SEKILAS INFO
  • 5 bulan yang lalu / Niatkan Qurban Anda tahun ini, InsyaAllah terkabul segenap doa
WAKTU :

Benarkah Tidak Boleh Puasa Setelah Dipertengahan Sya’ban? (BAG. 2)

Terbit 5 April 2019 | Oleh : Admin Web YNI-1 | Kategori : Agama Islam / Puasa
Benarkah Tidak Boleh Puasa Setelah Dipertengahan Sya’ban? (BAG. 2)

Benarkah Tidak Boleh Puasa Setelah Dipertengahan Sya’ban(BAG.2)

Berpuasa Satu Atau Dua Hari Sebelum Ramadhan

Dari Abu Hurairah ra, Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تَقَدَّمُوا رَمَضَانَ بِصَوْمِ يَوْمٍ وَلاَ يَوْمَيْنِ إِلاَّ رَجُلٌ كَانَ يَصُومُ صَوْمًا فَلْيَصُمْهُ

Artinya: “Janganlah mendahulukan Ramadhan dengan sehari atau dua hari berpuasa kecuali jika seseorang memiliki kebiasaan berpuasa, maka berpuasalah.” (HR. Muslim no. 1082)

Berdasarkan penjelasan dari Ibnu Rajab rahimahullah, berpuasa diakhir bulan sya’ban ada tiga jenis :

Pertama, jika memiliki niat dalam rangka berhati-hati dalam perhitungan puasa Ramadhan sehingga dia berpuasa terlebih dahulu, maka hal seperti ini sudah jelas terlarang.

 

Kedua, jika berniat untuk berpuasa nadzar atau mengqodho puasa Ramadhan yang belum dikerjakan atau membayar kafaroh (tebusan) maka kebanyakan ulama memperbolehkannya.

 

Ketiga, jika memiliki niat berpuasa Sunnah saja, maka ulama yang mengatakan harus ada pemisah antara puasa Sya’ban dan puasa Ramadhan melarang hal tersebut walaupun itu mencocokan kebiasaan dia melakukan puasa, diantaranya adalah Al-Hasan Al-Bashri. Namun yang tepat dilihat apakah puasa tersebut adalah puasa yang biasa dia lakukan ataukah bukan sebagimana makna berdasarkan teks dari hadits. Jadi,  jika satu atau dua hari sebelum Ramadhan adalah kebiasaan dia melakukan puasa sperti puasa Sunnah senin kamis, maka itu diperbolehkan. Namun jika tidak, itulah yang terlarang. Pendapat inilah yang di pilih oleh Imam Asy-Syafi’I dan Imam Ahmad dan Al-Auza’i. (Lathoif Al-Ma’arif), 257-258)

 

Kenapa ada larangan mendahulukan berpuasa satu atau dua hari sebelum Ramadhan?

Pertama, jika mau berpuasa satu atau dua hari sebelum Ramadhan adalah dalam rangka berhati-hati, maka hal ini terlarang agar tidak menambah hari puasa Ramadhan yang tidak dituntunkan.

Kedua, agar memisahkan antara puasa wajib dan puasa Sunnah. Dan memisahkan antara amalan yang Wajib dan Sunnah adalah suatu hal yang disyariatkan. Sebagaimana Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wa sallam melarang menyambungkan shalat wajib dengan shalat Sunnah tanpa diselangi atau pemisah dengan salam atau dzikir terlebih dahulu. (Lathoif Ma’arif, 258-259)

Semoga kita semua dapat memetik pemahaman melalui penjelasan dari atas. Aamiin Ya Robbal ‘Aalamiin

SebelumnyaAda Apa Di Bulan Ramadhan? SesudahnyaBenarkah Tidak Boleh Puasa Setelah Dipertengahan Sya’ban?

Berita Lainnya

0 Komentar
Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Apriliani

Online

Apriliani

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00