Beranda » Agama Islam » Sikap Orang Muslim Terhadap Orang Miskin

Sikap Orang Muslim Terhadap Orang Miskin

T Diposting oleh pada 8 November 2019
F Kategori ,
b Belum ada komentar
@ Dilihat 638 kali

Orang muslim di ajarkan untuk saling menyayangi kepada sesame makhluk lainnya. Contohnya, Ia yang miskin atau yang kaya. Namun, terkadang sering kali kita melihat perbedaan yang di tunjukkan orang-orang dalam memandang orang yang lainnya. Manusia yang tidak memahami hakikat Allah atas dirinya akan memandang derajat orang lain sebatas lewat pada kekayaan dan jabatan yang di milikinya.

Sesungguhnya, islam tidak memandang manusia hanya pada apa yang di milikinya. Rasulullah shallalalhu ‘alaihi wa sallam bersabda :


يَا أَيُّهَا النَّاسُ، أَلَا إِنَّ رَبكُمْ وَاحِدٌ، وَإِنَّ أَباكُمْ وَاحِدٌ، أَلَا لَا فَضْلَ لِعَرَبيٍّ عَلَى أَعْجَمِيٍّ، وَلَا لِعَجَمِيٍّ عَلَى عَرَبيٍّ، وَلَا لِأَحْمَرَ عَلَى أَسْوَدَ، وَلَا أَسْوَدَ عَلَى أَحْمَرَ، إِلَّا بالتَّقْوَى، أَبلَّغْتُ؟ “، قَالُوا: بلَّغَ رَسُولُ اللَّهِ

Artinya: “ Wahai sekalian manusia, ingatlah bahwa Tuhan kalian itu satu dan bapak kalian uga satu. Dan ingatlah, tidak ada kelebihan bagi orang Arab atas orang non-arab, tidak pula orang non-arab atas orang arab, tidak pula orang yang berkulit merah atas dasar berkulit hitam, dan tidak pula orang berkulit hitam di atas orang yang berkulit merah: kecuali atas dasar ketaqwaan. Apakah aku telah menyampaikannnya?”. Mereka menjawab : “ Rasulullah telah menyampaikannya…” (HR. Ahmad. Hadits ini Shahih)

Keutamaan Mencintai Orang Miskin

Mencintai orang miskin ialah tanda ia memiliki hati yang baik, lapang serta ikhlas. Karena bahwasanya tidak semua orang peduli terhadap sesame yang sedang dalam kekurangan. Karena mereka berfikir apa yang di dapat dari dekat dengan seorang yang miskin? Apapun baik harta benda maupun jabatan dan kekuasaan. Karena itu mereka merasa merugi karena tidak ada timbal balik, namun nanti yang diperhitungkan adalah Shalatnya..

Maka dari itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan doa karena perihal diatas. Dari hadits Qudsi, Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman, “Wahai Muhammad, jika engkau shalat, ucapkanlah do’a” :

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ وَحُبَّ الْمَسَاكِينِ وَأَنْ تَغْفِرَ لِى وَتَرْحَمَنِى وَإِذَا أَرَدْتَ فِتْنَةَ قَوْمٍ فَتَوَفَّنِى غَيْرَ مَفْتُونٍ أَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ وَحُبَّ عَمَلٍ يُقَرِّبُ إِلَى حُبِّكَ

Artinya: “  Ya Allah, aku memohon kepada-Mu untuk mudan melakukan kebaikan dan meninggalkan kemungkaran serta aku memohon kepada-Mu supaya bisa mencintai orang miskin, ampunilah aku, rahmatilah aku, jika Engkau tidak menginginkan untuk menguji suatu kaum maka wafatkanlah aku dalam keadaan tidak terfitnah. Aku memohon agar dapat mencintai-Mu, mencintai orang-orang yang mencintai-Mu dan mencintai amal yang dapat mendekatkan diriku kepada cinta-Mu.

Dalam lanjutan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan, “ Ini adalah benar. Belajar dan pelajarilah”. (HR. Tirmidzi : 3235 dan Ahmad 5:243. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Dan berikut keutamaan-keutamaan mencintai orang miskin:

  • Mencintai orang miskin termasuk kedalam wasiat Rasulullah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, pernah berwasiat kepada Abu Dzar Al Ghifari di mana Abu Dzar mengatakan:

“ Kekasihku shallallahu ‘alaihi wa sallam berwasiat kepadaku dengan tujuh hal: 1. Supaya aku mencintai orang-orang miskin dan dekat dengan mereka, 2. Beliau memerintahkan aku agar aku melihat kepada orang yang berasa di bawahku dan tidak mellihat kepada orang yang berada di atasku, 3. Beliau memerintahkan agar aku menyambung silaturahimku meskipun mereka berlaku kasar kepadaku, 4. Aku di anjurkan agar memperbanyak ucapan laa hawla wa laa quwwata illa billah, 5. Aku di perintahkan untuk mengatakan kebenaran meskipun pit, 6. Beliau berwasiat agar aku tidak takut celaan orang yang mencela dalam berdakwah kepada Allah, 7. Beliau menasihatiku agar tidak meminta-minta sesuatu pun kepada manusia.” (HR. Ahmad 5:159. Syaihk Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadit ini shahih)

  • Membantu orang miskin termasuk jihad di jalan Allah

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Orang yang membiayai kehidupan para janda dan orang-orang miskin bagaikan orang yang berjihad fii sabiilillah.” –Saya (perawi) kira beliau bersabda, “Dan bagaikan orang yang shalat tanpa merasa bosan serta bagaikan orang yang berpuasa terus-meenrus.” (HR. Muslim : 2982)

  • Mencintai orang miskin maka semakin dekat dengan Allah pada hari kiamat

Dari Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Ya Allah, hidupkanlah aku dalam keadaan miskin, matikanlah aku dalam keadaan miskin dan kumpulkanlah aku bersama dengan orang-orang miskin pada hari kiamat.” Aisyah berekata, “Mengapa –Wahai Rasulullah- engkau meminta demikian?”. “ Orang-orang miskin itu masuk ke dalam surge 40 tahun sebalum orang-orang kaya. Wahau aisyah , janganlah engkau menolak orang miskin walau dengan sebelah kurma. Wahai aisyah, cintailah orangmiskin dan dekatlah dengan mereka karena Allah akan dekat dengan-Mu pada hari kiamat”. Jawab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. (HR. Tirmidzi no. 2352. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.

Kisah Si Kaya dan Si Miskin

Singkat di ceritakan pada masa Khalifah Umar bin Khattab, ketika seorang Amr bin Ash yang tengah menjalankan pembangunan kantor gubernur di Mesir. Namun terkendala oleh rumah reot milik seorang Yahudi. Si Yahudi tetap pada pendiriannya yakni meneruskan pembangunan kantor gubernur tersebut dan akan menggusur rumah reot pemilik Si Yahudi itu.

Karena merasa tidak adil atas sikap Amr bin Ash, si Yahudi bergegas ke Madinah untuk mengadukan hal tersebut kepada amirul mu’minin ke dua yaitu Khalifah Umar bin Khattab. Lalu kembali dengan membawa tulang yang di goreskan garis lurus oleh Umar bin Khattab. Setiba di Mesir, Yahudi tersebut langsung menemui Amr bin Ash untuk menyampaikan pesan yang telah di berikan oleh Umar bin Khattab.

Melihat pesan tersebut, keringat dingin bercucuran dari badan Amr bin Ash serta bergetar hebat badannya. Barulah, Amr bin Ash tidak meneruskan penggusuran rumah si Yahudi.

Belum ada Komentar untuk Sikap Orang Muslim Terhadap Orang Miskin

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Sikap Orang Muslim Terhadap Orang Miskin

amalan di 10 hari terakhir ramadhan

Amalan Pada 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan

T 6 June 2018 F A Admin Web YNI-1

Sudah memasuki waktu 10 hari terakhir ramadhan, hendaklah kita lebih berkutat diri dengan mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. Karena pada 10 malam terakhir dibulan ramadhan Allah menurunkan begitu banyak keutamaan. Maka sangat disayangkan bila kita melewati 10 malam terakhir... Selengkapnya

yayasan anak yatim di jakarta timur

Mau Do’a Kita Maqbul? Perbaiki Cara Berdo’a!

T 17 February 2017 F A Admin Web YNI

Coba pikirkan seandainya ada orang yang yang dating ketempat kita silaturahmi, kemudian langsung meminta uang dengan cara yang tidak baik dan sopan..dia tidak mengucap salam, tidak memanggil nama kita dengan santun, dan tidak punya tata karama dalam berinteraksi. Apa persaan... Selengkapnya

adakah amalan amalan dibulan Dzulqodah

Adakah Amalan dibulan Dzul Qo’dah Dalam Islam?

T 4 July 2018 F A Admin Web YNI-1

Dari Abu Bakrah ra, Nabi SAW bersabda: “Sesungguhnya zaman berputar sebagaimana ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun ada dua belas bulan. Diantaranya ada empat bulan haram(suci), tiga bulan berurutan: Dzul Qo’dah, Dzulhijjah, dan Muharram, kemudian bulan Rajab suku... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi sekretariat kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai kegiatan sosial kami.

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Apriliani

Online

Apriliani

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00