Beranda » Agama Islam » Sikap Seorang Muslim Dalam Menghadapi Musibah

Sikap Seorang Muslim Dalam Menghadapi Musibah

T Diposting oleh pada 6 January 2020
F Kategori ,
b Belum ada komentar
@ Dilihat 724 kali
Sikap Seorang Muslim Dalam Menghadapi Musibah

Musibah ialah cobaan dari Allah. Itu terjadi atas kehendak Allah namun itu merupakan apa yang tidak kita kehendaki. Itulah kekuatan Allah, Dia-lah yang Maha Kuat dan Maha Kuasa. Musibah dapat di turunkan berupa sakit, kehilangan barang, bencana alam, wabah penyakit, meninggal dunia, kerugian dan lain sebagainya. Sedangkan kata Musibah di sebutkan sebanyak 77 kali dalam Al-Qur’an.

Kita umat muslim sebagai hamba Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dan juga semua manusia yang berada dalam kehidupan dunia ini pasti akan merasakan dari berbagai macam musibah, cobaan serta ujian yang bertubi-tubi. Entah itu berupa kesenangan maupun kesedihan. Hal tersebut merupakan Sunnatullah yang di berlakukan untuk semua manusia, baik yang beriman ataupun tidak.

Dalam surah Al – anbiya’ ayat 35, Allah Ta’ala berfiman:

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

Artinya : “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu di kembalikan.” (QS. Al – Anbiya’ : 35)

Makna dari ayat di atas menurut Imam Ibnu Katsir rahimahullah:

“makna ayat ini: Kami menguji kamu wahai manusia, terkadang dengan bencana dan terkadang dengan kesenangan, agar Kami melihat siapa yang bersyukur dan siapa yang ingkar, serta siapa yang bersabar dan siapa yang berputus asa.” (5/342- cet Dâru Thayyibah)

Sabar Dalam Menghadapi Musibah Dan Cobaan

Seorang Muslim yang ketaqwaanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, terpancar kebahagiaan sesungguhnya dalam hatinya. Sehingga masalah apapun yang menimpanya tidak membuatnya kecewa atau putus asa. Hal tersebut di karenakan keimanannya yang begitu besar kepada Allah, sehingga apapun yang terjadi padanya tidak lain semata-mata hanya untuk kebaikan baginya.

مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ وَمَنْ يُؤْمِنْ بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ ۚ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

Artinya: “ Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan  ijin Allah. Dan barang siapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberikan petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. At – Tagabun : 11)

Beginilah seharusnya sikap yang di cerminkan oleh semua kaum Muslimin. Selalu sabar dengan apapun yang terjadi. Tidak mudah berputus asa dengan adanya kehilangan sesuatu apapun kecuali Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik.

Seperti di kisahkan dari Ummu Salamah yang kehilangan suaminya Abu Salamah karena luka-luka hebat yang di terima suaminya saat pulang dari perang Uhud bersama Rasulullah. Maka ia harus menjanda dan membesarkan anak-anaknya yang telah yatim. Maka Rasulullah pun datang bertakziah untuk meredakan lara hati dari Ummu Salamah atas kehilangan suaminya.

Rasulullah pun berpesan agar Ummu Salamah tetap tabah dan tegar dalam menghadapi musibah yang datang padanya. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda: “ Siapa yang di timpa suatu musibah, maka ucapkanlah sebagaimana yang telah di perintahkan oleh Allah, ‘Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un’ (Sesungguhnya kita milik Allah dan kepada-Nyalah kita akan di kembalikan).”

Bahkan Rasulullah sempat mendoakan Ummu Salamah, “Ya Allah berikanlah ketabahan atas kesedihannya , hiburlah dia dari musibah yang menimpanya, dan berikanlah ia pengganti yang lebih baik untuknya.”

Dan benar adanya, setelah Ummu Salamah melewati masa Idahnya dan menjanda, ia mendapati ganti yang lebih baik atas kepergian suaminya. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam datang sendiri kepada Ummu Salamah untuk melamarnya. Hingga akhirnya Rasulullah menikahinya pada bulan Syawal. Masya Allah. Bukankah Rasulullah seorang figure suami yang terbaik?

Hikmah Di Balik Datangnya Musibah

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman dalam sebuah Hadits Qudsi, yang artinya: “ Barang siapa yang Kuambil kedua anggota tubuh kesayangannya (yakni kedua matanya), lalu ia bersabar, niscaya Aku masukkan dia ke dalam surge sebagai ganti keduanya. Barang siapa yang Aku cabut nyawa buah hatinya dari kalangan penduduk dunia, kemudian ia berharap pahala dari-Ku, niscaya Aku berikan surge kepadanya sebagi ganti-Nya.”

Maka dari itu jangan lah berlarut meratapi musibah yang engkau dapatkan. Sesungguhnya Allah tengah mempersiapkan surge bagi orang yang tabah, sabar dan bersyukur atas musibah atau cobaan yang di alaminya. Karena sesungguhnya musibah dan cobaan yang paling banyak di alami iala para Wali Allah. Maka mereka kelak akan menjadi pusat perhatian di surge Firdaus-Nya.

Karena di katakan kepada mereka, “ Kesejahteraan dan kebahagiaan bagi kalian, karena kalian telah bersabar dalam menaati Allah dan menerima cobaan-Nya. Surge adalah sebaik-baik tempat kesudahan.” (QS. Ar – Ra’d : 24).

Sesungguhnya apa yang ada di sisi Allah ialah kekal, lebih baik, lebih mulia dan lebih tinggi kedudukannya.

Belum ada Komentar untuk Sikap Seorang Muslim Dalam Menghadapi Musibah

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Sikap Seorang Muslim Dalam Menghadapi Musibah

INILAH DOA YANG TAK TERTOLAK

Inilah Doa-Doa Yang Tidak Tertolak

T 26 March 2019 F , A Admin Web YNI-1

Doa merupakan jalur penghubung seorang hamba kepada Tuhannya. Manusia lemah yang selalu butuh pertolongan Allah subhanahuwata’ala sang maha kuasa atas segala-galanya. Doa adalah suatu aktifitas yang tidak hanya bernilai ibadah tetapi doa tersebut juga sebagai salah satu koridor yang harus... Selengkapnya

tata cara shalat dan bersuci

Shalat Ialah Wajib Hukumnya Bagi Setiap Muslim

T 11 April 2018 F A Admin Web YNI-1

Shalat merupakan perkara utama yang akan dihisab disaat kita menghadap ilahi. Apakah shalat tersebut kita jalankan? Apakah kita tinggalkan? Karena shalat merupakan tiang agama, barang siapa yang shalat maka ia mendirikan agama dan begitupun sebaliknya barang siapa yang tidak melaksanakan... Selengkapnya

manfaat belajar agama

Pentingkah Mempelajari Agama Islam Di Era Modern Seperti Ini?

T 12 March 2018 F , A Admin Web YNI-1

Islam.. Apa itu islam? Semua orang-orang pasti mengatakan bahwa itu adalah agama. Tapi apakah arti dari islam sendiri? baiklah, dalam konteks yang cukup banyak, islam secara harfiyah berarti damai, berserah diri, selamat, bersih, dan patuh. Yang terbentuk dari huruf sim,... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi sekretariat kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai kegiatan sosial kami.

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Apriliani

Online

Apriliani

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00