Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Beranda » Agama Islam » Pengertian Penyakit Hati Dan Jenis-Jenisnya

Pengertian Penyakit Hati Dan Jenis-Jenisnya

T Diposting oleh pada 18 November 2019
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 213 kali

Hati merupakan salah satu bagian organ tubuh manusia. Namun, hati yang sedang akan kita bahas kali ini adalah hati yang tertuju pada perasaan manusia. Iya, hati manusia yang menentukan sifat manusia itu sendiri. Bila ia memiliki hati yang tenang dan baik maka akan tersambung ke pola pikirnya yang menjadikan ia seorang yang berfikir bijak pula baik tentunya.

Sifat seseorang tergantung dari hatinya, bila ia baik maka seluruh tubuhnya akan baik. Bila hatinya buruk maka seluruh tubuhnya mengikutinya. Hati dalam Bahasa Arab ialah Qalb atau Qalbu. Hati bisa menjadi sarangnya syetan dan segala keburukan lainnya. Inilah yang di sebut dengan penyakit hati. Penyakit hati yang di sebabkan oleh syetan dan iblis semacamnya sangat banyak.

Penyakit hati akan bersarang di hati siapa pun yang tidak menerima pembenaran dan keikhlasan. Ia cenderung menolak dan tidak mau menerima kenyataan yang ada. Maka dari itu muncullah sifat-sifat buruk yang tumbuh dan bersarang pada hati yang telah di tipu dayakan oleh syetan.

Macam-Macam Jenis Penyakit Hati

Macam-macam jenis penyakit hati yang disebabkan oleh tipu daya seetan ialah banyak sekali, berikut jenis-jenis penyakit hati menurut islam:

  1. Riya’

Riya ialah memperlihatkan suatu amal ibadah tertentu seperti shalat, zakat, sodaqoh, dan puasa yang bertujuan agar medapatkan pujian atau perhatian manusia.

  • Takabbur

Takabbur atau sombong ialah berasal dari kata kabura yang artinya besar, takabbur berarti merasa besar. Yang secara harfiahnya orang yang merasa besar atau tinggi derajatnya atas segala-galanya apa yang telah ia miliki.

  • Hasad dan iri

Hasad dan iri ialah memiliki pengertian yang sama, mereka sama-sama tidak mnenyukai atau tidak suka atau tidak terima bila orang lain mendapatkan kebahagiaan.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَلَا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ بَعْضَكُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ ۚ لِلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبُوا ۖ وَلِلنِّسَاءِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبْنَ ۚ وَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

Artinya: “ Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang di karuniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. Karena bagi orang laki-laki ada bagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita pun ada bagian dari apa yang mereka usahakan dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu.

  • Dengki

Sebenarnya dengki sama dengan hasad atau iri, Cuma dengki tidak hanya tidak suka bila orang lain mendapatkan kebahagiaan, ia juga medoakan agar kebahagiaan orang tersebut hilang namun berpindah kepadanya. Sesungguhnya sifat seperti hanya akan menghilangkan segala amalan kita.

Dari hadits meyebutkan,

“Waspadalah terhadap hasad (iri dan dengki), sesungguhnya hasad mengikis pahala-pahala sebagaimana api memakan kayu.” (HR. Daud)

  • Taqtir atau kikir

Taqtir atau kikir ialah orang yang tidak mau mengeluarkan hartanya meskipun itu perkara wajib. Kelak manusia seperti ini akan di balas di akhirat kelak. Di jelaskan dalam surat Al-Imran ayat 180:

وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ يَبْخَلُونَ بِمَا آتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ هُوَ خَيْرًا لَهُمْ ۖ بَلْ هُوَ شَرٌّ لَهُمْ ۖ سَيُطَوَّقُونَ مَا بَخِلُوا بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ وَلِلَّهِ مِيرَاثُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Artinya: “ Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bago mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan di klaungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-Lah segala warisan di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al- Imran : 180)

  • Panjang angan-angan

Orang yang panjang angan-angan ialah manusia yang memanfaatkan waktu yang sebaik-baiknya. Ia tidak akan terlalu focus pada sesuatu yang dinginkannya hingga ia melupakan kewajiban yang mestinya ia lakukan, mengulur waktu seakan-akan ia memiliki banyak waktu dan tidak segera dalam mempersiapkan bekal untuk di akhirat.

  • Sum’ah

Sum’ah berasal dari kata sama’a yang artinya memperdengarkan. Pengertian lainnya ialah memperdengarkan kepada orang lain tentang amal baik kita. ini berbeda dengan riya, kalau riya memperlihatkan amal baik kita agar di puji orang lain yang menandakan hatinya tidak ikhlas semata-mata untuk Allah dalam berbuat kebaikan.

Sedangkan sum’ah amal ibadahnya di niatkan untuk Allah tapi di bicarakan pada manusia. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Siapa yang berlaku sum’ah maka akan di perlakukan dengan sum’ah oleh Allah dan siapa yang berlaku riya’ maka akan di ba;as dengan riya.” (HR. Bukhari)

Maksudnya ialah ia akan di perlakukan sum’ah oleh Allah yakni dengan di sebarkan aib-aibnya di akhirat. Serta riya’ akan di perlihatkan amalannya namun tidak di berikan pahala padanya.

Dampak Negatif Terjangkitnya Penyakit Hati

Dampak yang di akibatkan oleh penyakit hati ialah sangat buruk bahkan bisa menyebabkan sakit pada fisik. Orang yang memiliki penyakit hati, ia akan mudah mengeluh, sulit menerima kenyataan, kurang bersyukur, sombong, lalai terhadap kewajiban, serta kikir atau pelit. Orang-orang yang terkena dampak negative dari penyakit hati tersebut akan makin berkurangnya keimanannya.

Bila hati dia baik maka tubuhnya akan baik tapi apabila hatinya jahat maka tubuhnya akan ikut rusak. Di jelaskan dalam sebuah hadits shahih yang artinya:

“Ingatlah sesungguhnya di dalam tubuh manusia terdapat segumpal dagig. Jika segumpal daging itu baik maka seluruh tubuh nya juga baik. Jika segumpal darah itu rusak, maka seluruh tubuhnya juga rusak. Ketahuilah, segumpal daging itu adalah hati.” (HR. Muslim: 1599) (hadits ini juga di riwayatkan oleh Al-Bukhari, at-Tirmidzi, an-Nasa’I, Abu dawud, Ibnu majah, Ahmad dan ad-Darimi, dengan lafazh yang berbeda-beda namun maknanya sama. Hadits ini di muat oleh Imam An-Nawawi dalam Arba’in an-Nawawiyah. Hadits no. 9 dan Riyadhush Shalihin no. 588)

Semoga kita terhindar dari penyakit hati tersebut. Karena kadang kala kita tidak menyadari bahwa telah melakukan bagian-bagian di atas. Tanpa di sadari pula kita semakin terjerumus dalam dosa yang sangat Allah timpakan kemalangan padanya.

Naudzubillah tsumma naudzubillah.

Pencarian dari Google :

Belum ada Komentar untuk Pengertian Penyakit Hati Dan Jenis-Jenisnya

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Pengertian Penyakit Hati Dan Jenis-Jenisnya

Ganjaran Pahala Puasa Di Bulan Ramadhan

Ganjaran Pahala Puasa Di Bulan Ramadhan

T 1 May 2019 F , A Admin Web YNI-1

Bulan Ramadhan merupakan  bulan yang penuh dengan ampunan begitu juga pahala yang terkandung didalamnya. Maka hampir seluruh umat muslim banyak melakukan amalan-amalan baik untuk memperoleh ganjaran pahala yang banyak. Bulan Ramadhan merupakan bulannya Allah, pahala puasanya juga dari Allah subhanahuwata’ala.... Selengkapnya

keutamaan puasa asyura

Keutamaan Puasa Sunnah Asyura Di Bulan Muharram

T 31 August 2018 F A Admin Web YNI-1

Puasa merupakan salah satu perintah Allah bagi hambaNya, yang mana puasa merupakan bertujuan untuk menahan rasa haus, lapar dan nafsu manusia. Puasa wajib ialah puasa Ramadhan yang mana dikerjakan mendapat pahala yang berlipat ganda bila ditinggalkan tanpa sabab musabab yang... Selengkapnya

shalat yang tidak diterima oleh Allah SWT

Apa Saja Macam Shalat Yang Tidak Diterima Allah ?

T 8 January 2019 F A Admin Web YNI-1

Shalat merupakan tiang agama. shalat terdiri dari lima waktu, kedudukan shalat lima waktu ini adalah ibarat tiang utama atau tiang penopang sebuah masjid atau bangunan. Bila tiang ini hancur atau roboh maka robohlah bangunan tersebut. Dari Mu’adz bin Jabal, Nabi... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi sekretariat kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai kegiatan sosial kami.

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Apriliani

Online

Sekretaris

Rohmat Sidik

Online

Apriliani

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00

Rohmat Sidik

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu ? 00.00