Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Beranda » Agama Islam » Keutamaan Ziarah Kubur

Keutamaan Ziarah Kubur

T Diposting oleh pada 4 March 2019
F Kategori ,
b Belum ada komentar
@ Dilihat 515 kali

Semua makhluk hidup pasti akan merasakan yang namanya ‘kematian’, manusia, hewan dan tumbuhan. Manusia diberi akal sehat agar dapat membedakan mana yang baik dan buruk, maka itulah fungsinya agar kita selalu berbuat baik dan mengerjakan apa yang Allah perintahkan. Kematian datang tidak memandang usia, tua dan muda ataupun yang kaya dengan yang miskin.

 

Allah subhanahuwata’ala berfirman,

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ
Artinya: “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (QS. Ali Imran : 185)

Saat seseorang telah mati, yang bisa dibawa menuju alam selanjutnya ialah kebaikan-kebaikan, amalan sholeh dan sedekahnya. Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, dia berkata bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

 

Artinya: “Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara : sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau doa anak yang shaleh.” (HR. Muslim no. 1631)

Keutamaan ziarah kubur tidak lain adalah agar kita mengingat akan kematian, mengingat azab kubur dan neraka. Maka, mengingat kematian ialah suatu hal yang harus selalu kita ingat, agar kita hanya melakukan kebaikan dan banyak mengumpulkan pahala sebagai penolong kita nanti. Mengingat kematian bukanlah hal yang tabu, karena banyak yang menyungging tentang kematian yang membuat mereka takut akan membayangkan siksa kubur.

Dari yang telah diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, yang artinya, “ Maka berziarah kuburlah kalian, karena sesungguhnya ziarah kubur itu dapat mengingatkan pada kematian.”

 

Larangan Ziarah Kubur

Ziarah kubur mulanya dilarang oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam namun dikemudain hari beliau mengizinkan atau membolehkan untuk melakukannya.

Dari Imam Turmudzi meriwayatkan, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda

 

قَدْ كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ القُبُورِ، فَقَدْ أُذِنَ لِمُحَمَّدٍ فِي زِيَارَةِ قَبْرِ أُمِّهِ، فَزُورُوهَا فَإِنَّهَا تُذَكِّرُ الآخِرَةَ

Artinya: “Sungguh dahulu aku melarang kalian untuk berziarah kubur. (kini) telah diijinkan bagi Muhammad untuk berziarah ke kubur ibunya. Maka berziarah kuburlah kalian, karena sesungguhnya ziarah kubur dapat mengingatkan akan akhirat.”

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِى شَيْبَةَ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ قَالاَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ كَيْسَانَ عَنْ أَبِى حَازِمٍ عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ زَارَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- قَبْرَ أُمِّهِ فَبَكَى وَأَبْكَى مَنْ حَوْلَهُ فَقَالَ « اسْتَأْذَنْتُ رَبِّى فِى أَنْ أَسْتَغْفِرَ لَهَا فَلَمْ يُؤْذَنْ لِى وَاسْتَأْذَنْتُهُ فِى أَنْ أَزُورَ قَبْرَهَا فَأُذِنَ لِى فَزُورُوا الْقُبُورَ فَإِنَّهَا تُذَكِّرُ الْمَوْتَ

Artinnya: “Dari Abu Bakr bin Abi Syaibah dan Zuhair bin Harb, mereka berdua berkata: Muhammad Bin Ubaid menuturkan kepada kami: Dari Yazid bin Kasyan, ia berkata: Dari Abu Hazim, ia berkata: Dari Abu Hurairah, ia berkata: Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam berziarah kepada makam ibunya, lalu beliau menangis, kemudian menangis pulalah orang-orang disekitar beliau. Beliau lalu bersabda: “Aku meminta izin kepada Rabb-ku untuk memintakan ampunan bagi ibuku, namun aku tidak diizinkan melakukannya. Maka akupun meminta izin untuk menziarahi kuburnya, akupun diizinkan. Berziarah kuburlah, karena ia dapat mengingatkan engkau akan kematian.” (HR. Muslim no. 108, 2/671)

 

keutamaan ziarah kubur

Hikmah Tujuan Ziarah Kubur

Hikmah-hikmah dari anjuran ziarah kubur yakni :

  1. Mengingatkan hamba kepada akhirat dan memberikan pelajaran bagi manusia-manusia yang mengagungkan dunia. Bahwa sesungguhnya dunia dan isinya ialah fana. Sehingga akan menimbulkan rasa takut pada Allah subhanahuwata’ala. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda :

 

إِنِّي كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَزُورُوهَا فَإِنَّهَا تُذَكِّرُكُمْ الْآخِرَةَ

Artinya: “ Dahulu aku melarang kalian ziarah kubur. Sekarang, kunjungilah karena mengingatkan kalian kepada akhirat.” (HR. Muslim , An – Nasai dan Ahmad)

 

  1. Mendoakan kebaikan bagi mayit dan memohon ampunan bagi si mayit. Karena, bila orang telah meninggal dunia. Maka terputus segala amalannya. Maka disinilah, mereka membutuhkan doa-doa dari orang yang masih hidup untuk memohon ampunan atas dosa-dosanya.

Dari Aisyah radhiyallahu’anhuma menceritakan bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam yang pergi saat malam hari ke (makam) Baqi’. Lalu, Asiyah radhiyallahu’anhuma menanyakan kepergian beliau. Dan beliau pun menjawab :

 

إِنِّيْ أُمِرْتُ أَنْ أَدْعُوَ لَهُمْ

artinya: “Aku diperintahkan untuk mendoakan mereka.” (HR. Hadits riwayat Ahmad. Al-Albâni berkata: “Shahîh sesuai riwayat Bukhâri dan Muslim” (Musnad 6/252). Lihat pula Shahîh Muslim no. 974

  1. Pada tata cara berziarah kubur, bagi ia yang berziarah kubur dan mengikuti petunjuk Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam, berarti ia telah berbuat bagi kepada dirinya sendiri. Dan sebaliknya jika orang-orang yang berziarah bermaksud dengan macam-macam tujuan, maka ia telah menjerumuskan dirinya sendiri kedalam lubang kesesatan.

Dari Ibnul Qayyim rahimahullah menyampaikan hikmah ini, beliau mengatakan: “Hikmah ziarah kubur pengunjung berbuat baik kepada dirinya sendiri dengan mengikuti petunjuk sunnah dan melangkah sesuai dengan ketentuan aturan yang disyariatkan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam. Maka ia telah berbuat baik kepada dirinya sendiri dan orang (penghuni kubur) yang ia kunjungi.” (Ighâtsatul Laghfân (1/337) Nukilan dari Taqdîsul Asykhâs 2/116).

Belum ada Komentar untuk Keutamaan Ziarah Kubur

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Keutamaan Ziarah Kubur

Keutamaan Berdzikir Di Bulan Ramadhan

Keutamaan Berdzikir Di Bulan Suci Ramadhan

T 12 April 2019 F , A WP-YNI

Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh berkah, segala amalan-amalan baik kita di lipat gandakan oleh Allah subhanahuwata’ala. Maka sangat dianjurkan bagi umat muslim yang tengah menjalani ibadah puasa Ramadhan tersebut untuk banyak-banyak melakukan amalan-amalan kebaikan sebagai bekal kita nanti. Dan salah... Selengkapnya

Bolehkah Menggabungkan Niat Qurban Dengan Aqiqah_

Bolehkah Menggabungkan Niat Qurban Dengan Aqiqah?

T 18 July 2019 F , A WP-YNI

Mengenai penggabungan niat qurban dengan aqiqah, para ulama berselisih dalam pendapat ini. Ada yang memperbolehkan dan juga menganggap tidak dapat digabungkan. Dan berikut ini para pendapat para ulama mengenai hal tersebut. Pendapat pertama, berqurban tidak bisa digabungkan dengan aqiqah. Ini... Selengkapnya

Anak Yatim

Pengertian Dan 8 Keutamaan Memuliakan Anak Yatim

T 19 February 2018 F A WP-YNI

Agama Islam adalah agama yang mengajarkan kedamaian. Dalam agama islam kita selalu diajarkan untuk saling menyayangi dan menolong kepada sesama, terutama pada anak yatim. Allah SWT menciptakan manusia sebagai makhluk sosial,ialah makhluk yang saling membutuhkan satu sama lain. Karena kita... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi sekretariat kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai kegiatan sosial kami.

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Apriliani

Online

Sekretaris

Rohmat Sidik

Online

Apriliani

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00

Rohmat Sidik

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu ? 00.00