AI (H1N1 dan H2N1) yang semula tidak ganas kemudian berkembang menjadi H1N1/H5N1 yang dapat mematikan siapa saja yang tertular.
  3. Berdasarkan penelitian di China dan Swedia menyatakan bahwa daging babi menjadi penyebab utama kanker anus dan usus besar.
  4. Menurut Prof. A.V. Nalbandov dalam bukunya: Adap-tif Physiology on Mammals and Birds menyebutkan bahwa kantung urie pada babi sering mengalami kebocoran, sehingga urine tersebut merembas ke dalam daging.
  5. Daging babi banyak mengandung lemak yang menyebabkan sulitnya di cerna oleh tubuh yang berakibat nutrisi yang ada tidak dapat di manfaatkan oleh tubuh.
  6. Daging babi merupakan sarangnya penyakit yang dimana terdapat bibit penyakit dari Cacing Pita, Cacing Spiral, Cacing Tambang, Cacing Usus, Bakteri Tuberculosis, Bakteri Kolera Cacing Paru, Bakteri Brucellosis Suis, Virus Cacar, Kudis, Parasite Protozoa Balantidium Coli Serta Parasite Protozoa Toxoplasma Gondii yang menyebabkan penyakit kulit, pencernaan seperti kanker usus, eksim, iritasi kulit serta rematik.

Menurut Prof. Abdul basith Muh. Sayid, macam-macam penyakit yang di tularkan oleh babi itu menjadi naiknya tekanan darah, pengerasan urat nadi, nyeri dada yang mencengkram (Angina pectoris) dan radang serta nyeri pada sendi tubuh.

contoh makanan yang halal dimakan

Memakan Makanan Haram Pemicu Jauhnya Keberkahan

Allah SWT sudah menyiapkan umatnya segala macam makanan dan minuman yang dapat dikonsumsi oleh segala makhlukNya dimuka bumi ini. Banyak sekali makanan yang dapat kita santap namun harus sesuai dengan syariat islam tentunya, ialah makanan dan minuman halal. Di zaman sekarang ini banyak sekali orang yang menghalalkan makanan haram. Karena sesungguhnya apabila kita memakan atau meminum makanan haram, maka keberkahan akan jauh dari kita.

Lalu apa saja makanan haram itu? Ialah makanan hasil mencuri, merampas, tanpa membaca bismilah, hasil menipu, riba dan lain sebagainya. Selain kriteria diatas ada juga kriteria lainnya yang tak boleh kaum muslimin untuk memakannya ialah makanan yang menjijikan, minuman yang memabukkan, makanan yang bernajis, makanan yang dimakan tanpa izin yang punya, dari daging hewan yang kuku dan taringnya tajam, dan lain sebagainya.(baca juga : menu untuk berbuka dan sahur )

Lalu Dijelaskan dalam sebuah surah Al-Qur’an jenis-jenis makanan yang haram,yang artinya:

“Diharamkan bagimu(memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tecekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyemblihknya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan…” (QS. Al-Maidah : 3)

Jenis-Jenis Makanan Yang Halal Dan Haram

Seperti yang sudah disandingkan bahwa makanan haram tidak boleh dikonsumsi oleh kaum muslimin selain mengandung mudharat atau efek samping bagi yang memakannya juga dapat menjauhkan kita dari keberkahan. Bila makanan kita makan tidak berkah makan kehidupan yang kita lalui akan terasa gersang, tidak puas, juga tidak bersyukur. Dan kini mendekati bulan Ramadhan banyak sekali para pedagang curang yang menjual makanan haram. Seperti mengganti daging sapi yang diganti daging babi.

Dan makanan halal seperti daging ayam, bebek, kelinci, ikan dan binatang laut, belalang, sapi, kambing, domba dan lain sebagainya.

contoh makanan yang halal dimakan

Lalu jenis-jenis apakah makanan yang haram itu?

  1. Memakan Bangkai

Dijelaskan dalam surah Al-An’am ayat 145 yang artinya : “Katakanlah : “Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi – karena sesungguhnya semua itu kotor – atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah” (QS. Al – An’am : 145).

Dapat disimpulkan bahwa memakan bangkai ialah mudharat dan termasuk makanan yang menjijikan. Kecuali bangkai ikan dan belalang itu halal dimakannya. Kenapa? Karena sesuatu yang menyebabkan penyakit seringkali berasal dari darah. Apalagi bila darah tersebut dalam volume yang tidak sedikit.

Didalam hewan yang mati tidak disembelih/dipotong maka darah akan menetap disalurannya. Namun Allah beri keistimewaan bagi ikan dan belalang apabila ikan mati keluar dari air maka darahnya akan berkumpul dijakun seolah-olah disembelih  karena ikan tidak memiliki saluran darah atau leher yang biasanya tempat untuk menyembelih begitu juga dengan belalang.

  1. Memakan Darah Yang Mengalir

“…Kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir..” (QS. Al-An’am : 146)

Masih dapat dimaafkan apabila kita memakan daging tapi ada sedikit darah tersisa didaging tersebut. Selain dari itu dikecualikan juga pada hati dan limpa. Sebagaimana yang telah diketahui dalam atsar Ibnu Umar yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Ahmad perihal diatas, “Telah dihalalkan untuk kita dua macam bangkai dan dua macam darah…Dan adapun dua macam darah tersebut ialah hati dan limpa”

  1. Memakan Daging Babi

Dijelaskan dalam potongan surah Al-Maidah ayat 3 yang artinya :

“diharamkan bagimu(memakan) bangkai, darah, dading babi,….” (QS. Al-Maidah : 3)

Sudah dijelaskan dari ayat tersebut bahwa haram hukumnya memakan daging babi, yang sering kita ketahui bahwa didalam daging babi mengandung cacing pita. Yang apabila kita memakannya maka cacing tersebut akan memakan apa yang kita makan dan menyebabkan penurunan berat badan karena parasit tersebut dan dapat menyebabkan penyakit lainnya.

  1. Memakan Hewan Sembelih Atas Nama Selain Allah Atau Tanpa Menyebut Nama Allah

“Dan janganlah kamu memakan hewan-hewan yang tidak disebut nama Allah saat menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan semacam itu termsuk kefasikan”. (QS. Al-An’am : 121). Berdasarkan arti dari ayat diatas diharamkan memakan makanan yang tanpa disebut nama Allah atau selain nama Allah. Lalu bagaimana dengan daging halal seperti ayam, bebek, atau sapi import namun berlebelkan halal? Dikatakan halal karena memang daging yang dijelaskan memang daging halal. Namun proses penyembelihan tidak diketahui apakah dengan nama Allah atau tidak. Terkecuali penyembelihan melibatkan penyembelih yang menggunakan syariat dan dipastikan kebenarannya.

  1. Memakan Makanan/Daging Yang Disembelih Untuk Berhala

Dijelaskan dalam surah Al-Maidah ayat 3 yang artinya : “Dan diharamkan bagimu yang disembelih untuk berhala” (QS. Al-Maidah : 3).  Daging atau makanan yang dipersembahkan untuk kuburan, batu atau sesembahan atas peringatan selain Allah bahkan untuk tumbal bangunan dan sebagainya maka haram dimakan. Maupun makanan atau daging tersebut dengan nama Allah dan apalagi benar tujuannya untuk selain Allah.

 

Dosa Memakan Makanan Dan Minuman Yang Haram

Allah SWT memerintah hambanya untuk menjalankan segala perintahnya dan menjauhi setiap larangannya merupakan semata-mata agar kita menjadi hamba Allah yang bertaqwa kepadaNya. Agar kita tidak merasa merugi didunia atau diakhirat. Dalam hal makan dan minum merupakan suatu kebutuhan manusia yang tidak dapat dihindarkan. Sudah fitrahnya manusia untuk makan dan minum. Maka dari itu Allah telah menyiapkan segala hidangan untuk kita didunia.

Apa yang terjadi bila kita memakan dan minum dari makanan yang haram? Hasil dari mencuri, membohongi, hasil riba pula memakan daging babi, kucing, ular dan lain sebagainya. Banyak orang yang mengatakan boleh memakan ular karena sebagai obat. Namun, tetap saja diharamkan selama masih ada obat yang halal yang lain kita tidak boleh mengonsumsi hewan haram walaupun sebagai obat. Sesungguhnya godaan syaitan begitu banyak dan licik. Maka berhati-hatilah kita. ( baca juga : kemeriahan Ramadhan diberbagai negara )

Dan berikut dampak dari memakan yang haram :

  1. Doa tidak terkabul, dari Nabi Muhammad SAW bersabda kepada Sa’ad bin Abi Waqqash “Wahai Sa’ad perbaikilah makananmu niscaya doamu akan terkabul” (HR. At-Thabrani)
  2. Menghilangkan keberkahan, Allah SWT berfirman, “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah” (QS. Al-Baqarah : 127).
  3. Dapat merusak hati, dari Nabi Muhammad SAW bersabda, “Ingatlah, bahwa didalam tubuh terdapat segumpal daging, jika baik, maka seluruh tubuhnya menjadi baik dan jika rusak makan seluruh tubuhnya menjadi rusak pula, ketahuilah bahwa itu adalah hati”.
  4. Hidup didalam kehinaan, gelisah dan bimbang. Akibat dari memakan sesuatu yang haram akan membuat hati tidak tenang, hidup terasa gelisah, maka hanya dengan berhenti dari itu dan taubat kepada Allah maka Allah akan memberikan ketenangan dihidupnya.
  5. Segala amalannya tidak diterima.
  6. Selain dapat merusak hati juga dapat merusak iman dan akal pikirannya. Dijelaskan dalam sebuah hadits, “Tidaklah peminum khamr, ketika ia meminum khamr termasuk seorang mukmin”. (HR. Bukhari dan Muslim).
  7. Memakan makanan haram dapat membawa yang memakannya kedalam neraka, karena apa yang ia makan akan menjadi daging maka daging tersebut lah yang membawanya keneraka. Dijelaskan dalam hadits, “Tidaklah tumbuh daging dari makanan haram kecuali neraka lebih utama untuknya”. (HR. At-Tirmidzi), dalam hadits lain dijelaskan “Suatu daging yang tumbuh dari keharaman, maka neraka lebih patut baginya (HR. Ath-Thabrani)
  8. Mendzalimi diri sendiri. manusia yang memakan daging babi padahal didalamnya terkandung cacing pita yang dapat memakan nutrisi tubuhnya dan manusia yang meminum alkohol padahal dapat merusak organ tubuhnya seperti ginjal dan organ lainnya mengartikan bahwa makanan dan minuman tersebut menjadi mudharat bagi dirinya sendiri.

 

Carilah yang halal dan hindari yang haram. Semoga kita dapat terhindar dari apa yang berbahaya untuk kita.

Aamiin Ya Robbal’aalamiin

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Nurul

Online

Nurul

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00