Tag: ada apa dibulan ramadhan

Ganjaran Pahala Puasa Di Bulan Ramadhan

Ganjaran Pahala Puasa Di Bulan Ramadhan

Ganjaran Pahala Puasa Di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan merupakan  bulan yang penuh dengan ampunan begitu juga pahala yang terkandung didalamnya. Maka hampir seluruh umat muslim banyak melakukan amalan-amalan baik untuk memperoleh ganjaran pahala yang banyak. Bulan Ramadhan merupakan bulannya Allah, pahala puasanya juga dari Allah subhanahuwata’ala. Dan itu merupakan diluar amalan pahala puasa. Hanya pahala puasa yang terpisah dari Allah langsung.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ. وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
artinya: “Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan di lipat gandakan dengan sepuluh kebaikan semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah subhanahuwata ‘ala berfirman , “Kesuali amalan puasa, amalan puasa tersebut adalah untukKu. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karenaKu. Bagi ornag yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah dari pada bau minyak kasturi.” (HR. Muslim : 1151).

 

Pahala Tidak Terbatas Bagi Orang Yang Berpuasa

Seperti yang telah dijelaskan dari riwayat di atas, bahwa setiap amalan akan dilipat gandakan sepuluh hingga tujuh ratus kebaikan. Namun, kecuali bagi amalan puasa. Amalan puasa tidak dilipat gandakan seperti amalan kebaikan lainnya. Amalan puasa akan di lipat gandakan berlipat-lipat tanpa batas oleh Allah subhanahuwata’ala.

Dari Ibnu Rajab Al-Hambali rahimahullah, mengatakan, “Karena puasa adalah bagian dari kesabaran”. Kesabaran mendapat ganjaran sesuai dari Allah subhanahuwata’ala. Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Artinya: “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. A-Zumar : 10).

Sabar itu terdapat tiga macam didalamnya, yakni:

  1. Sabar dalam melakukan ketaatan kepada Allah.
  2. Sabar dalam meninggalkan yang haram, dan
  3. Sabar dalam menghadapi takdir yang menyakitkan.

Sabar yang terbagi 3 macam bentuk ini, semuanya terdapat dalam amalan puasa. Yang dimana berpuasa didalamnya terdapat bentuk ketaatan dengan menjauhi segala hal-hal yang diharamkan pula bersabar dari hal-hal yang menyakitkan dengan menahan diri dari rasa lapar, dahaga, lemahnya badan dan lain sebagainya. Maka dari itu pahalanya orang berpuasa tidak terbilang layaknya pahala orang yang bersabar.

Yang kedua, pahalanya orang yang berpuasa menjadi sebab seseorang masuk surge.

Dalam riwayat lain mengatakan, “Allah ‘Azza wa jalla berfirman. “Setiap amalan adalah sebagai kafaroh (terbusan) kecuali amalan puasa. Amalan puasa adalah untuk-Ku.”

Dari Sufyan bin ‘Uyainah mengatakan, bahwa “Pada hari kiamat nanti, Allah subhanahuwata’ala akan menghisab hamba-Nya. Setiap amalan akan menembus berbagai macam kezholiman yang pernah dilakukan hingga tidak tersisa satu pun kecuali satu amalan yaitu puasa. Amalan puasa ini akan Allah SWT simpan dan akhirnya Allah SWT masukkan orang tersebut ke surge.”

baca juga artikel berikut, “persiapan menyambut bulan puasa ramadhan”

2 Keutamaan Orang Muslim Yang Berpuasa

Selain pahala yang tak terbilang untuk orangg yang berpuasa, berpuasa pun memiliki keutamaan – keutamaan lain yakni:

  1. Puasa Menjadi Penghalang Dari Siksa Api Neraka

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Puasa adalah perisai yang dapat melilndungi seorang hamba dari api neraka.” (HR. Ahmad)

  1. Orang Yang Berpuasa Akan Diampuni Dosanya

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Barang siapa yang berpuasa dibulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahal dari Allah, maka dosasnya dimasa lalu diampuni.” (HR. Bukhari)

  1. Orang Yang Berpuasa Akan Diberikan Syafa’at

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Puasa dan Al-Qur’an itu akan memberikan syafa’at kepada seorang hamba pada hari kiamat nanti. Puasa akan berkata, ‘Wahai Tuhanku, saya telah menahannya dari makan dan nafsu syawat, karenanya perkenankan aku untuk memberikan syafa’at kepadanya’. Dan Al-Qur’an pula berkata, ‘Saya telah melarangnya dari tidur pada malam hari, karenanya perkenan aku memberikan syafa’at padanya’. Beliau bersabda, ‘Maka syafa’at keduanya diperkenankan.” (HR. Ahmad)

baca jga artikel, “Amalan yang dapat menyia-nyiakan puasa”

ADA APA DI BULAN RAMADHAN

Ada Apa Di Bulan Ramadhan?

Bulan Ramadhan adalah bulan yang paling dinantikan oleh umat muslim seluruh dunia. Bila sudah mendekati Ramadhan, begitu banyak persiapan yang kita kumpulkan untuk menyambut datangnya Ramadhan. Dimulai dengan melaksanakan puasa dibulan Ramadhan (Rukun Islam ke tiga), Shalat Terawih dan Tadarus.

Selain dari itu, umat muslim tentunya memperbanyak zikir dan doa mereka, agar terkabul segala hajat. Karena doanya orang yang berpuasa, merupakan salah satu doa yang tidak tertolak, sebagaimana sabda Nabi shallallahu’alahai wa sallam, yang artinya “Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berpuasa, doanya pemimpin yang adil dan doanya orang yang terzalimi.” (HR. Tirmidzi no. 2528, Ibnu Majah no. 2405. Dishahihkan Al-Albani di Shahih At-Tirmidzi).

Itulah salah satu keutamaan yang hanya dimilki oleh orang yang berpuasa. Doanya, Allah subhanahuwata’ala pastikan dikabul. Selain beberapa yang disebutkan diatas, rezeki serta berkah Allah turunkan berlipat ganda dibulan suci tersebut. Maka, marilah kita berlomba-lomba dalam hal kebaikan dan memperoleh banyak rahmat serta keberkahan dibulan Ramadhan.

ADA APA DI BULAN RAMADHAN

Hal-Hal Yang DiNantikan Dibulan Ramadhan

Dan berikut yang dinantikan ketika Bulan Ramadhan tiba:

  1. Berpuasa

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang diwajibkan untuk berpuasa, sebagaimana perintah Allah subhanahuwata’ala, Allah berfirman yang artinya,

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.” (QS. Al-Baqarah : 183)

  1. Memperbanyak Amal Ibadah

Dibulan ini, kita diperintahkan untuk memperbanyak amal ibadah. Karena dibulan ini kebaikan dan amalan-amalan yang kita lakukan bernilai berlipat ganda. Apabila kita bersedekah seribu rupiah dimasjid, atau memberikan makan orang miskin atau anak yatim maka Allah subhanahuwata’ala melipatgandakan pahala kita. Dan itu pahala tersebut merupakan diluar pahala puasa. Yang sejatinya berpuasa ialah untuk Allah, Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadits, Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, yang artinya :

“Allah Ta’ala berfirman ‘ Seluruh amal anak Adam untuk dirinya, kecuali berpuasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya.”

lalu, dalam hadits lain dijelaskan,

“Satu kebaikan dalam setiap amalan anak Adam akan dibalas dengan sepuluh kebaikan hingga tujuh ratus kali lipat, lalu Allah subhanahuwata’ala berfirman ‘kecuali puasa’. Sesungguhnya itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya. Pelakunya telah meninggalkan syahwat dan makan karena Aku.” (HR. Muslim)

Dimaksudkan oleh Allah subhanahuwata’ala, puasa merupakan ibadah yang terkhususkan untuk-Nya. Kemuliaan puasa disisi Allah, kecintaannya terhadap Allah, serta keikhlasannya sebagai seorang hamba untuk menjalankan puasa.

 

  1. Malam Lailatul Qadar

Yang lainnya yakni, malam lailatul qadr, yang dimana malam ini diibaratkan lebih baik dari seribu bulan. Karena dimalam ini, Allah izinkan para malaikat dan malaikat Jibril turun kebumi untuk melihat siapa saja yang sedang beribadah kepada-Nya. Dijelaskan dalam surah Al-Qadr, yang artinya : “Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan dan tahukah kamu Apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun Malaikat-malaikat dan Malaikat jibril dengan  izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al-Qadr : 1-5)

 

  1. Makan sahur

Makan sahur merupakan pembeda puasanya kita dengan ahli kitab (HR. Muslim). Dimalam ini turun keberkahan dan sebagai sebab doa dan zikir kita dikabulkan oleh Allah. Karena bertepatan dengan shalat Tahajjud. Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam sebuah hadits,

 

تَسَحَّرُوْا فَإِنَّ فِي السَّحُوْرِ بَرَكَةً

Artinya: “Bersahurlah kamu sekalian, karena sesungguhnya dalam sahur itu terdapat barakah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

  1. Mengkhatamkan Al-Qur’an

Bulan Ramadhan merupakan bulan keberkahan yang didalamnya permulaan diturunkan Al-Qur’an. Maka merupakan suatu keutamaan apabila kita membaca Al-Qur’an.

 

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْءَانُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ

artinya: “Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang didalamnya diturunkannya permulaan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan bathil).” (QS. Al-Baqarah : 185)

 

Hikmah Dibalik Ramadhan

Ramadhan, bulan suci penuh ampunan dan keberkahan. Yang didalamnya memiliki hikmah-hikmah. Dan berikut ini hikmah dibalik puasa Ramadhan yang diambil dari beberapa kalam ulama.

  1. Meninggalkan Syahwat serta kesenangan dunia.

Dijelaskan dalam sebuah hadits Qudsi, Allah subhanahuwata’ala berfirman, yang artinya, “ Dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku.”

Hikmah yang terkandung dibulan Ramadhan ialah mengendalikan hawa nafsu. Kenyangnya rasa lapar dan godaan-godaan dalam diri akan tenggelam disaat kita dengan ikhlas berpuasa. Sejatinya berpuasa itu mengendalikan jiwa dan hawa nafsu didalam diri manusia.

  1. Menjadi manusia yang lebih baik.

Dibulan suci ramadhan, tentu kita harus meninggalkan segala maksiat. Agar puasa kita tidak menjadi sia-sia. Yang hanya melepas dahaga dan kenyang saja. Perbuatan maksiat yang sering kita lakukan dan tanpa disadari seperti ghibah, berbicara kasar, dusta dan lain sebagainya. Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya itu kecuali rasa lapar dan dahaga saja.” (HR. Ahmad 2/373. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanadnya jayyid.)

 

Semoga puasa kita diterima oleh Allah, tidak meninggalkan jejak-jejak maksiat ketika melakukannya. Menahan jiwa dan hawa nafsu agar tercapai puasa Ramadhan yang suci. Karena sesungguhnya, walaupun setan-setan , iblis dan jin telah diikat oleh Allah, kita sendirilah yang memiliki hawa nafsu yang menjadi godaan ketika berpuasa.

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Nurul

Online

Nurul

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00