Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Beranda » Agama Islam » Anjuran Dan Keutamaan-Keutamaan Shalat Witir

Anjuran Dan Keutamaan-Keutamaan Shalat Witir

T Diposting oleh pada 19 March 2019
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 232 kali

Anjuran Dan Keutamaan-Keutamaan Shalat Witir

Shalat sunah witir adalah shalat Sunnah yang dikerjakan pada malam hari dengan jumlah rakaat ganjil yakni 1, 3, 5, 7, 9, atau 11 rakaat. Shalat witir ialah shalat ganjil, menjurus pada Allah subhanahuwata’ala yang menyukainya karena merujuk pada ke-esa-annya.

Dia menjadikannya untuk kalian antara shalat Isya sampai terbit fajar. Dari Sayyidina Ali Radhiyallahu ‘anhu berkata,bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Berwitirlah hai ahli baca Al-Qur’an, karena Allah itu witir (ganjil) dan menyukai yang ganjil.” (HR. Lima ahli hadits dan dishahihkan oleh Ibnu Huzaimah).

Dan kebanyakan kaum Muslimin hanya melakukan shalat sunah witir dimalam-malam Ramadhan saja. Padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya, “Sungguh Allah subhanahuwata’ala telah memberikan tambahan banyak karunia dengan shalat witir yang lebih baik bagimu dari pada unta gemuk yang bagus.” (HR. Tirmidzi)

Hukum shalat witir ialah sunah muakkad dan sebagian ulama mengatakan bahwa hukumnya wajib. Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu berkata, bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, yang artinya, “Barang siapa yang tidak mengerjakan shalat  witir, maka ia bukan dari golonganku.” (HR. Ahmad)

Lalu dari Ali radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Sesungguhnya shalat witir tidak harus dikerjakan dan tidak seperti shalat kamu yang wajib, namun Rasulullah shallallahu’alaihi melakukan shalat witir, lalu bersabda, “Wahai orang-orang yang cinta kepada Al-Qur’an, shalat witirlah, karena sesungguhnya Allah itu ganjil yang menyenangi shalat yang ganjil.” (Shahih HR. Ibnu majah : 959, Ibnu Majah I : 370 no. 1169, Tirmidzi I:282 no. 452, Nasa’I III:228 dan 229 dalam dua hadits dan ‘Aunul Ma’bud IV:291 no. 1403 secara marfu’ saja)

Kemudian dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu berkata, “Kekasihku Shallallahu ‘alaihi wa sallam, mewasiatkan kepadaku tiga perkara yang tidak akan aku tinggalkan hingga aku wafat: berpuasa tiga hari setiap bulan, shalat Dhuha dan tidur setelah shalat witir.” ( HR. Bukhari dalam kitab at-Tahajjud, bab shalaatudh Dhuha fil Hadhar, no. 1178 dan Muslim dalam kitab Shalaatil Musafiriin bab Istihbabi Shalaatidh Dhuha no. 721)

Dari Abu Ayyub Al-Anshari Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

اَلْوِتْرُ حَقٌّ، فَمَنْ شَاءَ فَلْيُوْتِرْ بِخَمْسٍ، وَمَنْ شَاءَ فَلْيُوْتِرْ بِثَلاَثٍ، وَمَنْ شَاءَ فَلْيُوْتِرْ بِوَاحِدَةٍ.

Artinya: “Shalat Witir adalah haq (benar adanya), maka barang siapa  yang mau, maka berwitirlah lima raka’at. Barang siapa yang mau berwitir tiga raka’at dan barang siapa yang mau, berwitirlah satu raka’at.” (HR. Abu Daud dalam kitab ash-Shalaah bab Kamil Witr no. 1421, an-Nasa’I dalam kitab Qiyaamul Lail bab Dzikeil Ikhtilaafi ‘alaz Zuhri fii Haaditsi Abi Ayyub fil Witr no. 1711, Ibnu Majah dalam Iqaamatish Shalaah bab Maa Jaa-a fil Witr bi Tsalaatsin wa Khamsin wa Sab ‘in wa Tis ‘in no 1190, ath-Thahawi dalam Syarhu Ma’aanil Aatsar, I/291. Ibnu Hibban menliai hadits ini shahih no. 2407 sebagaimana pendapat dalam al-Ihsaan dan al-Hakim dalam al-Mustadrak I/444 dengan komentarnya bahwa “Sanad hadits ini shahih” dan disepakati oleh adz-Dzahabi.

Dan dari Aisyah radhiyallahu ‘anhuma ia berkata, “Bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam shalat dimalam hari (shalat Tahajjud) sedang ia berbaring dihadapannya. Bila tinggal tersisa shalat Witir yang belum dilakukan, beliau pun membangunkanna dan Aisyah pun shalat witir. ( telah ditakhrij sebelumnya)

Membaca Doa Qunut Dalam Shalat Witir

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga membaca doa qunut didalam shalat witirnya. Doa tersebut dibaca sebelum dan sesudah rukuk dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mempraktikan keduanya. Namun dari al-Qah thanu menjelaskan bahwa yang afdhal adalah qunut setelah rukuk karena sering disebutkan dalam sebagian hadits.

Dan menurut hadits yang bersumber dari hasan bin Ali bin Abi Thalib, doa qunut itu yang dibaca, artinya, “Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk,berilah aku kesehatan seperti orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan.

Lindungilah aku seperti orang-orang yang telah mendapat perlindungan-Mu, berilah keberkahan pada apa yang telah Engkau berikan kepadaku, lindungilah aku dari kejahatan yang telah Engkau tetapkan, karena sesungguhnya Engkau yang dapat menetapkan sesuatu dan tidak ada lagi yang berkuasa diatas-Mu. Sesungguhnya tidak akan terhina orang yang mendapat perlindungan-Mu. Maha Suci Allah, wahai Rabbku, lagi Maha Tinggi.” Wallahu a’lam bisshawaab

Belum ada Komentar untuk Anjuran Dan Keutamaan-Keutamaan Shalat Witir

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Anjuran Dan Keutamaan-Keutamaan Shalat Witir

apa itu puasa arafah dan apa niatnya

Apa Itu Puasa Arafah ? Dan Apa Niatnya?

T 25 July 2018 F , A WP-YNI

Bulan Dzulhijjah merupakan waktu yang ditunggu kedatangannya oleh seluruh umat musllim. Karena dibulan Dzulhijjah banyak terjadinya momen penting diantaranya karena hanya dibulan ini haji dan berqurban terlaksana dan bagi yang tidak melaksanakan haji dapat digantikan dengan berpuasa arafah dan tarwiyah... Selengkapnya

kejujuran dalam islam

Kejujuran… Harga Mahal Yang Harus Dibayar

T 20 March 2018 F A WP-YNI

Kejujuran merupakan salah satu sifat yang dimiliki setiap manusia. Kejujuran ialah mahal harganya. Kejujuran sendiri merupakan bagian dari kepercayaan. Orang yang telah kehilangan kejujuran pasti kehilangan kepercayaan,baik kepercayaan diri maupun kepercayaan dari orang lain. Manusia yang berbohong pada ucapannya pasti... Selengkapnya

apakah perbedaan shalat malam dan tahajud

Apakah Perbedaan Antara Shalat Malam Dan Tahajud?

T 7 September 2018 F A WP-YNI

Shalat Malam merupakan shalat sunnah yang dilakukan pada waktu malam hari terhitung setelah shalat isya sampai terbit fajar, baik dilakukan setelah tidur ataupun sebelum tidur. Contoh dari shalat malam ialah shalat witir, shalat tarawih, shalat hajat dan shalat sunnah mutlak... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi sekretariat kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai kegiatan sosial kami.

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Apriliani

Online

Sekretaris

Rohmat Sidik

Online

Apriliani

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00

Rohmat Sidik

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu ? 00.00