Beranda » Agama Islam » Pantaskah Do’a Kita Dikabulkan Oleh Allah?

Pantaskah Do’a Kita Dikabulkan Oleh Allah?

T Diposting oleh pada 6 March 2018
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 567 kali

Doa merupakan jalur penghubung antara kita sebagai sosok hamba yang lemah, kepada Allah SWT, tuhan semesta alam yang maha kaya, luhur serta abadi. Doa adalah sebuah aktifitas yang tidak hanya bernilai ibadah, akan tetapi doa tersebut merupakan salah satu koridor yang harus kita lewati, untuk dapat sampai kepada pintu pengharapan. Agama Islam mengajarkan kita agar senantiasa berdoa pada segala macam aktifitas, agar apa yang kita lakukan Allah senantiasa meridhoi kita.

Berdoa

Allah SWT bahkan lebih tahu apa yang kita inginkan sebelum kita sendiri mengucelalui doa karena Allah Yang Maha Mengetahui. Melalui doa pula Allah SWT memberikan bantuan atau pertolongan kepada hamba-Nya yang sedang kesusahan. Doa dapat dilakukan kapanpun, terlebih lagi pada saat setelah menunaikan ibadah shalat. Baik itu shalat sunah maupun wajib, shalat, akan menjadi salah satu media penghubung, yang dengan dilakukannya shalat tersebut akan mempererat hubungan kita dengan Allah SWT.

Shalat merupakan perintah Allah kepada hambanya yang beriman. Shalat sendiri menjadi sebuah kewajiban kepada seluruh makhluk hidup yang berakal. Namun, banyak dari kita yang sudah mengetahui sebuah kewajiban itu harus dilaksanakan tapi tak menjalankannya. Berjuta pemikiran menyimpang membuat kita enggan melakukan ibadah kepada Allah SWT yang seharusnya kita lakukan sebagai tanda syukur dan sebagai manusia yang berTuhan.

Penyebab-Penyebab Doa Yang Tak Kunjung Terkabul

Mungkin saat ini, banyak dari yang telah kita panjatkan kepada Allah belum juga terealisasi, seperti ingin punya keturunan, mendapatkan jodoh,  dan lain-lain sebagainya tapi Allah belum juga mengabulkan do’a kita. Dan ketika tiba rasa jenuh, dengan keterbatasan ilmu dan iman, lalu banyak diantara kita malah berbalik menyalahkan Allah SWT. Bahkan ada diantara kita malah pergi mencari pertolongan kepada selain Allah, na’udzubillah. Maka dari itu, mari kita simak beberapa hal penyebab doa yang belum terkabul.

  1. Iman Yang Lemah

Iman adalah pondasi utama dalam sebuah agama, iman artinya adalah percaya serta yakin kepada Allah. Ketika berdoa, haruslah yakin bahwa Allah adalah dzat yang maha mengabulkan segala permintaan. Tak ada satupun permintaan  yang kita panjatkan, Allah akan mengabulkannya jika Allah  menghendaki. Tanamkanlah dalam hati, tentang pengharapan yang berlebih hanya kepada Allah akan segala hal, karna Allah adalah Dzat yang tidak akan pernah mengingkari janjinya.

Allah berfirman :

ﺃﺩﻋﻮﻧﻰ ﺍﺳﺘﺠﺐ ﻟﻜﻢ

“berdoalah kamu kepadaku,niscaya kuperkenankan permintaan kamu itu” (AL-mu’min : 60).

Dengan adanya ayat tersebut, semoga menjadi pemicu agar kita senantiasa berdoa dan melibatkan Allah dalam segala urusan. Akan tetapi, terkait dengan waktu pengabulan doa, itu adalah hak prerogatif Allah. Sekalipun tidak terkabul, yakinlah bahwa tidak ada satupun kenikmatan yang Allah tarik, kecuali Allah memberikan kenikmatan yang seribu kali lebih besar.

  1. Do’a Yang Mengandung Unsur Keburukan Dan Ditangguhkan

Tidak sedikit manusia yang memohon dalam do’a nya namun mengandung keburukan atau sesuatu yang berdosa. Seperti contoh memohon agar dagangan tetangga kita bangkrut, atau cepat cabut nyawanya, bersumpah dan hal lain sebagainya, naudzubillah.  Bila do’a kita tak kunjung diijabah oleh Allah janganlah bermuram hati atau berburuk sangka. Hanya orang tertentu yang diijabah oleh do’anya , yakni orang yang beriman kepadaNya dan menjalankan segala perintahnya pula menjauhi segala larangannya. Bisa jadi Allah jadikan do’a itu pengganti atau sebagai perisai untuk kita terhadap keburukan atau kemalangan yang akan menghampiri kita.

Rasulullah SAW bersabda, “ Apabila seorang muslim berdoa’ dan tidak memohon sesuatu yang berdosa atau pemutusan kerabat kecuali akan dikabulkan oleh Allah satu dari tiga perkara: Akan dikabulkan doanya, atau ditunda untuk disimpan(sebagai pahala) di akhirat, atau menghilangkan daripadanya keburukan yang semisalnya.”(Al Hadits)

Walaupun sebesar gunung kita membenci seseorang hendaklah kita tidak berucap kata-kata buruk baik untuk diri sendiri apalagi itu menyangkut oranglain. Seyogyanya, kita sesama manusia pasti melakukan kesalahan dan lupa. Hendaklah kita memohon agar diberi jalan yang lurus untuk kebaikan bersama. Dijelaskan dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda : “Setiap Bani Adam pernah bersalah dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah yang bertaubat”.(HR. At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ad-Darimi).

  1. Tidak Yakin Terkabul Terhadap Doanya

Dari abu Hurairah “Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai.” ( HR. Tirmidzi )

Sebagai seorang muslim yang yakin akan segala kekuatan Allah Sang Pengatur kehidupan jangan kita berburuk sangka dan berputus asa dariNya karena do’a kita tak kunjung dikabul oleh Allah , sebab dari hadits diatas dijelaskan bahwa , hendaklah kita yakin dengan sepenuh hati kita bahwa doa kita akan dikabulkan oleh Allah dan tidak meragukanNya.

Hakikat Do’a Didalam Setiap Shalat Dan Waktu Tertentu

Shalat dengan berdo’a ialah sangat erat kaitannya. Setelah shalat yang dilaksanakan pasti kita akan bermunajat kepada Allah SWT, mengeluarkan seluruh keluh kesah kita kepadaNya. Memohon doa sebagai petunjuk atas segala kegundahan, ketidakpastian, kerisauan hingga kemalangan yang menimpa kita. Allah sangat  menyukai seorang hamba yang memohon kepadaNya. Dijelaskan dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada sesuatu yang mulia disisi Allah melebihi do’a.”(HR. Tirmidzi).

Dan sebab dari doa kepadaNya pulalah kita akan selalu berada dijalan yang benar, dijelaskan dalam sebuah surah Al-Qur’an yang berarti : “Dan apabila hamba-hamba Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepadaKu, maka hendaklah mereka itu memenuhi(segala perintah)Ku dan hendaklah mereka beriman kepadaku agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah : 186)

Namun banyak pula dari kita yang enggan berdo’a bahkan melewatkan momen untuk berdoa dikala selesai shalat, bukankah itu suatu perbuatan yang buruk? Allah SWT amat membenci hambaNya yang  sombong dan takabbur. Karena Allah lah Maha penggerak kehidupan kita. Maka, kelak balasan neraka jahanam nan hina bagi orang-orang yang menyombongkan diri tersebut.

Dijelaskan dalam suatu surah Al-Qur’an yang menjelaskan bahwa : “Berdo’a lah kepadaKu niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu(berdo’a) akan masuk neraka jahanam dalam keadaan hina.”(QS. Al-Ghafir : 60)

Berdoa dapat dilakukan dimana saja, ketika dalam waktu shalat bahkan ketika tidak dalam waktu shalat. Contoh ketika kita akan memulai ujian kelulusan kita sebelum itu berdoa agar dimudahkan ujian kita, atau ketika melihat kecelakaan dan berdoa agar para korban tidak luka parah dan tidak memakan nyawa. Maka kita sebagai seorang muslim harus yakin bahwa Allah pasti akan mengabulkan doa kita walau dalam berbagai bentuk, dan tidak ada yang patut dimintai pertolongan kepada selain Allah.

Semoga Allah senantiasa berada disisi kita dan yakin Allah mendengar doa-doa kita.

Aamiin Aamiin Ya Robbal’aalamiin

Belum ada Komentar untuk Pantaskah Do’a Kita Dikabulkan Oleh Allah?

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Pantaskah Do’a Kita Dikabulkan Oleh Allah?

kejujuran dalam islam

Kejujuran… Harga Mahal Yang Harus Dibayar

T 20 March 2018 F A WP-YNI

Kejujuran merupakan salah satu sifat yang dimiliki setiap manusia. Kejujuran ialah mahal harganya. Kejujuran sendiri merupakan bagian dari kepercayaan. Orang yang telah kehilangan kejujuran pasti kehilangan kepercayaan,baik kepercayaan diri maupun kepercayaan dari orang lain. Manusia yang berbohong pada ucapannya pasti... Selengkapnya

pengertian haji syarat haji dan rukun haji

Pengertian Haji, Syarat Dan Rukun Haji

T 9 July 2018 F A WP-YNI

Haji merupakan ibadah kepada Allah SWT dalam rukun islam yang terakhir. Yang dimana diwajibkan bagi seluruh muslim untuk mengunjungi Baitullah di Mekkah ketika telah mampu. Dengan melakukan hal tertentu dan dengan syarat-syarat tertentu pula.  Menunaikan ibadah haji diwajibkan atas setiap... Selengkapnya

menyambung tali silaturahim di bulan Ramadhan

Ramadhan Indah, Mengikat Ukhuwah Kepada Sesama Umat

T 18 May 2018 F , A WP-YNI

Ramadhan ialah bulan suci nan mulia, menjadi tamu agung untuk mereka yang mengharapkan ampunan Allah SWT dan merindukannya jannahNya. Bulan Ramadhan pula menjadi bulan pengikat ukhuwah kepada sesama umat. Mengikat tali silaturahim yang mana akan memperpanjang umur dan memperlancar rezeki... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi sekretariat kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai kegiatan sosial kami.

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Apriliani

Online

Sekretaris

Rohmat Sidik

Online

Apriliani

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00

Rohmat Sidik

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu ? 00.00