Beranda » Agama Islam » Puasa Ramadhan Ditinjau Dari Segi Kesehatan

Puasa Ramadhan Ditinjau Dari Segi Kesehatan

T Diposting oleh pada 11 June 2017
F Kategori ,
b Belum ada komentar
@ Dilihat 423 kali

manfaat puasa bagi kesehatan“Berpuasalah, niscaya kamu sehat” (HR Thabrani). Begitu dikatakan dalam sebuah hadits. Dari hadits tersebut Rosululloh menjelaskan bahwa dibalik puasa ada hikmah bagi manusi yakni kesehatan baik  jasmani maupun rohani.

Tubuh manusia mempunyai mekanisme alamiah yang dipergunakan untuk mangatasi kondisi-kondisi yang tidak diinginkan, agar tetap dalam kondisi normal. Mekanisme alamiah ini dikatakan sebagai Hemeostatis. Dalam kondisi puasa selama 14 jam tubuh tidak mendapatkan supplai makanan,namun tubuh tetap dapat bertahan. Ini dikarenaka tubuh masih mempunyai cadangan energi yang berasal dari karbohidrat yang tersimpan dalam bentuk glikogen. Cadangan energi ini bisa bertahan sampai 25 jam. Dengan demikian, orang yang berpuasa tidak perlu khawatir menjadi sakit karena mempunyai mekanisme alamiah untuk mempertahankan dirinya.

Pada waktu selain  bulan Ramadhan alat pencernaan manusia bekerja extra keras selama hampir 11 bulan dari 12 bulan dalam satu tahun. Oleh sebab itu sudah selayaknya alat pencernaan manusia  diberi waktu untuk beristirahat. Maka bulan Ramadhan adalah waktu yang paling tepat untuk itu.

Makanan yang masuk kedalam tubuh memerlukan proses pencernaan kurang lebih delapan jam, yakni empat jam diproses didalam lambung lalu empat jam didalam usus kecil. Jika makan sahur dilakukan pada sekitar jam empat pagi, berarti sekitar jam 12 siang alat pencernaan selesai bekerja. Dari jam 12 siang sampai berbuka sekitar selama 6 jam, alat pencernaan mengalami istirahat total.

Hal ini terjadi selama satu bulan. Kurun waktu ini cukup untuk membersihkan makanan yang tertimbun dalam usus besar dan memberikan kepada usus besar untuk beristirahat dari proses pencernaan. Oleh sebab itu dalam bulan puasa usus besar bersih dari makanan yang bertumpuk.

 

Beberapa Manfaat Puasa Untuk Kesehatan Manusia

Beberapa keuntungan berpuasa ini sudah banyak dibahas di beragam artikel, maka kami mengumpulkan  dan memilah yang terbaik dan mudah dipahami.

  • Baik Bagi Kesehatan Jantung & Pembuluh Darah
  • Psikologi Yang Tenang Cegah Penyakit Kronis
  • Pola Pikir yang Lebih Tajam & Kreatif
  • Performa Seksual Meningkat Pesat
  • Mengurangi Kegemukan
  • Pencegah & Penyembuh Penyakit Mental
  • Kekebalan Tubuh Yang Meningkat
  • Sehat Bagi Ginjal
  • Pencegah Diabetes & kelebihan Nutrisi Lainnya
  • Penawar Sakit Sendi/Encok

Mudah-mudahan artikel sederhana ini bisa membuat kita lebih sadar bahwa kita harus menyempurnakan puasa Ramadhan kita , karena berpuasa itu sangat baik buat kesehatan manusia.

.

.


Terimakasih sudah membaca artikel ini, jika dalam bulanRamadhan ini Anda ingin berbagi dengan anak-anak yatim binaan kami, silakan hubungi kami di 021-8625728 | 0812 8818 3400


 

Belum ada Komentar untuk Puasa Ramadhan Ditinjau Dari Segi Kesehatan

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Puasa Ramadhan Ditinjau Dari Segi Kesehatan

3 fase ramadhan

3 Fase Ramadhan Yang Harus Kita Ketahui

T 10 June 2017 F A Yayasan Nurul Ihsan

Pada umumnya umat Islam telah memahami bahwa puasa Ramadhan selama satu bulan penuh terbagi menjadi 3 fase. Fase Pertama, yakni 10 hari pertama adalah Fase RAHMAT, kemudian 10 hari kedua adalah fase AMPUNAN, dan fase 10 hari ketiga adalah fase... Selengkapnya

lailatul qodr

Lailatul Qodr Ibadah Malam Seribu Bulan

T 2 July 2016 F A Yayasan Nurul Ihsan

Lailatul Qodr atau para ulama sering menyebutnya Malam Seribu Bulan. Artinya Ibadah kita pada malam lailatul qord bernilai seribu bulan kita beribadah, yang jika kita hitung kurang lebih 83 tahun. Sungguh luar biasa amalan di malam Lailatul Qodr. Semoga kita... Selengkapnya

maulid nabi

Sejarah, Arti, Makna Dan Hikmah Maulid Nabi Muhammad

T 6 February 2017 F , A Admin Web YNI

  Peringatan Maulid Nabi pertama kali dilakukan oleh Raja Irbil (wilayah Irak sekarang), bernama Muzhaffaruddin Al-Kaukabri, pada awal abad ke 7 Hijriyah. Ibn Katsir dalam kitab Tarikh berkata: Sultan Muzhaffar mengadakan peringatan Maulid Nabi pada bulan Rabi’ul Awal. Dia merayakannya... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi sekretariat kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai kegiatan sosial kami.