Tag: wajib menuntut ilmu

keutamaan menuntut ilmu

Janji Allah Bagi Manusia Yang Menuntut Ilmu

Ilmu merupakan pengetahuan untuk kita, dengan ilmu kita akan mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk. Maka itu manusia yang tak berilmu bagai terjebak didalam kegelapan. Mereka tak tahu kemana mereka harus melangkah, bagaimana mereka harus berbuat. Dan terkadang kebodohan mereka membuat mereka melakukan kesalahan yang tak dapat dimaafkan. Disisi lain fikiran mereka tak dapat memilih mana yang baik dan buruk.

Menuntut ilmu itu salah satu ibadah. Dan tidak diragukan lagi bahwa menuntut ilmu merupakan perbuatan yang mulia. Menuntut ilmu sama halnya berjihad dijalan Allah, yang mana dijelaskan dalam sebuah hadist Rasulullah SAW yang berbunyi : “Barang siapa yang keluar untuk menuntut satu bab dari ilmu pengetahuan, ia telah berjalan fi sabilillah sampai ia kembali kerumahnya.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi).

keutamaan menunt

Dan sungguh Maha Besar Allah atas segala kekuasaan dan pengetahuanNya yang tidak dimiliki siapapun, maka banyak balasan bagi manusia yang mau menuntut ilmu. Dijelaskan dalam sebuah ayat Al-Qur’an, Allah akan mengangkat derajat seseorang yang mau menuntut ilmu yang berarti: “ Allah  akan meninggikan orang-orang yang beriman diantara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (QS. Al-Mujadalah : 11).

 

Balasan Bagi Manusia Yang Gemar Menuntut Ilmu

Dijelaskan dalam sebuah hadits, bahwa sesungguhnya diwajibkan bagi laki-laki maupun perempuan untuk menuntut ilmu. Yang mana dapat mereka bedakan mana yang baik dan buruk bagi mereka. Diriwayatkan oleh Ibnu Abdil Barr , “ Mencari ilmu itu adalah wajib bagi setiap muslim laki-laki maupun muslim perempuan.” (HR. Ibnu Abdil Barr).

Dan berikut balasan bagi orang-orang yang mau dan gemar menuntut ilmu :

  1. Memperoleh Kebahagiaan Didunia Dan Akhirat

Dijelaskan dalam sebuah hadits Rasulullah SAW, bahwa seseorang yang ingin bahagia didunia dan akhirat hendaklah mereka menuntut ilmu.

“Siapa yang menginginkan (kebahagiaan) dunia, maka harus dengan ilmu, siapa yang menginginkan (kebahagiaan) akhirat, maka harus dengan ilmu, dan siapa yang menginginkan (kebahagiaan) keduanya (dunia dan akhirat), maka harus dengan ilmu”Pekerjaan menuntut ilmu merupakan ibadah.

  1. Investasi Masa Depan Dan Ladang Pahala

Ini merupakan renungan bagi kita, yang entah kapan malaikat pencabut nyawa akan mendatangi kita untuk menjalani kehidupan di alam lain. Bila masa itu tiba, tidak ada yang dapat kita lakukan untuk menambah atau mengisi pahala-pahala kita,namun didalam hadits dijelaskan, bahwa “ Jika anak Adam meninggal dunia, amak terputuslah amalnya kecuali 3 perkara, yaitu sodaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang selalu mendoakan orang tuanya.” (HR. Muslim) dari hadits tersebut terlihat jelas bahwa ilmu itu sangat penting untuk investasi masa depan kita. Disertai sodaqoh jariyah dan doa anak soleh yang dapat menambah pahala kita meski kita telah meninggal dunia.

  1. Dimudahkan Jalannya Menuju Surga

Janji Allah berikutnya bagi manusia yang menuntut ilmu ialah dimudahkan baginya jalan menuju surga, dijelaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Turmudzi, bahwa “ Barang siapa yang menempuh jalan untuk mencari suatu ilmu. Niscaya Allah memudahkannya kejalan menuju surga”. (HR. Tirmidzi)

  1. Semua Makhluk Memohon Untuk Ampunan Dosanya

Dijelaskan dalam sebuah hadits, yang dimana semua bintang hingga makhluk memohon ampunan dosa bagi orang yanb menuntut ilmu. Diriwayatkan oleh Ibnu Abdurrahman, bahwa, dari Anas r.a berkata : Rasulullah SAW bersabda : “menuntut ilmu itu wajib atas setiap orang islam, karena sesungguhnya semua (makhluk) sampai bintang-bintang yang ada di laut memohonkan ampun untuk orang yang menuntut ilmu.” (HR. Ibnu Abdurrahman)

 

Menuntut Ilmu Dengan Acuan Alkitab Dan Al Hadits

Dizaman kini sangat banyak orang-orang yang tersesat dari jalannya. Menuntut ilmu namun menemukan guru yang salah, hendaklah kita mencari guru yang dikenal dengan keislaman dan ketaqwaannya kepada Allah. Yang dimana beliau mengeluarkan ucapan dan perilaku berdasarkan Al-Qur’an dan hadits shahih. Maka harus cermatlah kita dalam mencari seorang guru untuk menjadi pengajar yang mengajarkan kejalan yang benar.

Selain itu, tugas kita sebagai umat muslim yang berilmu atau mengetahui sesuatu walau tak banyak hendaklah kita sampaikan kepada mereka yang belum mengetahuinya. Mengamalkan ilmu, Sampaikanlah kepada umat muslim lainnya sesuai dengan kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki masing-masing. Karena dijelaskan oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya :

Dari Abdullah bin Amru, sesungguhnya Nabi SAW. Bersabda : “ Sampaikanlah olehmu (apa-apa yang telah kamu peroleh) dariku walaupun hanya satu ayat Al-Qur’an.” (HR. Buhkari). Dalam islam, menuntut ilmu hukumnya ialah wajib’ain bagi setiap muslim laki-laki maupun perempuan. Bahkan ayat Al-Qur’an yang turun adalah wahyu yang memerintahkan kita untuk membaca pada surah Al-Alaq 1-5 yang artinya :

  1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan,
  2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal arah,
  3. Bacalah, dan Tuhanmu yang Maha Pemurah,
  4. Yang mengajar manusiad dengan Qalam,
  5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

 

manfaat belajar agama

Pentingkah Mempelajari Agama Islam Di Era Modern Seperti Ini?

Islam.. Apa itu islam? Semua orang-orang pasti mengatakan bahwa itu adalah agama. Tapi apakah arti dari islam sendiri? baiklah, dalam konteks yang cukup banyak, islam secara harfiyah berarti damai, berserah diri, selamat, bersih, dan patuh. Yang terbentuk dari huruf sim, lam, mim yang berarti “selamat”(salama).  Dapat disimpulkan islam ialah agama suci yang membawa pada keselamatan umat yang memeluk agama itu dengan ikhlas dan menjalankan perintah-Nya.

Lalu, pentingkah mempelajari agama islam di era modern seperti ini? Kalau kita lihat secara mata telanjang kita berada dalam keberagaman agama dan era globalisasi, yang mana begitu banyak budaya asing yang masuk kedalam islam. Tentunya sebagai umat islam yang tahu akan mana baik dan buruknya sesuatu harus dapat kita saring kembali. Sungguh banyak budaya dan kebiasaan asing yang membaur dengan agama islam, dapat dilihat namun tidak langsung dirasakan.

Hendaklah kita mempelajari yang baik untuk kebaikan diri kita sendiri. Dijelaskan dalam suatu surah Al-Quran yang berarti : “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantalah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia lah yang lebih mnegetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. An-Nahl : 125)

Kemuliaan Yang Diperoleh Dengan Mempelajari Agama Islam

Islam adalah agama yang mulia, yang mengajarkan umatnya untuk selalu berbuat baik kepada sesama manusia, tidak pandang agama atau keyakinan apa yang mereka anut. Ini merupakan salah satu kemuliaan yang diperoleh dalam mempelajari agama islam. Allah SWT dalam firmannya : “Sesungguhnya Allah SWT. Menyuruh berlaku adil dan berbuat kebaikan dan memberi kepada kaum kerabat dan melarang dari berbuat keji dan hal yang tidak disenangi, dan memberontak. Dia memberi kamu nasihat supaya kamu memngambil pelajaran.” (QS. An-Nahl : 91)

manfaat belajar agama

Dan berikut sedikit ulasan yang terkait :

  1. Karena Islam Sebagai Wahyu Allah

Dijelaskan dalam sebuah surah An-najm ayat 3-4 yang berarti : “Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Qur’an) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).”

  1. Islam Sebagai Pedoman Hidup

Kitab agama islam ialah Al-Qur’an, Al-Qur’an merupakan wahyu-wahyu(perkataan) Allah SWT agar dapat manusia jadikan pedoman untuk dikehidupannya. Agar terarah hidupnya dan memiliki tujuan yang baik.

“Al-Qur’an ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini.” (QS. Al-Jatsiyah : 20)

  1. Sebagai Pembimbing Manusia Ke Jalan Yang Lurus

Dizaman modern sekarang ini, banyak sekali budaya asing yang menjamur dan sangat terlihat. Bagi kaum muslimin yang beriman dan bertaqwa kepada Allah haruslah kita mendalami islam lebih dalam lagi. Agar dapat menuntun kita kejalan yang benar.

Allah berfirman : “Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalanKu yang lurus, maka ikutilah dia dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalanNya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertaqwa.” (QS. Al-An’am : 153)

  1. Dapat Beribadah Sesuai Dengan Tuntunan

Beribadah merupakan suatu hal yang tidak mungkin terpisahkan dari kehidupan seorang muslim. Dan porosnya kaum muslim ialah ibadah, ada banyak sekali macam-macam ibadah alam islam mulai dari shalat, puasa, zakat, pergi haji dan lain sebagainya. Beribadah harus menggunakan ilmu, Rasulullah Shalallah ‘Alaihi wassalam bersabda dalam artinya :

“Barang siapa yang mengerjakan suatu amalan yanng tidak ada dalam urusan kami, maka ia tertolak” ( HR. Buhkari dan Muslim )

Haruslah kita mempelajari ilmu dari pengajar yang terpercaya, yang memiliki kapasitas tentang ilmu yang akan kita pelajari. Karena ibadah adalah urusan yang akan dipertanggung jawabkan di akhirat nanti, oleh karena itu kita harus berhati-hati dalam belajar dan mencari seorang pengajar diera ini. Dimana banyak sekali akan ajaran sesat hingga para guru yang mengajarkan ke arah berlainan.

  1. Kitab Islam Sebagai Acuan Dalam Hukum Dan Pengambilan Keputusan

Banyak dari para pengambil keputusan yang salah dalam putusannya. Hendak lah kita jadikan Al-Qur’an sebagai sumber hukum yang mutlak. Al-Qur’an merupakan sumber hukum yang selalu digunakan oleh Rasulullah. Beliau tidak mengasal-asalkan keputusan yang dibuatnya dimana selalu dengan Al-Qur’an sebagai pedomannya.

Dijelaskan dalam surah Al-Maidah ayat 44 yang berarti : “Barang siapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.” (QS. Al-Maidah : 44)

Dalam surah lain dijelaskan , yang artinya : “Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata. (QS. Al-Ahzab : 36)

Hikmah Dari Mempelajari Islam Untuk Kehidupan

Islam adalah agama yang dibawa oleh Rasulullah SAW, Islam pula yang mengajarkan banyak kebajikan, sebagai sumber hukum (Al-Quran) yang benar, sebagai tuntunan hidup kaum muslimin. Hendaklah kita mempelajari Al-Quran yang dimana setiap perbuatan kita selalu ada adabnya, dari adab dengan orang tua, adab dengan teman dan ada adab untuk makan, minum, berpakaian dan lain sebagainya. Sungguh islam mengatur segalanya sesuai dengan porsinya.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an surah An-Nahl ayat 97 yang berarti : “ Barang siapa yang mengerjakan amal shaleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. An-Nahl : 97)

Dan sebagian orang mungkin mengganggap hukum dari mempelajari ilmu agama(islam) hanya sunnah saja, tapi sesungguhnya menuntut ilmu wajib bagi setiap muslim  didalam beberapa kondisi. Dizaman modern contohnya, sangat penting bagi kita mempelajari ilmu agama dan memperdalam agama islam kita. Agar kita dapat membedakan mana yang baik dan yang buruk. Mana yang dilaksanakan mana yang dijauhi.

Dalam hadits Rasulullah Shallallahu’Alaihi Wassalam ,bersabda : “Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim” (HR. Ibnu Majah)

Marilah kita memperkokoh iman kita dengan lebih mendalami agama islam pada diri kita, agama yang lurus dan  terakhir yang Rasulullah SAW bawa kepada umatnya..

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Nurul

Online

Nurul

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00