Beranda » Agama Islam » Adab-Adab Terhadap Hewan Menurut Islam

Adab-Adab Terhadap Hewan Menurut Islam

T Diposting oleh pada 30 October 2019
F Kategori ,
b Belum ada komentar
@ Dilihat 787 kali
Adab-Adab Terhadap Hewan Menurut Islam

ISLAM mengajarkan untuk saling menyayangi kepada seluruh makhluk hidup. Allah subhanahu wa ta’ala mengajarkan rasa saling kasih sayang. Baik terhadap sesame manusia bahkan juga terhadap hewan dan tumbuhan. Binatang dan tumbuhan juga sama-sama makhluk hidup ciptaan Allah subhanahu wa ta’ala. Kita di larang untuk berbuat semena-mena atau menyiksanya.

Menyayangi hewan dan melindunginya merupakan sikap terpuji. Dari Sahl bin ‘amr, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melewati seekor unta yang punggungnya menempel dengan perutnya (gambaran nya hewan tersebutsangat kurus karena tidak baik dalam mengurusnya)”. Beliau bersabda,

اتَّقُوا اللَّهَ فِى هَذِهِ الْبَهَائِمِ الْمُعْجَمَةِ فَارْكَبُوهَا صَالِحَةً وَكُلُوهَا صَالِحَةً

Artinya: “Bertaqwalah kalian kepada Allah pada binatang-binatang ternak yang tidak bisa berbicara ini. Tunggangilah ia dengan baik-baik, makanlah pula dengan cara yang baik pula,” (HR. Abu daud : 2548. Al hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Dan Imam Nawawi mengatakan bahwa dalam Riyadhus Sholihin bahwa hadits ini shahih.)

Berbuat Baik Kepada Seluruh Hewan

Hewan merupakan salah satu makhluk hidup ciptaan Allah, mereka juga memiliki hati nurani dan perasaan. Maka dari itu, Islam mengajarkan bahwa menyayangi binatang dengan merawat dan menjaganya maka balasan terhadapnya ialah surge.

Dan berikut ini adab terhadap hewan yang harus kita laksanakan dengan hati ikhlas dan rasa menyayangi terhadap hewan:

  • Memberikan makan dan minum

Memberikan makan kepada hewan yang lapar dan memberikan minum kepada hewan yang kehausan merupakan salah satu dari perintah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Rasulullah bersabda, yang artinya:

“Pada setiap yang mempunyai hati yang basah (hewan) itu terdapat pahala (dalam berbuat baik kepada-Nya).” (HR. Bukhari : 2363).

Lalu dari riwayat sama yang lainnya mengatakan,

“Barang siapa yang tidak belas kasih niscaya tidak di belaskasihi.” (HR. Bukhari : 5997 dan Muslim : 2318)

Serta perawi lainnya mengatakan bahwa,

“Kasihanilah siapa yang ada di bumi ini, niscaya kalian di kasihani oleh yang ada di langit.” (HR. At-Tirmidzi : 1924)

  • Tidak menyiksa hewan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya :

“Seorang perempuan masuk neraka karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati, maka dari itu ia masuk neraka karena kucing tersebut, di sebabkan ia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum di saat ia mengurungnya dan tidak pula ia membiarkannya memakan serangga di bumi.” (HR. Bukhari : 3482)

  • Menyayangi dan mengasihi kepada hewan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda ketika para sahabatnya menjadikan burung sebagai sasaran memanah.

“Allah mengutuk orang yang menjadikan sesuatu yang bernyawa sebagai sasaran.” (HR. Bukhari : 5515 dan Muslim : 1958)

  • Membenarkan proses penyembelihan atau membunuhnya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya,

“Sesungguhnya Allah telah mewajibkan ihsan atas segala sesuatu, maka apabila kalian membunuh hendaklah berlaku ihsan di dalam pembunuhan dan apabila kalian menyembelih hendaklah berlaku baik di dalam penyembelihan dan hendaklah salah seorang kamu menyenangkan sembelihannya dan hendaklah ia mempertajam mata pisaunya.” (HR. Muslim : 1955)

  • Boleh membunuh hewan yang mengganggu

Di perbolehkan untuk membunuh hewan yang mengganggu sepeprti anjing buas, serigala, ular, tikus, kalajengking dan lain sebagainya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Ada lima macam hewan fasik yang boleh di bunuh di waktu halal (tidak ihram) dan di waktu ihram , yakni ular, burung gagak yang putih punggung dan perutnya, tikus, anjing buas dan rajawali.” (HR. Muslim : 1198) pula ada hadits yang memperbolehkan membunuh kalajengking dan mengutuknya.

  • Harus tetap menjalankan kewajiban kepada Allah. Tidak lupa untuk beribadah dan taat kepada-Nya. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ ۚ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

Artinya: “ Hai orang-orang yang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barang siapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi.” (QS. Al-Munafiqun : 9)

Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam-pun telah bersabda berkenaan dengan kuda:

“Kuda itu ada 3 macam. Kuda bagi seseorang menjadi pahala, kuda bagi seseorang menjadi pelindung dan kuda bagi seseorang menjadi dosa. Adapun kuda yang mendatangkan pahala adalah kuda seseorang yang di pangkal untuk fisabilillah, ia banyak berdiam di padang rumput atau di taman. Maka apa saja yang ia makan selama di pangkal di padang rumout atau di rumah itu, maka pemiliknnya mendapatkan pahala-pahala kebajiakn. Dan sekiranya ia meninggalkannya lalu mendaki satu atau dua tempat tinggi, maka jejak dan kotorannya menajdi pahala-pahala kebajikan baginya. Maka dari itu kuda seperti itu menjadi pahala bagi pemiliknya. Kuda yang di ikat oleh seseorang karena ingin menjaga kehormatan diti (tidak minta-minta) dan oa tidak lupa akan hak Allah subhanahu wa ta’ala pada leher ataupun punggung kuda itu, maka kuda itu menjadi pelindung baginya. Dan kuda yang diikat di pangkal oleh seseorang karena kebanggaan, riya dan memusuhi orang-orang islam, maka kuda itu mendatangkan dosa baginya.” (HR. Bukhari : 2371)

Hikmah Berbuat Baik Kepada Hewan

Menyayangi hewan dan makhluk hidup lainnya merupakan salah satu sikap orang yang beriman. Mereka yang telah kita kasihi dan merawatnya dengan sepenuh hati akan menjadi ladang pahala bagi kita. Serta akan menjadi salah satu penyebab kita masuk ke dalam surganya Allah subhanahuwa ta’ala.

Pernah di kisahkan, bahwa seorang wanita pezina yang masuk surge karena ia telah membantu seekor anjing yang kehausan dengan memberikannya minum. Dan wanita tersebut sedang bertaubat sebelum akhirnya meninggal dunia. Dari salah satu kisah ini dapat kita petik hikmah bahwa perbuatan baik sekecil apapun akan Allah balas .

Semoga kita semua dapat menjadi kaum muslimin yang saling menyayangi kepada sesame makhluk hidup. Karenanya, kita tidak hidup sendirian di dunia ini. Sekecil amal kebaikan yang kita lakukan pasti akan Allah balas dengan pahala yang setimpal.

Wallahu’alam Bisshowab

Belum ada Komentar untuk Adab-Adab Terhadap Hewan Menurut Islam

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Adab-Adab Terhadap Hewan Menurut Islam

Bagaimana Cara Mengatasi Kesedihan Menurut Islam_

Bagaimana Cara Mengatasi Kesedihan Menurut Islam?

T 4 May 2020 F , A Admin Web YNI-1

bagaimana cara mengatasi kesedihan menurut islam? dan apa saja amalan yang daoat di jalankan untuk membuang kesedihan?

Sebab Menolong Akan Berbalik Di Tolong

Sebab Menolong Akan Berbalik Di Tolong

T 6 February 2020 F A Admin Web YNI-1

Setiap manusia pasti memiliki masalah dan persoalan. Sesungguhnya masalah itu ada karena atas izin dari Allah SWT. Memberikan kita beberapa atau banyak masalah semata-mata membuat kita semakin kuat dan tegar, tapi bukan hanya itu persoalan yang muncul bisa jadi agar... Selengkapnya

apa itu qurban dan apa keutamaannya

Apa Itu Kurban? Dan Apa Keutamaannya?

T 20 July 2018 F A Admin Web YNI-1

Qurban berasal dari bahasa Arab yakni “Qurban” yang artinya dekat (قربان). Kurban dalam islam juga disebut dengan Al-Udhhiyah dan Adh-dhahiyyah yang artinya binatang sembelihan, seperti unta, sapi atau kerbau, dan kambing yang disembelih pada hari raya Idul Adha dan hari-hari... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi sekretariat kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai kegiatan sosial kami.

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Apriliani

Online

Apriliani

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00