Category: Uncategorized

keutamaan puasa bulan muharram

Pengertian Bulan Muharram Dan Macam Keutamaannya

keutamaan puasa bulan muharram

Muharram secara bahasa artinya ‘diharamkan’. Allah SWT melarang hamba-hambanya agar tidak melakukan perbuatan yang telah dilarang oleh-Nya. Seperti yang dilakukan oleh para kafir Quraisy yang mana sebelum mereka islam mereka melakukan perbuatan yang mendzolimi diri sendiri dan orang lain.

Dari Amr ibn Alaa berkata, yang artinya, “Dinamakan bulan Muharram karena  peperangan (jihad) diharamkan pada bulan tersebut”. Disamping dari hadits yang telah dijelaskan diharamkannya beperang ataupun mendzolimi diri sendiri ataupun orang lain karena dibulan ini Allah tekankan yang haram menjadi lebih dibanding bulan-bulan lain.

Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu’anhuma berkata

فَجَعَلَهُنَّ حُرُماً وَعَظَّمَ حُرُمَاتِهِنَّ وَجَعَلَ الذَّنْبَ فِيْهِنَّ أَعْظَمُ، وَالْعَمَلُ الصَّالِحُ وَاْلأَجْرُ أَعْظَمُ…

Artinya: “…Kemudian Allah menjadikan bulan-bulan haram, membesarkan hal-hal yang diharamkan didalamnya dan menjadikan dosa didalamnya lebih besar dan menjadikan amalan-amalan sholeh dan pahala juga lebih besar. Selain itu, bulan ini disebut oleh Rasulullah SAW sebagai Syahrullah (bulan Allah) dan tentunya bulan ini memiliki keutaman yang sangat besar. Dan berikut, dibawah ini keutamaan-keutamaan besar yang dimiliki bulan Muharram.

Keutamaan Yang Terkandung Dalam Bulan Muharram

Berpuasa dibulan Muharram atau yang disebut puasa Asyura yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram sangat ditekankan, karena melaksanakan puasa Asyura dapat menghapuskan dpsa setahun yang lalu. Rasulullah Shallallahu’alaihi wassalam bersabda:

…وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ

Artinya: “…Dan puasa dihari ‘Asyura’ saya berharap kepada Allah agar dapat menghapus (dosa) setahun yang lalu.”(HR. Muslim No. 1162/2746)

Dan ternyata puasa Asyura sudah dikenal oleh orang-orang Quraisy sebelum datangnya Rasulullah SAW. Dan mereka juga berpuasa pada hari tersebut. Dari Aisyah radhiyallahu’anha berkata,

كَانَ يَوْمُ عَاشُورَاءَ تَصُومُهُ قُرَيْشٌ فِي الْجَاهِلِيَّةِ ، وَكَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَصُومُهُ فَلَمَّا قَدِمَ الْمَدِينَةَ صَامَهُ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ فَلَمَّا فُرِضَ رَمَضَانُ تَرَكَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ فَمَنْ شَاءَ صَامَهُ ، وَمَنْ شَاءَ تَرَكَه.

Artinya: “ Dulu dari ‘Asyura, orang-orang Quraisy menpuasainya dimasa Jahiliyah. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wassalam juga mempuasainya. Ketika beliau pindah ke Madinah, beliau mempuasainya dan menyuruh orang-orang untuk berpuasa. Ketika diwajibkan puasa Ramadhan, beliau meninggalkan puasa ‘Asyura’. Barang siapa yang ingin, maka silahkan berpuasa. Barangn siapa yang tidak ingin, maka silahkan meninggalkannya.”

Adapun keutamaan lainnya, yakni berpuasa sehari sebelum puasa ‘Asyura pada tanggal 9 Muharram, karena dahulu Rasulullah Shallallahu’alaihi Wassalam pernah berkeinginan, jika seandainya tahun depan beliau hidup, Rasulullah akan berpuasa pada tanggal 9 Muharram dan 10 Muharram.namu ternyata Rasulullah Shallallahu’alaihi Wassalam wafat pada tahun tersebut.

Diriwayatkan dari Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu’anhuma bahwasanya dai berkata, “Ketika rasulullah Shallallahu’alaihi Wassalam ketika berpuasa, para sahabat pun berkata, Ya Rasulullah! Sesungguhnya hari ini adalah hari yang diagungkan oleh orang-orang Yahudi dan Nasrani.’ Rasulullah Shallallahu’alaihi Wassalam pun bersabda, ‘Apabila tahun depan Insya Allah kita akan berpuasa dengan tanggal 9 Muharram.’ Belum sempat tahun depan tersebut datang, ternyata Rasulullah Shallallahu’alaihi Wassalam meninggal.”

Dan berpuasa sehari sesudah ‘Asyura pada tanggal 11 Muharram juga dianjurkan, adapun hukumnya dari Imam Ibnu Qoyyim dalam kitab Zaadul Ma’aad setelah merinci dan menjelaskan riwayat-riwayat seputar puasa ‘Asyura, beliau menyimpulkan: Ada tiga tingkatan berpuasa ‘Asyura : Urutan pertama; dan ini yang paling sempurna adalah puasa tiga hari, yaitu puasa tanggal 10 ditambah sehari sebelum dan sesudahnya (9,10,11). Urutan kedua; puasa tanggal 9 dan 10. Inilah yang disebutkan dalam banyak hadits. Urutan ketiga, puasa tanggal 10 saja.

Kesimpulan yang darik dari Ibnu Qayyim diatas didasari dengan sebuah hadits dari Ibnu Abbas radhiyallahu’anhuma, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wassalam bersabda:

صُومُوا يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَخَالِفُوا فِيهِ الْيَهُودَ صُومُوا قَبْلَهُ يَوْمًا أَوْ بَعْدَهُ يَوْمًا

Artinya: “Puasalah pada hari ‘Asyura, dan berbedalah dengan yahudi dalam masalah ini, berpuasalah sehari sebelumnya atau sehari sesudahnya.” (HR. Ahmad)

Puasa sebanyak tiga hari (9,10,11 Muharram) dikuatkan oleh para ulama denganadanya dua alasan yang mencangkup:

  1. Sebagai kehati-hatian, yaitu kemungkinan penetapan awal bulannya tidaklah tepat, maka puasa tanggal sebelas akan dapat dipastikan bahwa seseorang mendapatkan puasa Tasu’a (9 Muharram) dan ‘Asyura (10 Muharram)
  2. Dimasukkan dalam puasa tiga hari pertengahan bulan ayyamul bidh

Sedangkan puasa tanggal 9 dan 10 Muharram, berdasarkan hadits shahih , yang dimana Rasulullah Shallallahu’alaihi Wassalam merencanakan untuk berpuasa pada tanggal tersebut hanya saja beliau wafat sebelum melaksanakannya. Bahkan, Rasulullah juga memerintahkan kepada para sahabatnya untuk berpuasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram agar menjadi pembeda dengan ibadahnya orang-orang Yahudi.

Lalu, hadits-hadits yang berkaitan dengan puasa Muharram menunjukkan anjuran Nabi SAW untuk melaksanakan puasa. Walaupun hukumnya mengerjakan puasa Muharram tidak diwajibkan tapi sunnah muakkadah yang berarti sunah yang mendekati wajib. Dan tentunya kita sebagai umat muslim harus berusaha menghidupkan sunnah yang telah Rasulullah SAW perintahkan.

malam lailatul qadar

Apa Arti Dari Malam Lailatul Qadar?

Malam lailatul qadar merupakan malam yang ditunggu umat muslim diseluruh penjuru. Bagaimana tidak, malam ini merupakan malam yang penuh kebaikan melebihi malam-malam lainnya. Yang dimana sering dikatakan bahwa malam lailatul qadar merupakan malam yang lebih baik dari seribu bulan. Maka sangat dianjurkan bagi kita kaum muslimin untuk mencari malam lailatul qadar tersebut.

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al-Qadar : 3-5)

Disebutkan dari Aisyah ra, Rasulullah SAW bersabda,

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Artinya : “Carilah lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir dibulan Ramadhan.” (HR. Bukhari dan Muslim). Atau bisa dikatakan malam lailatul qadar terjadi pada tanggal-tanggal ganjil pada hari-hari terakhir pada bulan Ramadhan.

 

                      Tanda-Tanda Turunnya Malam Lailatul Qadar

Malam lailatul qadar juga disebut dengan malam Nuzulul Qur’an atau malam turunnya Al-Qur’an. Maka di anjurkan sekali kita untuk membaca Al-Qur’an, Asma-asma Allah, Berzikir dan memohon Doa kepada-Nya. Seperti dijelaskan dalam ayat berikut:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan.” (QS. Al-Qadar : 1)

Dan berikut tanda-tanda datangnya malam lailatul qadar:

  1. Udara malam tersebut sangat lah tenang. Udara atau anginnya tidaklah terlalu panas atau terlalu dingin. Seperti yang telah diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, Rasululullah SAW bersabda

لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً

Artinya: “Lailatul qadar adalah malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, tidak begitu panas , juga tidak begitu dingin,..” (HR. Ibnu Hamzah)

  1. Matahari pada pagi harinya tidak lah begitu panas dan berwarna putih dan tenang, pula tidak memancarkan sinarnya kesegala penjuru. Sebagaimana diriwayatkan oleh Ubay bin Ka’ab ra, ia berkata :

هِىَ لَيْلَةُ صَبِيحَةِ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ وَأَمَارَتُهَا أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ فِى صَبِيحَةِ يَوْمِهَا بَيْضَاءَ لاَ شُعَاعَ لَهَا

Yang artinya : “..Malam itu adalah malam yang cerah yaitu malam ke dua puluh tujuh (dari bulan Ramadhan). Dan tanda-tandanya ialah pada pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa sinar yang menyorot.” (HR. Muslim : 762)

  1. Tanda-tanda turunnya malam Lailatul Qadar diperlihatkan bagi manusia yang beriman lewat mimpi. Seperti yang pernah dialami oleh sebagian para sahabat Nabi SAW. Diriwayatkan oleh Ibnu Umar ra, bahwa salah satu sahabat Nabi SAW diperlihatnya tanda turunnya malam lailatul qadar yang artinya, “Aku tahu bahwa kalian melihat lailatul qadar pada tujuh hari terakhir Ramadhan. Siapa yang sungguh-sungguh dalam mencarinya, maka carilah ditujuh terkahir dari bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari dan Muslim )
  2. Ibadah yang kita lakukan pada malam tersebut sangatlah tenang dan damai dibandingkan dengan malam-malam lain. Disebabkan malaikat turun pada malam itu. Allah SWT berfirman, yang artinya: “ Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat jibril,” (QS. Al-Qadar : 4)

malam lailatul qadar

Hikmah Dari Turunnya Malam Lailatul Qadar Bagi Umat Manusia

Hikmah yang dapat kita ambil dari peristiwa malam lailatul qadar ialah agar kita dapat meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT. Dan sangat dianjurkan agar kita bersungguh-sungguh untuk beribadah kepada Allah dimalam-malam turunnya malam lailatul qadar. Yang kadang kita tidak sadari dan malah kita melewatkan malam yang bersejarah bagi umat muslim.

Seperti yang telah disebutkan oleh Ibnu Hajar al-Asqalani sendiri ketika menjelaskan tanda-tanda lailatul qadar, beliau berkomentar, “Terkadang lailatul qadar telah memperlihatkan sejumlah tanda-tandanya, dan kebanyakan tidak kita ketahui kecuali setelah tanda-tanda itu berlalu.” (Fathul Bari : 4/307). Memanglah tidak dituntut untuk mencari tanda-tanda tersebut.

Maka, kita harus bersungguh-sungguh dalam beribadah pada malam-malam turunnya lailatul qadar ialah di akhir-akhir bulan Ramadhan dna pada tanggal-tanggal ganjilnya. Semoga kita dapat merasakan tanda-tanda turunnya lailatul qadar dan semoga Allah SWT memudahkan kita untuk meraih malam tersebut.

 

Aamiin Ya Robbal’aalamiin

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Nurul

Online

Nurul

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00