Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Beranda » Hukum Islam » Benarkah Wanita Haid Tidak Boleh Potong Kuku?

Benarkah Wanita Haid Tidak Boleh Potong Kuku?

T Diposting oleh pada 2 December 2019
F Kategori ,
b Belum ada komentar
@ Dilihat 47 kali

Banyak sekali pertanyaan perihal “Bolehkah wanita yang sedang haid potong kuku dan rambut?” bahkan ada pula yang mengatakan bahwa di larangnya potong kuku dan rambut saat haid karena potongan tersebut akan di pertanggungjawabkan di akhirat nanti. Analoginya, pada saat hari kebangkitan seluruh seluruh orang akan di kembalikan seperti semula ke tubuhnya secara sempurna. Jika ada anggota badan yang tertinggal sebab  di buang seperti kuku dan rambut yang dalam keadaan tidak suci maka akan di kembalikan dengan tidak suci juga.

Maka ini akan menjadi pertanggung jawaban bagi si fulanah karena tidak mencuci kuku dan rambut yang telah di potong. Maka benarkah demikian? Persoalan wanita yang tengah haid, junub atau nifas tidak di temui satupun pendapat ulama mengenai hal tersebut. Karena memang tidak di temukan dalilnya.

Ibnu Taimimah dalam kitabnya Majmu’ Al-Fatawa, pernah membahas persoalan ini, Ibnu Taimimah membantah jika memotong kuku dan rambut saat haid ada kaitannya dengan hari kebangkitan sebagaimana yang di isukan selama ini. Menurutnya, seorang Mukmin tidak boleh di sebut najis. Terdapat hadis yang menerangkan bahwa, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya orang islam itu tidak najis.” (HR. Bukhari Muslim).

Bahkan jika seorang mukmin yang sudah meninggalpun, jenazahnya tidak bisa di sebut najis (HR. Hakim). Karena, sebutan najis hanya di peruntukkan bagi orang kafir saja, Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْمُشْرِكُونَ نَجَسٌ فَلَا يَقْرَبُوا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ بَعْدَ عَامِهِمْ هَٰذَا ۚ وَإِنْ خِفْتُمْ عَيْلَةً فَسَوْفَ يُغْنِيكُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ إِنْ شَاءَ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

Artinya: “ Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidil Haram sesudah tahun ini. Dan jika kamu khawatir menjadi miskin, maka Allah nanti akan memberi kekayaan padamu dari karunia-Nya, jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. At – Taubah : 28)

Bahkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan untuk memelihara kebersihan bagi wanita yang sedang haid atau nifas. Seperti memerintahkan untuk menyisir rambutnya yang bilamana di lakukan pasti terdapat rambut yang rontoh atau patah. Kejadian bersejarah, yakni ketiak istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Aisyah radhiyallahu anha, tengah menunaikan haji Wada bersama Rasulullah, ia mendapati dirinya haid. Lalu Rasulullah memerintahkan kepada Aisyah ra, “Uraikanlah rambutmu dan bersisirlah. Serta berihlal (talbiyah) dengan haji dan tinggalkan umrah.” (HR. Bukhari Muslim)

Syekh Ibnu Utsaimin dalam fatawa Az-Ziinah Wal Mar’ah, menyinggung perihal ini. Beliau membantah jika wanita yang tengah haid, nifas atau junub di larang untuk memotong kuku dan memotong rambut. Malahan orang yang tengah haid dan nifas di anjurkan memelihara kebersihan tubuhnya termasuk memotong kuku dan bercukur.

Beliau, Al-Utsaimin menambahkan pula, bahwa jika wanita yang sedang haid atau nifas tapi mengalami mimpi basah, maka mereka di anjurkan untuk mandi hadas besar atau janabat sebagaimana ia bersuci dari hadas besar. Sama hal nya jika ia bercumbu dengan suaminya tanpa jima’ yang sampai keluar mani, maka wanita tersebut harus tetap melakukan mandi janabat walaupun wanita tersebut dalam keadaan haid dan nifas.

Dari kitab Syarkh An-Nail Wa Syifai Alil karangan Muhammad bin Yusuf Al-Ibadhi menjelaskan pemahaman mengenai larangan wanita haid dan nifas untuk memotong kuku dan rambut tersebut sebagai perkara bid’ah. Yang di yakininya akan berpengaruh pada hari kebangkitan. Umat islam di larang untuk mengharamkan perkara yang di perbolehkan, sebagaimana di larang untuk memperbolehkan perkara yang di halalkan.

Rasulullah menegaskan lewat sebuah hadits shahih, “Sesungguhnya yang paling besar dosa dan kejahatannya dari kaum muslilmin adalah orang yang bertanya tentang hal yang tidak di haramkan, lantas hal tersebut menjadi di haramkan karena pertanyaannya tadi.” (HR. Bukhari). maka hukumnya memotong kuku dan bercukur itu di perbolehkan dan tidak bisa di katakan haram atau makhruh. Wallahu ‘alam.

Belum ada Komentar untuk Benarkah Wanita Haid Tidak Boleh Potong Kuku?

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Benarkah Wanita Haid Tidak Boleh Potong Kuku?

SYARAT-SYARAT SAH DAN RUKUN WUDHU

Syarat-Syarat Sah Dan Rukun Berwudhu

T 13 February 2019 F , , A WP-YNI

Syarat-Syarat Sah Dan Rukun Berwudhu Wudhu merupakan perihal yang wajib dilakukan sebelum shalat. Wudhu sama dengan bersuci atau membersihkan diri dari kotoran atau najis-najis kecil yang menempel dikulit. Yang mana apabila bagus dan tertib wudhu kita insyaAllah shalat kita akan... Selengkapnya

Bolehkah Merayakan Hari Ulang Tahun_

Bolehkah Merayakan Hari Ulang Tahun?

T 14 October 2019 F , A WP-YNI

Perayaan ulang tahun sudah menjadi kebiasaan manusia masa kini. Memeriahkan hari kelahiran dengan merayakan, mengundang teman-teman, sanak saudara dan orang tersayang. Yang perlu kita ketahui, bahwasanya kebiasaan merayakan ulang tahun bukanlah bagian dari ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Nabi... Selengkapnya

INILAH DOA YANG TAK TERTOLAK

Inilah Doa-Doa Yang Tidak Tertolak

T 26 March 2019 F , A WP-YNI

Doa merupakan jalur penghubung seorang hamba kepada Tuhannya. Manusia lemah yang selalu butuh pertolongan Allah subhanahuwata’ala sang maha kuasa atas segala-galanya. Doa adalah suatu aktifitas yang tidak hanya bernilai ibadah tetapi doa tersebut juga sebagai salah satu koridor yang harus... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi sekretariat kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai kegiatan sosial kami.

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Apriliani

Online

Sekretaris

Rohmat Sidik

Online

Apriliani

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00

Rohmat Sidik

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu ? 00.00