Beranda » Agama Islam » Amalan-Amalan Yang Dapat Menyia-nyiakan Puasa

Amalan-Amalan Yang Dapat Menyia-nyiakan Puasa

T Diposting oleh pada 25 April 2019
F Kategori ,
b Belum ada komentar
@ Dilihat 983 kali

Amalan-Amalan Yang Dapat Menyia-nyiakan Puasa Ramadhan

Dibulan Ramadhan setiap muslim diwajibkan untuk melaksanakan puasa. Menahan haus dan lapar dimulai dari fajar hingga terbenamnya matahari. Namun tidak hanya untuk menahan haus dan lapar tapi juga menahan dalam melakukan segala maksiat atau perbuatan yang menjurus ke sia-siaan. Karena, tidak sedikit kaum muslimin yang hanya melaksanakan puasa namun tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan hausnya. Dan ini  merupakan benar dikatakan oleh Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam dalam sabdanya:

رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الجُوْعُ وَالعَطَشُ

Artinya: “Betapa banyak orang yang berpuasa namun ia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR.Ath-Thobroniy dalam Al-kabir dan sanadnya tidak mengapa. Dari syaikh Al Albani dalam shohih At-Targib wa At Tarhib no. 1084 mengatakan bahwa hadits ini shahih ligoirihi- yaitu shahih dilihat dari jalur lainnya).

Lalu, apakah penyebab puasanya kaum muslimin menjadi sia-sia? Padahal kita sudah bersusah payah menahan lapar dan haus selama seharian penuh. Apalagi kesia-sian tersebut terjadi selama puasa sebulan penuh? Astaghfirullah aladzim.. semoga puasa kita memiliki nilai dan pahala didalamnya. Dan apa saja yang membuat puasa kita menjadi sia-sia? Dan berikut penjelasannya.

Penyebab Sia-Sianya Puasa Yang Telah Dilakukan

Ada beberapa dan perkataan seorang muslim yang membuat puasanya tidak bernilai atau sia-sia. Bahwasanya bukan hanya menahan haus dan lapar saja, inilah penyebab sia-sianya puasa yang telah kita lakukan:

  1. Berkata Dusta (Az- Zuur)

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِى أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ

            Artinya: “ Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta malah mengamalkannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan.” (HR. Bukhari : 1903)

As-Suyuri menjelaskan bahwa Az-Zuur ialah berkata dusta dan memfitnah. Sedangkan mengamalkannya berarti melakukan perbuatan keji yang merupakan konsekuensinya yang telah Allah larang. (Syarh Sunan Ibnu Majah, 1/121, Maktabah Syamilah)

  1. Berkata lagwu dan rofats

Amalan buruk yang membuat amalan puasanya orang menjadi sia-sia adalah perkataan lagwu (sia-sa) dan rofats (porno). Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

لَيْسَ الصِّيَامُ مِنَ الأَكْلِ وَالشَّرَبِ ، إِنَّمَا الصِّيَامُ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ ، فَإِنْ سَابَّكَ أَحَدٌ أَوْ جَهُلَ عَلَيْكَ فَلْتَقُلْ : إِنِّي صَائِمٌ ، إِنِّي صَائِمٌ

Artinya: “ Puasa bukanlah hanya menahan makan dan minum saja. Akan tetapi, puasa adalah dengan menahan diri dari perkataan lagwu dan rofats. Apabila ada seseorang yang mencelamu atau berbuat usil padamu, katakanlah padanya, “Aku sedang puasa, aku sedang puasa”.” (HR. Ibnu Majah dan Hakim. Syaikh Al-Albani dalam shahih At Targib wa At Tarhib no. 1082 mengatakan bahwa hadist ini shahih)

Apakah yang dimaksud dengan lagwu dan rofats?

Dalam Fathul Bari (3/346), Al-Akhfasy mengatakan, “Lagwu adalah perkataan sia-sia dan semisalnya yang tidak berfaedah.”

Lalu yang dimaksud dengan rofats dalam Fathul Bari (5/157), Ibnu Hajar mengatakan, “Istilah rofats digunakan dalam pengertian ‘kiasan untuk hubungan badan’ dan semua perkataan yang keji.” Atau dengan kata lain ialah kata-kata porno.

  1. Melakukan perbuatan maksiat

Menyadari bahwasanya puasa tidak hanya untuk menahan lapar dan dahaga saja, namun juga menghindari perbuatan-perbuatan maksiat.

Dari Jabir bin ‘Abdillah menyampaikan petuah yang sangat bagus untuk kita ketahui, “Seandainya kamu berpuasa maka hendaklah pendengaranmu, penglihatanmu dan lisanmu turut berpuasa dari dusta dan hal-hal yang haram serta janganlah kamu menyakiti tetangga. Bersikap tenang dan berwibawalah dihari puasamu. Janganlah kamu menjadikan puasamu dan hari tidak berpuasamu sama saja.

Maka, seburuk-buruknya puasa ialah yang hanya menahan lapar dan dahaganya saja, sedangkan maksiat selalu dilakukan. Ibnu Rojab mengatakan bahwa, “Tingkatan puasa yang paling rendah hanya meninggalkan minum dan makan saja.”

 

Pahala Tak Terhingga Didalam Puasa Ramadhan

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya “Setiap amalan kebaikan anak Adam akan dilipat gandakan menjadi 10 hingga 700x dari kebaikan yang semisal. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman , “Kecuali puasa, amalan tersebut untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya karena dia telah meninggalkan syahwat dan makanannya demi Aku.” (HR. Muslim : 1151).

Amalan selain puasa akan diganjar 10 hingga 700x. namun khusus untuk amalan puasa, Allah sendiri yang akan membalasnya. Lalu sebesar apakah balasan amalan puasa tersebut? Mari perhatikan penjelasan dari Ibnu Rojab dibawah ini:

“hadits diatas adalah mengenai pengecualian puasa dari amalan yang dilipat gandakan menjadi 10 kebaikan hingga 700 kebaikan yang semisal. Khusus untuk puasa, tak terbatas lipatan ganjarannya dalam bilangan-bilangan tadi. Bahkan Allah ‘Azza wa Jalla akan melipat gandakan pahala orang yang berpuasa hingga bilangan yang tak terhingga. Alasannya karena puasa itu mirip dengan sabar. Mengenai ganjaran sabar, Allah subhanahuwata’ala berfirman,

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Artinya: “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dibalas dengan pahala tanpa batas.” (QS. Az-Zumar : 10)

Dan itulah amalan-amalan yang membuat puasanya seseorang menjadi sia-sia. Dan tidak dapat dipungkiri bahwasanya masih banyak orang-orang yang melakukan hal tersebut. Semoga puasa kita tidak menjadi sia-sia dan menjadi puasa yang berkah dan sarat akan kandungan pahala yang berlipat didalamnya. Aamiin

Belum ada Komentar untuk Amalan-Amalan Yang Dapat Menyia-nyiakan Puasa

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Amalan-Amalan Yang Dapat Menyia-nyiakan Puasa

Bagaimana Cara Mengatasi Kesedihan Menurut Islam_

Bagaimana Cara Mengatasi Kesedihan Menurut Islam?

T 4 May 2020 F , A Admin Web YNI-1

bagaimana cara mengatasi kesedihan menurut islam? dan apa saja amalan yang daoat di jalankan untuk membuang kesedihan?

amalan di 10 hari terakhir ramadhan

Amalan Pada 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan

T 6 June 2018 F A Admin Web YNI-1

Sudah memasuki waktu 10 hari terakhir ramadhan, hendaklah kita lebih berkutat diri dengan mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. Karena pada 10 malam terakhir dibulan ramadhan Allah menurunkan begitu banyak keutamaan. Maka sangat disayangkan bila kita melewati 10 malam terakhir... Selengkapnya

Anjuran Menuntut Ilmu Di Bulan Ramadhan

Anjuran Menuntut Ilmu Di Bulan Ramadhan

T 8 May 2019 F , A Admin Web YNI-1

Anjuran Menuntut Ilmu Di Bulan Ramadhan

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi sekretariat kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai kegiatan sosial kami.

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Apriliani

Online

Apriliani

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00