Tag: berkah puasa

Marilah Kita Menyambut Ramadhan Dengan Suka Cita

Marilah Kita Menyambut Ramadhan Dengan Suka Cita

Marilah Kita Menyambut Ramadhan Dengan Suka Cita

Insya Allah, tinggal menghitung hari lagi kita akan memasuki bulan yang penuh dengan kemuliaan bulannya manusia berbondong-bondong untuk meraup pahala yang melimpah, ialah bulan puasa Ramadhan Dan bagusnya, semua orang sudah tidak sabar menanti datangnya bulan ramadhan. Semua orang bersuka cita menyambut datangnya bulan ramadhan. Bagaimana kita tidak bergembira karena telah dijelaskan dalam sebuah hadits shahih yang artinya,

“ Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya. Pintu-pintu surga dibuka padanya. Pintu-pintu Jahim(neraka) ditutup. Setan-setan dibelenggu. Didalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan 1000 bulan. Siapa yang dihalangi dari kebaikannya, maka sungguh ia terhalangi.” (HR. Ahmad dalam Al-Musnad(2/385). Dinilai shahih oleh Al-Arna’uth dalam Takhrijul Musnad (8991).

Karena memang dibulan suci ini Allah SWT ladang pahala, rahmat, ampunan , keberkahan dan lain sebagainya. Namun, pastinya semuanya membutuhkan usaha agar hasil yang kita dapat secara optimal kita raih saat bulan ramadhan datang nanti. Sudahkah kita menyiapkan diri dengan datangnnya bulan ramadhan ini?

Persiapan Menyambut Kedatangan Bulan Ramadhan

Sudahkah membuat persiapan diri untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan ?Jika belum berikut beberapa uraian untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan agar banyak yang kita raih dari keutamaan bulan in, berikut ulasannya :

  1. Berdoa kepada Allah dengan sungguh-sungguh yang seperti di contohkan oleh ulama-ulama terdahulu. Yang mana mereka berdoa agar bertemu puasa Ramadhan semenjak enam bulan sebelumnya dan meminta kepada Allah SWT agar diterima puasanya semenjak enam bulan sesudahnya karena menjumpai Ramadhan merupakan suatu nikmat yang besar. Seperti yang telah dijelaskan oleh Mu’alla bin Fadhl, “Dulunya para salaf berdoa kepada Allah SWT (selama) enam bulan agar Allah mempertemukan mereka dengan bulan Ramadhan, kemudian mereka berdoa kepada-Nya (selama) enam bulan berikutnya agar Dia menerima (amal-amal shaleh) yang mereka kerjakan.” (Lathaif Al-Ma’aarif : 174)
  2. Membayar hutang puasa yang telah dilakukan pada bulan puasa tahun lalu dengan menggantinya dengan puasa ganti atau mengqada’nya. Dan dilarang mengulur-ulur waktu berganti puasa bila tidak ada perihal halangan (udzur syar’i) maka ia berdosa. Dan bila melewatkan masa mengqada’ puasanya, maka setelah bulan Ramadhan selesai di wajib membayar puasa dengan mengqada’nya dan juga fidyah menurut sebagian ulama.
  3. Mempersiapkan diri dengan iman dan taqwa yang penuh terhadap Allah akan melahirkan kemantapan jiwa dalam memetik sepenuhnya dari ibadah bulan puasa. Yaitu dengan melatih diri dengan banyak-banyak berpuasa sunah Sya’ban. Dibulan sya’ban dapat menjadi momentum kita melatih diri untuk menyambut bulan Ramadhan. Seperti yang telah disampaikan oleh Aisyah ra, “ Aku belum pernah melihat Nabi SAW berpuasa sebulan penuh kecuali bulan Ramadhan, dan aku belum pernah melihat Nabi SAW berpuasa sebanyak yang ia lakukan dibulan Sya’ban.” (HR. Bukhari dan Muslim.
  4. Mempersiapkan fisik agar terus sehat hingga datang bulan Ramadhan dan tidak ada kendala melewatkan pahala di bulan puasa Ramadhan. Karena kesehatan merupakan faktor utama agar nyaman dalam beribadah, orang yang sehat dalam melakukan ibadah dengan lancar namun sebaliknya bila seseorang sakit maka terganggulah ia dalam menjalankan ibadahnya, mari kita semangat dalam berolahraga untuk menjaga vitalitas badan yang fit untuk menyambut puasa nanti.
  5. Mempersiapkan finansial memang diperlukan pada bulan ini. Karena dibulan ini kita dianjurkan memperbanyak sadaqah, infaq dan ifthar (memberi bukaan). Dan pastinya tanpa membebankan ekonomi keluarga. Maka dibuatlah agenda keuangan agar dapat mengalokasikan dana untuk sadaqah dan kebutuhan keluarga.
  6. Mempersiapkan ilmu (memahami fiqih Ramadhan). Ketika Ramadhan akan datang hendak lah kita mengkaji ilmu-ilmu fikih tentang puasa. Seperti yang di jelaskan oleh Mu’adz bin Jabl ra berkata, “Hendaklah kalian memperhatikan ilmu, karena mencari ilmu karena Allah adalah ibadah.” Dan Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah mengomentari atsar tersebut, “Orang yang berilmu mengetahui tingkatan-tingkatan ibadah, perusak-perusak amal, dan hal-hal yang menyempurnakannya dan apa-apa yang menguranginya.” Oleh sebab itu bila suatu amal perbuatan tanpa dilandaskan oleh ilmu, maka kerusakannya lebih banyak dibandingkan dengan kebaikannya.
  7. Menyelenggarakan tarhib Ramadhan, tarhib Ramadhan ialah mengumpulkan kaum muslimin dimasjid untuk diberi arahan mengenai puasa, syarat-syarat dan adabnya. Seperti yang Rasulullah SAW lakukan, beliau memberi arahan kepada para sahabatnya. Abu Huraira ra berkata, “Menjelang kedatangan bulan Ramadhan, Rasulullah SAW bersabda, “Telah datang kepada kamu syahrun mubarak (bulan yang diberkahi). Diwajibkan kamu berpuasa padanya. Pada bulan tersebut pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, syaitan-syaitan dibelenggu. Padanya juga terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu blan, barang siapa yang terhalang kebaikan pada malam itu, maka ia telah terhalang dari kebaikan tersebut.” (HR. Ahmad, An-Nasa’i dan Al-Baihaqi).

 

Hikmah Menyambut Bulan Ramadhan Dengan Suka Cita

Marilah kita ajak saudara-saudara kita agar kita selalu siap siaga dalam menyambut bulan Ramadhan yang sudah diambang pintu ini dengan hati yang gembira dan menyiapkan diri untuk beribadah dengan optimal, agar Allah SWT menerima segala ibadah kita nanti. Karena sungguh banyak keutamaan hikmah dibulan ini.

Sekali lahi marilah kita mengendalikan diri dengan meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT, karena walaupun syaitan-syaitan dibelenggu namun didalam diri manusia itu sendiri terdapat akal pikiran yang dapat menghantarkan kita keperbuatan yang tidak baik atau membuang-buang pahala yang seharusnya kita dapatkan secara penuh.

Semoga kita dapat segera bertemu dengan Ramadhan yang sebentar lagi akan kita jumpai, persiapkan segala halnya menjadi matang. Agar terealisasikan segala persiapan yang telah kita buat. Dengan izin Allah SWT, pula keikhlasan hati meraih RahmatNya, HidayahNya, AmpunanNya dan segala ladang pahalaNya. Aamiin Aamiin Ya Robbal’aalamiin.

menyambung tali silaturahim di bulan Ramadhan

Ramadhan Indah, Mengikat Ukhuwah Kepada Sesama Umat

Ramadhan ialah bulan suci nan mulia, menjadi tamu agung untuk mereka yang mengharapkan ampunan Allah SWT dan merindukannya jannahNya. Bulan Ramadhan pula menjadi bulan pengikat ukhuwah kepada sesama umat. Mengikat tali silaturahim yang mana akan memperpanjang umur dan memperlancar rezeki kita.

Oleh karena itu, ada beberapa amalan-amalan yang dianjurkan untuk kita laksanakan agar tersampainya ukhuwah dan mempererat tali persaudaraan kepada sesama muslim. Yang sebelumnya kita atau orang lain tidak menyukai seseorang karena beberapa alasan, maka bulan Ramadhan adalah alasan terbaik untuk menghilangkan sifat benci dan dengki terhadap saudara kita.

Karena hanya dengan hati ikhlas, berbaikan kepada sesama muslim dan memperbaiki hubungan kita kepada sang maha pencipta. Maka dapat disimpulkan dibulan ini menjadi bulan satu-satunya mensucikan hati dan pikiran kita yang mana dapat memperbaiki ibadah kita kepada Allah SWT dan juga dapat mempererat ukhuwah islamiyah kita kepada umat muslim lainnya.

menyambung tali silaturahim di bulan Ramadhan

Menjaga Tali Silaturahim Kepada Sesama Umat

Dibulan Ramadhan ini kita dapat membangun tali silaturahim kepada umat muslim. Yang dimana akan menciptakan kedamaian. Yang dahulu kita hidup berkotak-kotak dan tidak perduli terhadap sesama dan sekitar, mulailah merubah diri menjadi lebik baik untuk kehidupan yang bahagia. Sebagaimana hadits Rasulullah SAW yang berbunyi:

مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِى رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِى أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

“Barangsiapa yang senang diluaskan rizqinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung hubungan silaturahmi”

Kita dapat melakukan amalan-amalan penyambung tali silaturahim dibulan Ramadhan dengan:

  1. Memperbanyak sedekah

Seorang manusia pasti akan merasa bahagia apabila mendapatkan sedekah dari saudaranya. Yang mana dapat meringankan beban hidup yang mereka alami. Disamping itu bersedekah dapat menumbuhkan rasa cinta kepada sesama umat dan menghilangkan rasa benci, sehingga dapat mempererat ukhuwah islamiyah kepada sesama. Dari Abdullah bin abbas ra, yang artinya:

“Rasulullah Shallallahu’alaihi wassalam adalah manusia yang paling dermawan dan kedermawanan beliau semakin bertambah ketika berada pada bulan Ramadhan”. (HR. Bukhori : 1902)

  1. Dapat menahan amarah dan mudah memaafkan kesalahan orang lain.

Tujuan dari melaksanakan puasa pada bulan Ramadhan ialah agar seseorang dapat meraih ketaqwaan. Allah Azza wa Jalla berfirman yang artinya, “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas kamu bertaqwa”. ( QS. Al-Baqarah : 183)

Dan salah satu sifat orang yang bertaqwa ialah mampu menahan amarahnya dan mudah memaafkan orang lain. Maka, hendaklah kita melatih diri kita untuk menahan amarah. Apabila seseorang mampu menahan amarahnya dan mudah memaafkan atas segala kesalahan, maka rasa persaudaraan akan semakin erat.

  1. Memberi makan kepada orang yang berbuka puasa

Dan salah satu amalan lain yang dapat kita lakukan untuk mempererat ukhuwah kita kepada umat muslim ialah dengan menyediakan makanan untuk orang-orang yang berbuka puasa. Dari Nabi SAW bersabda, yang artinya: “Barang siapa memberi makanan untuk berbuka puasa, maka ia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikitpun”. (HR. Tirmidzi : 807)

 

Macam Kebahagiaan Bagi Orang Yang Berpuasa

Sungguh banyak hikmah dibalik orang yang berpuasa, untuk meningkatkan taqwa kepada Allah dan menyambung tali sialturahim kepada sesama muslim. Ialah dapat mengkokohkan rasa peduli dan ukhuwah kita kepada umat. Janganlah kita menjadi salah satu orang yang masuk kedalam putusnya rahmat Allah SWT.

إِنَّ أَعْمَالَ بَنِي آدَمَ تُعْرَضُ كُلَّ خَمِيْسٍ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ فَلاَ يُقْبَلُ عَمَلُ قَاطِعِ رَحِمٍ

“Rahmat tidak akan turun kepada kaum yang padanya terdapat orang yang memutuskan tali silaturahim” (HR. Muslim)

Mudah-mudahan dengan keberkahan puasa Ramadhan ini dapat menghantarkan kita kepada kebahagiaan yang akan dengan mudahnya kita raih. Dengan memperbaiki hubungan kita kepada Allah SWT dan mempererat ukhuwah kepada sesama umat muslim, terhantarlah kita kepada keberkahan puasa Ramadhan yang kita idam-idamnkan

Aamiin Aamiin Ya Robbal’aalamiin

berpuasa sunah menyambut bulan puasa ramadhan

Marilah Kita Menyambut Ramadhan Dengan Suka Cita

Insya Allah, tinggal menghitung hari lagi kita akan memasuki bulan yang penuh dengan kemuliaan bulannya manusia berbondong-bondong untuk meraup pahala yang melimpah, ialah bulan puasa Ramadhan Dan bagusnya, semua orang sudah tidak sabar menanti datangnya bulan ramadhan. Semua orang bersuka cita menyambut datangnya bulan ramadhan. Bagaimana kita tidak bergembira karena telah dijelaskan dalam sebuah hadits shahih yang artinya,

“ Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya. Pintu-pintu surga dibuka padanya. Pintu-pintu Jahim(neraka) ditutup. Setan-setan dibelenggu. Didalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan 1000 bulan. Siapa yang dihalangi dari kebaikannya, maka sungguh ia terhalangi.” (HR. Ahmad dalam Al-Musnad(2/385). Dinilai shahih oleh Al-Arna’uth dalam Takhrijul Musnad (8991).

Karena memang dibulan suci ini Allah SWT ladang pahala, rahmat, ampunan , keberkahan dan lain sebagainya. Namun, pastinya semuanya membutuhkan usaha agar hasil yang kita dapat secara optimal kita raih saat bulan ramadhan datang nanti. Sudahkah kita menyiapkan diri dengan datangnya bulan ramadhan ini? bulan puasa wajib ini sangat dirugikan bila kita tidak menyiapkan diri terlebih dulu loh !

berpuasa sunah menyambut bulan puasa ramadhan

Persiapan Menyambut Kedatangan Bulan Suci Ramadhan

Sudahkah membuat persiapan diri untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan ?Jika belum berikut beberapa uraian untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan agar banyak yang kita raih dari keutamaan bulan in, berikut ulasannya :

  1. Berdoa kepada Allah dengan sungguh-sungguh yang seperti di contohkan oleh ulama-ulama terdahulu. Yang mana mereka berdoa agar bertemu puasa Ramadhan semenjak enam bulan sebelumnya dan meminta kepada Allah SWT agar diterima puasanya semenjak enam bulan sesudahnya karena menjumpai Ramadhan merupakan suatu nikmat yang besar. Seperti yang telah dijelaskan oleh Mu’alla bin Fadhl, “Dulunya para salaf berdoa kepada Allah SWT (selama) enam bulan agar Allah mempertemukan mereka dengan bulan Ramadhan, kemudian mereka berdoa kepada-Nya (selama) enam bulan berikutnya agar Dia menerima (amal-amal shaleh) yang mereka kerjakan.” (Lathaif Al-Ma’aarif : 174)
  2. Membayar hutang puasa yang telah dilakukan pada bulan puasa tahun lalu dengan menggantinya dengan puasa ganti atau mengqada’nya. Dan dilarang mengulur-ulur waktu berganti puasa bila tidak ada perihal halangan (udzur syar’i) maka ia berdosa. Dan bila melewatkan masa mengqada’ puasanya, maka setelah bulan Ramadhan selesai di wajib membayar puasa dengan mengqada’nya dan jug a fidyah menurut sebagian ulama.
  3. Mempersiapkan diri dengan iman dan taqwa yang penuh terhadap Allah akan melahirkan kemantapan jiwa dalam memetik sepenuhnya dari ibadah bulan puasa. Yaitu dengan melatih diri dengan banyak-banyak berpuasa sunah Sya’ban. Dibulan sya’ban dapat menjadi momentum kita melatih diri untuk menyambut bulan Ramadhan. Seperti yang telah disampaikan oleh Aisyah ra, “ Aku belum pernah melihat Nabi SAW berpuasa sebulan penuh kecuali bulan Ramadhan, dan aku belum pernah melihat Nabi SAW berpuasa sebanyak yang ia lakukan dibulan Sya’ban.” (HR. Bukhari dan Muslim.
  4. Mempersiapkan fisik agar terus sehat hingga datang bulan Ramadhan dan tidak ada kendala melewatkan pahala di bulan puasa Ramadhan. Karena kesehatan merupakan faktor utama agar nyaman dalam beribadah, orang yang sehat dalam melakukan ibadah dengan lancar namun sebaliknya bila seseorang sakit maka terganggulah ia dalam menjalankan ibadahnya.
  5. Mempersiapkan finansial memang diperlukan pada bulan ini. Karena dibulan ini kita dianjurkan memperbanyak sadaqah, infaq dan ifthar (memberi bukaan). Dan pastinya tanpa membebankan ekonomi keluarga. Maka dibuatlah agenda keuangan agar dapat mengalokasikan dana untuk sadaqah dan kebutuhan keluarga.
  6. Mempersiapkan ilmu (memahami fiqih Ramadhan). Ketika Ramadhan akan datang hendak lah kita mengkaji ilmu-ilmu fikih tentang puasa. Seperti yang di jelaskan oleh Mu’adz bin Jabl ra berkata, “Hendaklah kalian memperhatikan ilmu, karena mencari ilmu karena Allah adalah ibadah.” Dan Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah mengomentari atsar tersebut, “Orang yang berilmu mengetahui tingkatan-tingkatan ibadah, perusak-perusak amal, dan hal-hal yang menyempurnakannya dan apa-apa yang menguranginya.” Oleh sebab itu bila suatu amal perbuatan tanpa dilandaskan oleh ilmu, maka kerusakannya lebih banyak dibandingkan dengan kebaikannya.
  7. Menyelenggarakan tarhib Ramadhan, tarhib Ramadhan ialah mengumpulkan kaum muslimin dimasjid untuk diberi arahan mengenai puasa, syarat-syarat dan adabnya. Seperti yang Rasulullah SAW lakukan, beliau memberi arahan kepada para sahabatnya. Abu Huraira ra berkata, “Menjelang kedatangan bulan Ramadhan, Rasulullah SAW bersabda, “Telah datang kepada kamu syahrun mubarak (bulan yang diberkahi). Diwajibkan kamu berpuasa padanya. Pada bulan tersebut pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, syaitan-syaitan dibelenggu. Padanya juga terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu blan, barang siapa yang terhalang kebaikan pada malam itu, maka ia telah terhalang dari kebaikan tersebut.” (HR. Ahmad, An-Nasa’i dan Al-Baihaqi).

Hikmah Menyambut Bulan Ramadhan Dengan Suka Cita

Marilah kita ajak saudara-saudara kita agar kita selalu siap siaga dalam menyambut bulan Ramadhan yang sudah diambang pintu ini dengan hati yang gembira dan menyiapkan diri untuk beribadah dengan optimal, agar Allah SWT menerima segala ibadah kita nanti. Karena sungguh banyak keutamaan hikmah dibulan ini.

Sekali lahi marilah kita mengendalikan diri dengan meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT, karena walaupun syaitan-syaitan dibelenggu namun didalam diri manusia itu sendiri terdapat akal pikiran yang dapat menghantarkan kita keperbuatan yang tidak baik atau membuang-buang pahala yang seharusnya kita dapatkan secara penuh.

Semoga kita dapat segera bertemu dengan Ramadhan yang sebentar lagi akan kita jumpai, persiapkan segala halnya menjadi matang. Agar terealisasikan segala persiapan yang telah kita buat. Dengan izin Allah SWT, pula keikhlasan hati meraih RahmatNya, HidayahNya, AmpunanNya dan segala ladang pahalaNya. Aamiin Aamiin Ya Robbal’aalamiin.

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Nurul

Online

Nurul

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00