Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Beranda » Agama Islam » Benarkah Tidak Boleh Puasa Setelah Dipertengahan Sya’ban? (BAG. 2)

Benarkah Tidak Boleh Puasa Setelah Dipertengahan Sya’ban? (BAG. 2)

T Diposting oleh pada 5 April 2019
F Kategori ,
b Belum ada komentar
@ Dilihat 446 kali

Benarkah Tidak Boleh Puasa Setelah Dipertengahan Sya’ban(BAG.2)

Berpuasa Satu Atau Dua Hari Sebelum Ramadhan

Dari Abu Hurairah ra, Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تَقَدَّمُوا رَمَضَانَ بِصَوْمِ يَوْمٍ وَلاَ يَوْمَيْنِ إِلاَّ رَجُلٌ كَانَ يَصُومُ صَوْمًا فَلْيَصُمْهُ

Artinya: “Janganlah mendahulukan Ramadhan dengan sehari atau dua hari berpuasa kecuali jika seseorang memiliki kebiasaan berpuasa, maka berpuasalah.” (HR. Muslim no. 1082)

Berdasarkan penjelasan dari Ibnu Rajab rahimahullah, berpuasa diakhir bulan sya’ban ada tiga jenis :

Pertama, jika memiliki niat dalam rangka berhati-hati dalam perhitungan puasa Ramadhan sehingga dia berpuasa terlebih dahulu, maka hal seperti ini sudah jelas terlarang.

 

Kedua, jika berniat untuk berpuasa nadzar atau mengqodho puasa Ramadhan yang belum dikerjakan atau membayar kafaroh (tebusan) maka kebanyakan ulama memperbolehkannya.

 

Ketiga, jika memiliki niat berpuasa Sunnah saja, maka ulama yang mengatakan harus ada pemisah antara puasa Sya’ban dan puasa Ramadhan melarang hal tersebut walaupun itu mencocokan kebiasaan dia melakukan puasa, diantaranya adalah Al-Hasan Al-Bashri. Namun yang tepat dilihat apakah puasa tersebut adalah puasa yang biasa dia lakukan ataukah bukan sebagimana makna berdasarkan teks dari hadits. Jadi,  jika satu atau dua hari sebelum Ramadhan adalah kebiasaan dia melakukan puasa sperti puasa Sunnah senin kamis, maka itu diperbolehkan. Namun jika tidak, itulah yang terlarang. Pendapat inilah yang di pilih oleh Imam Asy-Syafi’I dan Imam Ahmad dan Al-Auza’i. (Lathoif Al-Ma’arif), 257-258)

 

Kenapa ada larangan mendahulukan berpuasa satu atau dua hari sebelum Ramadhan?

Pertama, jika mau berpuasa satu atau dua hari sebelum Ramadhan adalah dalam rangka berhati-hati, maka hal ini terlarang agar tidak menambah hari puasa Ramadhan yang tidak dituntunkan.

Kedua, agar memisahkan antara puasa wajib dan puasa Sunnah. Dan memisahkan antara amalan yang Wajib dan Sunnah adalah suatu hal yang disyariatkan. Sebagaimana Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wa sallam melarang menyambungkan shalat wajib dengan shalat Sunnah tanpa diselangi atau pemisah dengan salam atau dzikir terlebih dahulu. (Lathoif Ma’arif, 258-259)

Semoga kita semua dapat memetik pemahaman melalui penjelasan dari atas. Aamiin Ya Robbal ‘Aalamiin

Belum ada Komentar untuk Benarkah Tidak Boleh Puasa Setelah Dipertengahan Sya’ban? (BAG. 2)

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Benarkah Tidak Boleh Puasa Setelah Dipertengahan Sya’ban? (BAG. 2)

Bulan Syawal _ Dianjurkan Menikah Bagi Akhwat Dan Ikhwan

Bulan Syawal : Dianjurkan Menikah Bagi Akhwat Dan Ikhwan

T 25 June 2019 F A WP-YNI

Bulan Syawal merupakan bulan yang istimewa, karena dibulan Syawal tanggal 1 merupakan hari raya umat islam seluruh dunia. Selain itu dibulan Syawal juga terdapat perintah untuk melaksanakan puasa sunah syawal selama 6 hari dibulan syawal yang dimana didalamnya memiliki keutamaan... Selengkapnya

ramadhan di rusia

Melihat Kemeriahan Ramadhan Di Berbagai Negara (bag.1)

T 12 June 2017 F , A Yayasan Nurul Ihsan

Shoum atau Puasa adalah salah satu ibadah yang wajib dilaksanakan kaum muslimin di seluruh dunia  ketika datang bulan Ramadan. Ibadah ini tidak cuma menahan lapar dan haus  saja, tetapi juga upaya menahan hawa nafsu. Kewajiban ini adalah salah satu bentuk... Selengkapnya

KAPAN WANITA BOLEH MULAI MELAKUKAN SHALAT FARDHU DIRUMAH_

Kapan Wanita Boleh Mulai Melakukan Shalat Fardhu Dirumah?

T 20 June 2019 F A WP-YNI

Kapan wanita boleh mulai melakukan shalat fardhu dirumah? Termasuk pula saat shalat zuhur dihari jum’at.  Setelah adzan berkumandang? Setelah iqamah? atau kah setelah para jamaah laki-laki menyelesaikan shalat jum’at mereka di masjid? Syaikh sholeh Al Fauzan hafizhohullah pernah ditanya hal... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi sekretariat kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai kegiatan sosial kami.

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Apriliani

Online

Sekretaris

Rohmat Sidik

Online

Apriliani

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00

Rohmat Sidik

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu ? 00.00