Beranda » Agama Islam » Bulan Muharram : Bulannya Menyayangi Anak Yatim

Bulan Muharram : Bulannya Menyayangi Anak Yatim

T Diposting oleh pada 4 September 2019
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 1461 kali
Bulan Muharram _ Bulannya menyayangi anak yatim

Bulan Muharram merupakan bulan yang mengawali tahun hijriyah di calendar islam. Dibulan ini, terdapat keistimewaan yang hanya dimiliki oleh selain bulan-bulan haram. Dinamakan haram karena dibulan ini Allah subhanahuwa ta’ala melarang para hambanya untuk berbuat kemaksiatan serta dilarangnya untuk berperang. Menurut Al-Qodhi Abu Ya’la, ada dua alasan mengapa dinamai bulan haram.

Yang pertama, bulan haram, diharamkannya berbagai perbuatan keji, pembunuhan dan lain sebagainya.

Yang kedua, dibulan haram, diharamkannya melakukan tindakan haram.

Perintah ini lebih ditekankan dari pada bulan lainnya karena kemuliaan dari bulan-bulan haram, dan sangat dianjurkan untuk melakukan perbuatan yang shalih serta amalan yang disukai Allah dan Rasul-Nya. Salah satunya ialah di bulan Muharram dengan sebutan lain yakni bulannya anak yatim. Kenapa dinamakan bulannya anak yatim? Karena ini merupakan sebuah tradisi yang sudah berlangsung sejak lama yang diamalkan oleh para ulama dan orang terdahulu.

Dan ini tidak memiliki perintah berdasarkan dalil atau ayat-ayat Allah dan hadits-hadits Nabi. Namun boleh dilaksanakan karena ini merupakan salah satu amalan yang sangat disukai oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Bahwasanya, menyantuni anak yatim tidak hanya di bulan Muharram melainkan dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun.

Hukumnya Menghardik Anak Yatim Piatu

Menghardik anak yatim sama saja mengambil jalan menuju neraka-Nya. Kita dilaraang untuk melakukan hal yang sewenang-wenang atau kata lainnya yakni menghardik. Baik menghardik dalam bentuk verbal maupun non-verbal.  Menghardik dalam bentuk verbal ialah mengatakan hal-hal kasar, mengejek, menghina dan lain sebagainya.

Sedangkan menghardik dalam bentuk non-verbal ialah memukul, serta melakukan perbuatan buruk lainnya terhadap mereka. Seperti yang telah dijelaskan dalam surah Ad-Dhuha ayat 9 yang berbunyi :

فَأَمَّا الْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ

Artinya: “ Sebab itu, terhadap anak yatim janganlah kamu berlaku sewenang-wenang. ”

Berucap kasar, tidak perduli kepada mereka, mencaci maki dan mengabaikan keberadaan mereka dilingkungan kita sama artinya dengan berlaku sewenang-wenang. Dari  KH. Ahmad Dahlan menyatakan bahwa  “Percuma saja shalat tapi tidak dapat memuliakan anak yatim dan sebaliknya, menelantarkan anak yatim sama saja dengan mendustakan agama.”

Yang telah dijelaskan dalam QS. Al – Maun ayat 1-5 yang berbunyi :

أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ. فَذَٰلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ . وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ الْمِسْكِينِ . فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ . لَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ . الَّذِينَ هُمْ يُرَاءُونَ . وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ . . .

Artinya: “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Maka itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak mendorong memberi makan orang miskin. Maka celakalah orang yang salat, (yaitu) orang-orang yang lalai terhadap salatnya …”

Hikmah Menyantuni Anak Yatim Dan Piatu

Dari Shal bin Sa’ad radhiiyallahu ‘anhu dia berkata, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya,

“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukaannya) disurga seperti ini”, kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya.” (HR. Bukhari : 4998 dan 5659)

Hadits shahih diatas menjelaskan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat menyayangi anak yatim, merupakan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadi yatim sejak beliau kecil. Pula mengisyaratkan bahwa kedudukan orang yang menyayangi anak yatim akan sangat dekat dengannya seperti jari tengah dan telunjuk.

Dan begitupun sebaliknya, pabila ia menghardik anak yatim baik dengan lisan dan perbuatan maka Allah subhanahuwa ta’ala akan membalas orang yang memakan harta anak yatim dengan lalim :

إِنَّ الَّذِينَ يَأْكُلُونَ أَمْوَالَ الْيَتَامَىٰ ظُلْمًا إِنَّمَا يَأْكُلُونَ فِي بُطُونِهِمْ نَارًا ۖ وَسَيَصْلَوْنَ سَعِيرًا

Artinya: “ Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka).”

Belum ada Komentar untuk Bulan Muharram : Bulannya Menyayangi Anak Yatim

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Bulan Muharram : Bulannya Menyayangi Anak Yatim

Penyebab Kaum Muslimin Banyak Telat Shalat Subuh

Penyebab Kaum Muslimin Banyak Telat Shalat Subuh

T 22 March 2019 F , A Admin Web YNI-1

Seperti yang telah kita ketahui bersama,  bila kita melihat masjid yang begitu megah-megah namun memiliki jamaah yang sedikit. Terutama, saat waktu shalat subuh. Ini merupakan kondisi kaum muslimin saat ini yang dimana tidak bisa didiamkan saja. karena sedikit kaum muslimin... Selengkapnya

apa itu qurban dan apa keutamaannya

Apa Itu Kurban? Dan Apa Keutamaannya?

T 20 July 2018 F A Admin Web YNI-1

Qurban berasal dari bahasa Arab yakni “Qurban” yang artinya dekat (قربان). Kurban dalam islam juga disebut dengan Al-Udhhiyah dan Adh-dhahiyyah yang artinya binatang sembelihan, seperti unta, sapi atau kerbau, dan kambing yang disembelih pada hari raya Idul Adha dan hari-hari... Selengkapnya

Pengertian Penyakit Hati Dan Jenis-Jenisnya

Pengertian Penyakit Hati Dan Jenis-Jenisnya

T 18 November 2019 F A Admin Web YNI-1

Hati merupakan salah satu bagian organ tubuh manusia. Namun, hati yang sedang akan kita bahas kali ini adalah hati yang tertuju pada perasaan manusia. Iya, hati manusia yang menentukan sifat manusia itu sendiri. Bila ia memiliki hati yang tenang dan... Selengkapnya

+ SIDEBAR
Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Apriliani

Online

Apriliani

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00