Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Beranda » Kisah Inspiratif » Mencontoh Menjalin Hubungan Sosial Harmonis Dari Rasulullah

Mencontoh Menjalin Hubungan Sosial Harmonis Dari Rasulullah

T Diposting oleh pada 6 September 2019
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 58 kali
Mencontoh Menjalin Hubungan Sosial Harmonis Dari Rasulullah

Nabi Muhammad shallalallahu ‘alaihi wa sallam ialah Rasul terakhir yang dimiliki oleh umat islam. Pembawaan serta sikap kasih sayangnya serta tidak membeda-bedakan menjadikan beliau sangat di hormati namun tidak sedikit pula yang membencinya dikarenakan sentiment agama beliau, Nabi Muhammas shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membangun hubungan atas dasar kepercayaan serta menghormati prinsip-prinsip mulia yang berinteraksi dengannya, bukan karena dasar kesamaan beragama. Dan hal ini menjadikan, ditiru oleh para sahabat sehingga terjalin hubungan yang harmonis dalam kehidupan bermasyarakat.

Dikutip dari sebuah buku Biografi Intelektual – Spiritual Muhammad, yang ditulis oleh Tariq Ramadan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan kepercayaan dan penghormatan yang tinggi kepada kedua paman beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, yakni Abu Thalib dan Abbas bin Abdul Muththalib walaupun mereka penyembah berhala.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah memberi batasan kepada para pengikutnya perihal hubungan social kemanusiaan terhadap pemeluk agama selain islam. Dan itulah perlakuan adil yang tetap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berikan kepada siapapun. Dan berikut kisah Nabi lainnya yang dapat dicontohkan kekehidupan social masyarakat :

Dikisahkan, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sering menerima simpanan penting milik mitra bisnis beliau yang kebanyakan mitranya ialah non muslim yang tanpa meninggalkan kejujuran dan keadilan yang diajarkan islam padanya. Kemudian keharmonisan ini dicontoh oleh pengikut Nabi, seperti ketika Ummu Salamah terpisah dari rombongannya dalam perjalanan menuju kota Madinah, lalu Utsman Ibnu Talhah yang belum masuk islam menawarkan dirinya untuk menemani dan melindungi ibu serta anak laki-lakinya.

Bahkan mereka yang kembali kepada agama asal yang telah berislam pun tidak dimusuhi sedikitpun. Seperti Hisyam, Ayyasy, serta Ubaydillah yang melepaskan islam dikarenakan penganiayaan dari keluarga. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak memberikan tanggapan yang buruk kepada mereka. Namun, dua orang telah kembali memeluk islam namun Ubaydillah tetap diagama asalnya dan tanpa mendapat pelecehaan atau hinaan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dalam Al-Qur’an, surah Al-Mumtahanah menjelaskan,

لَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ أَنْ تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ. إِنَّمَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ قَاتَلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَأَخْرَجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ وَظَاهَرُوا عَلَىٰ إِخْرَاجِكُمْ أَنْ تَوَلَّوْهُمْ ۚ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ.

 “Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu karena agama dan tidak mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangimu karena agama dan mengusir kamu dari negerimu, dan membantu orang lain untuk mengusirmu. Dan barang siapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang dzalim.”  (QS. Al – Mumtahanah 8-9)

dapat disimpulkan, Toleransi beragama sudah dicontohkan oleh Nabi Muhammad shallalahu ‘alaihi wa sallam. siapapun boleh memegang masing-masing kepercayaannya. Bahkan sikap Rasulullah kepada nonmuslim tetap baik dan akrab. Beliau menjaga keutuhan dan kesejahteraan dalam bersosialisasi dimasyarakat.

Belum ada Komentar untuk Mencontoh Menjalin Hubungan Sosial Harmonis Dari Rasulullah

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Mencontoh Menjalin Hubungan Sosial Harmonis Dari Rasulullah

PEMIMPIN YANG PERHATIAN DAN PEDULI TERHADAP RAKYAT

Pemimpin Yang Perhatian Dan Peduli Dengan Rakyat

T 11 November 2018 F A WP-YNI

Ketika itu, Madinah dilanda krisis dan korban sudah banyak yang berjatuham. Ditambah dengan jumlah orang-orang miskin yang meningkat. Khalifah Umar Bin Khatab merasa paling bertanggung jawab terhadap musibah tersebut, memerintahkan para petugas untuk menyembelih hewan ternak yang akan dibagi-bagikan pada... Selengkapnya

yayasan anak yatim di jakarta timur

Kedudukan Dalam Islam Berbakti Kepada kedua Orang Tua

T 26 March 2017 F A Admin Web YNI

Kita pasti sudah tidak asing dengan kata “berbakti kepada kedua orang tua” yang sering kita jumpai di pengajian-pengajian dan buku-buku keislaman. Kali ini, kami ingin mengingatkan kembali tentang tema berbakti kepada kedua orang tua serta kisah para ulama dalam menaati... Selengkapnya

menutupi kebohongan

Sepandai-Pandainya Menutupi Kesalahan Akan Tetap Tercium Baunya

T 2 December 2018 F A WP-YNI

                  “Bau amat, nih!” Luqman berteriak kecil sambil menutupi hidungnya. “Ah, tadi enggak bau kok!” Kilah Bang Herman. Dia enggak enak rumahnya mendadak bau. Semua yang ngumpul diruang tamunya juga mendadak tutp... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi sekretariat kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai kegiatan sosial kami.

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Apriliani

Online

Sekretaris

Rohmat Sidik

Online

Apriliani

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00

Rohmat Sidik

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu ? 00.00