Beranda » Agama Islam » Pendidikan Anak-Anak Kini Didalam Pandangan Islam

Pendidikan Anak-Anak Kini Didalam Pandangan Islam

T Diposting oleh pada 1 October 2018
F Kategori ,
b Belum ada komentar
@ Dilihat 210 kali

Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memberikan kepada manusia macam amanah dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan. Diantara amanah dan tanggung jawab yang besar ialah peran orang tua, guru, ataupun pengasuh yang lain untuk memberikan pendidikan yang baik dan benar kepada anak-anaknya. Yang merupakan penerapan dari firman Allah Ta’ala,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ…

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, periharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu..” (QS. At-Tahrim : 6)

Dari sahabat Nabi SAW, Ali bin Abi Thalib radhiyallahu’anhu menafsirkan ayat yang diatas dengan mengatakan bahwa, “Didik dan ajarilah mereka (istri dan anak-anak) dalam hal-hal kebaikan.” (Tafsir AthThobrani, Al-Maktabah As-Syamilah)

Dan diriwayatkan dalam hadist, Rasulullah SAW bersabda,

كُلُّكُمْ رَاعٍ وَمَسْئُوْلٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ

Artinya: “ Setiap diantara kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawaban.”

Maka hendaklah bagi para orang tua baik guru maupun pengasuh untuk memperhatikan pendidikan dan mengajarkan kepada anak-anak mereka apa yang telah Rasulullah tanamkan pada anak-anaknya.

Tahapan Dalam Mendidik Dan Membina Anak

Segala suatunya ialah membutuhkan proses, demikian juga dengan halnya dalam mendidik anak. Berikut ini tahapan membina dan mendidik anak-anak.

  1. Memilih Istri (Ibu Bagi Anak) Yang Shalehah

Hal ini merupakan tahap awal oleh seorang laki-laki (calon bapak) pentingnya pendidikan dini pada anak menurut pandangan islamagar anak-anak mereka menjadi anak yang shaleh dan shalehah. Karena seorang ibu merupakan sekolah pertama tempat anak-anak mereka belajar dan menimba ilmu pengetahuan. Karena seorang ibu yang shalehah tentu akan mengajarkan segala kebaikan dan amal shaleh kepada anak-anaknya kelak.

Oleh karena itu, Rasulullah SAW bersabda, yang artinya, “Wanita dinikahi karena 4 hal : yakni kekayaannya, kedudukannya, kecantikannya, dan agamanya. Pilihlah wanita yang memiliki agama, niscaya engkau akan beruntung.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Begitu pula dengan calon istri/ibu, ia harus memilih pendamping hidup yang shalih, karena kelak akan menjadi ayah dari anak-anaknya. Ayah merupakan pemimpin dalam keluarga yang akan menghantarkan kemana arah bahtera rumah tangga akan berlayar. Mengambil keputusan dan ikut mendidik anak, seorang ayah yang tegas dan shaleh akan menjadi cerminan anaknya kelak.

  1. Membiasakan Mereka Untuk Mengerjakan Ibadah

Ilmu yang wajb ditanamkan sejak dini dalam diri anak-anaknya  adalah kesadaran untuk mengerjakan shalat wajib. Yang mana diperjelas oleh firman Allah SWT,

وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلَاةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا ۖ

Artinya: “Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya.” (QS. Ta Ha: 132)

Pula perintah Rasulullah dalam sabdanya, yang artinya, “Ajarkan Shalat pad anak-anak disaat berumur 7 tahun.” (HR. At-Tirmidzi). Serta mengajarkan ibadah dan amal baik lainnya sedari dini, agar kelak ketika mereka baligh mereka sudah terbiasa melakukan ibadah dan amal baik tersebut.

  1. Mengarahkan Anak-Anak Agar Menjauhi Teman-Teman Yang Buruk

Hendaknya orang tua memberi pengarahan ketika anak-anaknya memiliki teman, agar mereka memilih teamn yang baik agamanya serta budi pekertinya. Dan seharusnya orang tua memberikan pengertian kepada anak-anaknya akan bahaya bergaul dengan orang-orang yang tidak shaleh.

Rasulullah SAW bersabda yang artinya, “Sesungguhnya perumpamaan teamn baik dengan teman buruk, seperti penjual minyak wangi dan pandai besi; adapun penjual minynak, maka bias jadi dia akan memberimu hadiah atau engkau membeli darinya atau mendapatkan aromanya; dan adapun pandai besi, maka boleh jadi dia akan membakar pakaianmu dan engkau menemukan bau busuk.” (HR. Bukhari dan Muslim)

  1. Mengajarkan Nilai-Nilai Luhur Dalam Ajaran Islam

Sudah seharusnya orang tua untuk menanamkan budi luhur dan ajaran islam dalam diri anak-anaknya, seperti penanaman iman dan islam, kecintaan pada Allah Subhanahuwata’ala dan Rasul-Nya Shallallahu’alaihi wassalam. Yang mana nantinya akan membuahkan ketaatan dalam menjalankan perintah-perintah dna meninggalkan larangan. Pula mengajarkan mereka adab-adab islam dikehidupan sehari-hari seperti abad berpakaian, adab makan dan minum, dsb, biasakan dengan zikir-zikir dan doa-doa, lalu cara bertutur kata kepada orang tua ataupun terhadap sesama, cinta akan kebersihan dan perilaku baik lainnya.

  1. Bersikap Adil

Sebagai orang tua, berbuat adil terhadap anak-anak agar tidak terjadi kecemburuan didalam keluarga. Seperti tidak membeda-bedakan  antara anak yang satu dengan anak yang lainnya dalam segala hal, baik dari kasih sayang, perhatian, nafkah, hadiah dan lain sebagainya.

فَاتَّقُوااللَّهَ وَاعْدِلُوابَيْنَ أَوْلاَدِكُمْ

Artinya: “ Bertaqwalah kalian kepada Allah dan berbuat baiklah terhadap anak-anak kalian.” (HR. Muslim)

 

Anak Merupakan Salah Satu Amanah Dari Allah SWT

Anak merupakan salah satu amanah yang Allah titipkan kepada hambanya. Kita diperintahkan agar mampu menjaga dan menunaikan amanat yang diberikan oleh-Nya. Pendidikan agama dikenalkan anak-anak kepada apa itu agama, siapa sang pencipta bumi beserta isinya yang memberikan nafas dan kesehatan.

Dizaman yang sudah canggih seperti sekarang ini, ajarkan mereka kepada tekhnologi yang bermanfaat karena tekhnologi bisa menjadi sumber pengetahuan dan juga menjadi keburukan bila tidak dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Agar mereka tidak gaptek atau buta dengan tekhnologi yang mau tidak mau harus dihadapkan di zaman sekarang.

Selalu ajarkan mereka bersyukur atas segala apa yang mereka dapat, mendukung anak kepada hal yang positif, mengenalkan anak-anak pada Al-Qur’an, kepada Rasul dan Nabinya. Agar kelak mereka menjadi anak yang kaya akan iman dan pengetahuan didalam maupun diluar, namun tidak melupakan norma dan sisi keislaman yang anak-anak punya. Supaya mereka dapat membedakan mana yang baik dan buruk bagi dirinya sendiri.

Belum ada Komentar untuk Pendidikan Anak-Anak Kini Didalam Pandangan Islam

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Pendidikan Anak-Anak Kini Didalam Pandangan Islam

keutamaan shalat dhuha

Indahnya 2(Dua) Rakaat Kala Pagi Hari

T 14 March 2018 F , A WP-YNI

Shalat dhuha.. apa itu shalat dhuha? Shalat dhuha ialah rangkaian shalat sunnah yang amat bermanfaat bila dikerjakan. Shalat yang dikerjakan di waktu pagi ini atau lebih jelasnya shalat yang dikerjakan sekitar matahari terbit dan meninggi kira-kira setinggi tombak atau 18... Selengkapnya

malam lailatul qadar

Apa Arti Dari Malam Lailatul Qadar?

T 15 May 2018 F , A WP-YNI

Malam lailatul qadar merupakan malam yang ditunggu umat muslim diseluruh penjuru. Bagaimana tidak, malam ini merupakan malam yang penuh kebaikan melebihi malam-malam lainnya. Yang dimana sering dikatakan bahwa malam lailatul qadar merupakan malam yang lebih baik dari seribu bulan. Maka... Selengkapnya

bersedekah dibulan ramadhan

Keutamaan Banyak Bersedekah Di Bulan Ramadhan

T 30 May 2018 F , A WP-YNI

Sedekah di bulan ramadhan sangatlah dianjurkan. Bagaimana tidak, keutamaan dibulan ramadhan merupakan alasan terbaik orang mukmin untuk memperbanyak sedekah.  Rasulullah SAW merupakan manusia yang sangat bersemangat dalam berbuat kebaikan. Dari Ibnu Abbas Radhiallahu’anhuma, ia berkata: “Nabi SAW adalah orang yang... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi sekretariat kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai kegiatan sosial kami.

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Apriliani

Online

Sekretaris

Rohmat Sidik

Online

Apriliani

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00

Rohmat Sidik

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu ? 00.00