Tag: hikmah bersedekah

bersedekah dibulan ramadhan

Keutamaan Banyak Bersedekah Di Bulan Ramadhan

Sedekah di bulan ramadhan sangatlah dianjurkan. Bagaimana tidak, keutamaan dibulan ramadhan merupakan alasan terbaik orang mukmin untuk memperbanyak sedekah.  Rasulullah SAW merupakan manusia yang sangat bersemangat dalam berbuat kebaikan. Dari Ibnu Abbas Radhiallahu’anhuma, ia berkata:

“Nabi SAW adalah orang yang paling gemar bersedekah. Semangat beliau dalam bersedekah lebih membara lagi ketika bulan Ramadhan. Tatkala itu Jibril menemui beliau. Jibril menemui beliau setiap malamnya dibulan Ramadhan. Jibril mengajarkan Al-Qur’an kala itu. Dan Rasul SAW adalah yang paling semangat dalam melakukan kebaikan bagai angin yang bertiup.” (HR. Bukhari : 3554 dan Muslim : 2307)

Dan ini bukan hanya perintah Nabi Muhammad SAW namun, termasuk perintah Allah SWT. Karena kedermawanan merupakan salah satu dari sifat Allah Ta’ala.

“Sesungguhnya Allah Ta’ala itu Maha Memberi, Ia mencintai kedermawanan serta akhlak yang mulia, Ia membenci akhlak yang buruk.” (HR. Al Baihaqi). Dan diteruskan oleh sabda Nabi Shallallahu’alaihi wassalam yang artinya, “Tangan yang di atas lebih baik dari tangan yang dibawah. Tangan diatas adalah orang yang memberi dan tangan yang dibawah adalah orang yang meminta.” (HR. Bukhari dan Muslim)

bersedekah dibulan ramadhan

Alasan Dianjurkannya Banyak Bersedekah Dibulan Ramadhan

Tak dapat dielakkan, bulan Ramadhan merupakan bulan dengan pahala yang Allah siapkan dengan berlipat ganda. Lalu apa sajakah alasan lainnya? Berikut uraiannya.

  1. Bulan Ramadhan adalah waktu yang mulia dan pahal berlipat ganda pada bulan tersebut.
  2. Berderma dibulan ramadhan sama saja dengan membantu orang yang berpuasa. Dan orang yang membantu tersebut mendapat pahala seperti pahala mereka yang beramal.

“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikitpun juga.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad)

  1. Digabungkannya puasa dan sedekah merupakan sebab seseorang dimudahkan masuk surga.

Dari Ali, ia berkata bahwa Nabi SAW bersabda, “Sesungguhnya disurga ada kamar yangn luasnya bisa dilihat dari  dalamnya dan dalamnya bisa dilihat dari luarnya.” Lantas orang Arab Badui ketika mendengar hal itu langsung berdiri dan berkata, “Untuk siapa keistimewaan-keistimewaan tersebut wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, “Itu disediakan bagi orang yang berkata yang baik, memberi makan(kepada yang butuh), rajin berpuasa dan melakukan shalat dimalam hari ketika manusia terlelap tidur.” (HR. Tirmidwzi dan Ahmad)

  1. Didalam berpuasa pasti ada kekurangannya, maka sedekah merupakan penutup dari kekurangan tersebut. Oleh karena itu, diakhir ramadhan disyariatkan untuk seluruh kaum muslimin agar menunaikan zakat fitrah. Bertujuan mensucikan orang yang berpuasa. Dari Ibnu Abbas radiyallahuanhuma, ia berkata “Rasulullah Shallallahu’alaihi wassalam mewajibkan zakat fitrah untuk menyucikan orang yang berpuasa dari kata-kata yang sia-sia dan dari kata-kata kotor, juga untuk memberi makan kepada orang miskin.” (HR. Abu Daud : 1609 dan Ibnu Majah : 1827)
  2. Dibulan Ramadhan, Allah SWT beri kasih sayang dan berderma kepada hamba-hamba –Nya dengan memberikan rahmat, ampunan dan dibebaskan dari api neraka, terlebih lagi pada malam Lailatul Qadar
  3. Disyairatkan banyak berderma ketika puasa seperti memberi makan buka puasa adalah agar orang kaya dapat merasakanorang yang biasa menderita lapar sehingga mereka pun dapat membantu orang yang sedang kelaparan. Oleh karena itu sebagian ulama teladan dimasa silam ditanya, “kenapa kita diperintahkan untuk berpuasa?” Jawab mereka, “Supaya yang kaya dapat merasakan penderitaan orang yang lapar. Itu supaya ia tidak melupakan deritanya orang lapar.” (Lathaif Al-Ma’arif hal 300)

 

Imam Syafi’i rahimahullah berkata, “Aku sangat senang ketika melihat ada yang bertambah semangat mengulurkan tangan membantu orang lain dibulan Ramadhan karena meneladani Rasulullah SAW, juga karena manusia saat puasa sangat-sangat membutuhkan bantuan dimana mereka telah tersibukkan dengan puasa dan shalat sehingga sulit untuk mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan mereka. Contoh ulama yang seperti itu adalah Al-Qadhi Abu Ya’la dna ulama Hambali lainnya.” (Latahif Al-Ma’arif hal 301)

Semoga tangan dan kaki kita selalu ringan dalam berbuat kebaikan. Dan apapun kebaikan yang kita lakukan semata-mata hanya mengharapkan Allah SWT.

contoh bersedekah

Bersedekah.. Siapa Takut? Dan Apa Manfaatnya?

Bukankah kita pernah berpikir kenapa kita selalu kekurangan dalam kebutuhan hidup? Atau kita tak pernah berbagi karena kita takut kekurangan? Mari sejenak kita renungkan, diluar sana banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan kita. Apa yang mereka makan dan minum? hingga tempat mereka berlindung dari dinginnya hujan dan teriknya matahari.

Sesungguhnya harta yang kita miliki ada hak milik bagi orang miskin,ialah orang yang membutuhkan bantuan dan uluran tangan para penyedekahnya. Namun banyak manusia yang memiliki harta lebih tapi masih takut merugi dan kekurangan dari hartanya itu,padahal bersedekah ialah satu sunnah Rasulullah yang patut kita ikuti. Dengan bersedekah ialah lebih baik dari pada berhaji selama tujuh kali.

Hakikatnya, dengan bersedekah atau berbagi kepada sesama itu dapat mensucikan harta, menambah rezeki dan menjaga harta kita. Dalam firman Allah, “ Janganlah kamu takut kepada kemiskinan karena membelanjakan harta dijalan Allah”. (Q.S Al Baqarah : 245)

Beberapa Keutamaan Atau Hikmah Lain Dari Bersedekah

Dan barang siapa yang bersedekah dipagi hari maka Allah akan melindunginya dari bencana sepanjang hari itu dan barang siapa yang bersedekah pada awal malam maka Allah akan menjaganya dari bencana sepanjang malam hari itu dan dengan bersedekah pula dapat memadamkan murkanya Allah SWT.

Maka begitu banyak keutamaan bersedekah baik di pagi dan malam hari maupun di waktu yang lain kita memiliki untuk bersedekah. Dan begitu pula banyak hikmah atau keutamaan lainnya yang kita dapat dari bersedekah,yakni :

  1. Sedekah Sebagai Penghapus Dosa

Sedekah juga menjadi penghapus dosa kita dan itu merupakan janji Allah .Dalam hadits dijelaskan, “ Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api “ (HR. Tirmidzi). Dosa yang dapat dihapus oleh sedekah ialah dengan kita melakukan taubat nasuha.

Kenapa demikian? Karena tidak mungkin segala dosanya dapat di hapus oleh Allah bagi orang yang melakukan sedekah namun dia mengulangi lagi dosa tersebut dan bersedekah lagi dan menganggapnya impas. Haruslah kita melakukannya(bersedekah) semata-mata karena memohon ampunanNya bukan untuk dapat mengulangi dosanya tersebut..

  1. Dilipat Gandakan Pahalanya Oleh Allah

Dalam firman Allah menjelaskan bahwa, “ Sesungguhunya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat gandakan (pahalanya) kepada mereka dan bagi mereka pahala yang banyak”. (QS. Al-Hadid : 18)

  1. Sedekah Ialah Pahala Yang Terus Mengalir

Dari Abu Huraira RA, bahwa sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda : “ Bila seseorang hamba telah meninggal, segala amalnya terputus, kecuali tigal hal: amal jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak salih yang mendoakannya”. (HR. Bukhari)

  1. Dijauhkan Dari Api Neraka

Janji Allah bagi manusia yang bersedekah ialah dijauhkannya api neraka bagi mereka yang bersedekah walau sebiji kurma. Diriwayatkan dalam sebuah hadits bahwa, “ jauhlah api neraka walau hanya dengan bersedekah sebjii kurma. Jika kamu tidak punya, maka bisa dengan kalimat tayyibah”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam hadits lain menjelaskan pula diriwayatkan oleh Baihaqi, Abu Huraira berkata, “ Barang siapa yang memberi makan kepada orang mukmin (makanan keinginannya) Allah mengharamkannya dari pada api neraka”.

  1. Bersedekah Sebagai Tolak Bala

“ Bersegeralah bersedekah, sebab yang namanya bala tidak pernah mendahului sedekah”. Dijelaskan dari Ali ra, Rasulullah SAW bersabda, “ Segeralah bersedekah, sesungguhnya musibah tidak dapat melintasi sedekah”. (HR. Razin,Misykat)

“ Obatilah semua kesulitanmu dengan bersedekah”.

“ Belilah semua kesulitanmu dengan bersedekah “.

Orang-Orang Yang Tidak Takut Berinfak Untuk Jalan Allah

Banyak  para sahabat Rasulullah terdahulu yang menyedekahkan harta yang mereka miliki. Yaitu Abu Bakar Siddiq yang menginfakkan seluruh hartanya pada suatu kesempatan, Umar radhiallahu’anhu yang menginfakkan separuh hartanya dan Utsman Bin Affan yang menyedekahkan 600 ekor unta dan menanggung biaya perang tabuk.

Para sahabat mengetahui ganjaran kebaikan apa yang akan mereka dapatkan dari bersedekah,hingga mereka tidak segan menginfakkan hartanya yang begitu banyak untuk umat muslimin dan membantu dakwah Rasulullah. Lalu,apa yang kita takutkan dari menyedekahkan harta kita?

Semoga kita menjadi manusia yang ringan tangan terhadap kebaikan. Dan dapat meneladani apa yang telah Rasulullah SAW dan para sahabatnya ajarkan atau dicontohkan kepada kita untuk mendapatkan balasan kebaikan atas yang Allah janjikan pada mereka yang ikhlas bersedekah. Dan tidak segan atau takut untuk bersedekah.  Aamiin …

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Nurul

Online

Nurul

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00