Beranda » Hukum Islam » Kewajiban serta makna Zakat fitrah bagi manusia

Kewajiban serta makna Zakat fitrah bagi manusia

T Diposting oleh pada 25 July 2014
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 1795 kali

Zakat Firah -Anak-Yatim-yayasan-sosial-menerima-zakat-infak-sedekah-untuk-pemberdayaan-anak-yatim-piatu-dan-kaum-dhuafa-Klender-Duren-Sawit-Jakarta-Timur

Sebagi umat islam kita tidak pernah luput dari kewajiban Zakat. Apa itu Zakat? Bagaimana hukum Zakat? apa saja macam-macam Zakat? dan Siapa saja yang berhak menerima Zakat?. Pada artikel kali ini saya akan membahasa jawaban dari pertanyaan pertanyaan yang ada di atas mengenai Zakat.

Zakat merupakan salah satu rukun Islam, dan menjadi salah satu unsur pokok bagi tegaknya syariat Islam. Oleh sebab itu hukum zakat adalah wajib (fardhu) atas setiap muslim yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu.

Dari Abdullah bin Umar Radhiallahuanhuma dia berkata : Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda,

بُنِيَ اْلإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ : شَهَادَةُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّداً رَسُوْلُ اللهِ وَإِقَامُ الصَّلاَةِ وَإِيْتَاءُ الزَّكَاةِ وَحَجُّ الْبَيْتِ وَصَوْمُ رَمَضَانَ

“Islam dibangun atas lima perkara; Bersaksi bahwa tiada Ilah yang berhak disembah selain Allah dan bahwa nabi Muhammad utusan Allah, menegakkan shalat, menunaikan zakat, melaksanakan haji dan puasa Ramadhan.” (Riwayat Bukhari no.8 dan Riwayat Muslim no. 16)

Zakat juga merupakan amal sosial kemasyarakatan dan kemanusiaan yang dapat berkembang sesuai dengan perkembangan ummat manusia dimana pun dia berada.

 

Hukum Zakat Dan Para Penerimanya

“Zakat” merupakan ke-wajib-an dari kewajiban-kewajiban Islam dan rukun dari rukun Islam yang lima, yang terpenting setelah sholat.

Sebagaimana firman Allah Subhanahu wata’ala

وَأَقِيمُوا الصَّلاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ

“Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat.” (Al Baqarah: 43)

Maka Menunaikan Zakat adalah Wajib bagi orang Islam yang mampu

Lalu bagaimana jika orang Islam yang mampu tapi ia tidak menunaikan zakat ?

Barang siapa yang enggan menunaikan zakat karena dia bakhil dengan tetap meyakini kewajibannya maka dia mendapatkan dosa besar karena enggan menunaikan kewajibannya.

Dan Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda,

أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَشْهَدُوا أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّداً رَسُوْلُ اللهِ، وَيُقِيْمُوا الصَّلاَةَ وَيُؤْتُوا الزَّكاَةَ، فَإِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ عَصَمُوا مِنِّي دِمَاءُهُمْ وَأَمْوَالُـهُمْ إِلاَّ بِحَقِّ الإِسْلاَمِ وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللهِ تَعَالىَ

“Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersaksi bahwa tidak ada Ilah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah, menegakkan shalat, menunaikan zakat. Jika mereka melakukan hal itu maka darah dan harta mereka akan dilindungi kecuali dengan hak Islam dan perhitungan mereka ada pada Allah Subhanahu wata’ala.” (Riwayat Bukhari No. 2946 dan Muslim No. 21)

Berkata Abu Bakar As Shiddiq Radhiallahu’anhu, “Kalau mereka enggan menunaikan zakat ‘anaqan yang mereka tunaikan di masa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam niscaya aku perangi mereka.” (Riwayat Bukhari No. 1400 dan Muslim No. 20)

 

Siapa saja yang berhak menerima Zakat?

Yang berhak menerima Zakat menurut kaidah Islam terdiri dari 8 macam :

  1. Fakir : Orang yang hampir tidak memiliki apa-apa sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok hidup.
  2. Miskin : Orang yang memiliki harta namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar untuk hidup.
  3. Amil : Orang yang mengumpulkan dan membagikan zakat.
  4. Mu’allaf : Orang yang baru masuk Islam dan membutuhkan bantuan untuk menyesuaikan diri dengan keadaan barunya.
  5. Hamba sahaya : Orang yang ingin memerdekakan dirinya
  6. Gharimin : Orang yang berhutang untuk kebutuhan yang halal dan tidak sanggup untuk memenuhinya
  7. Fisabilillah : Orang yang berjuang di jalan Allah.
  8. Ibnus Sabil : Orang yang kehabisan biaya di perjalanan.

Dari ulasan di atas kita bisa menyimpulkan dan menyadari sendiri, apakah kita wajib membayar Zakat atau mungkin menerima Zakat. Dan perlu kita ingat bahwa tidak ada hal baik yang tidak mempunyai hikmah atau balasan dari Allah SWT. Dengan memenuhi kewajiban kita sebagai umat islam untuk membayar Zakat, tentu saja akan mendapat hikmah atau manfaat di antaranya yang bisa di ambil dari ulasan di atas :

  • Bisa mempererat tali persaudaraan antara yang miskin dan yang kaya
  • Membuang perilaku buruk dari seseorang
  • Alat pembersih harta dan penjagaan dari ketamakan seseorang
  • Ungkapan rasa syukur atas nikmat yang Allah SWT berikan
  • Untuk pengembangan potensi ummat
  • Memberi dukungan moral kepada orang yang baru masuk Islam
  • Menambah pendapatan negara untuk proyek-proyek yang berguna bagi ummat.

.

Yang tidak berhak menerima zakat

Orang kaya. Rasulullah bersabda, “Tidak halal mengambil sedekah (zakat) bagi orang yang kaya dan orang yang mempunyai kekuatan tenaga.” (HR Bukhari).
Hamba sahaya, karena masih mendapat nafkah atau tanggungan dari tuannya.
Keturunan Rasulullah. Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya tidak halal bagi kami (ahlul bait) mengambil sedekah (zakat).” (HR Muslim).

 

Waktu Penunaian Zakat Fitrah

Zakat fitrah harus dikeluarkan dalam bentuk makanan pokok penduduk suatu negeri, baik itu berupa kurma, gandum, beras, jagung, dll. Menurut pendapat mayoritas ulama, bahwa zakat fitrah tidak boleh dikeluarkan dalam bentuk selain makanan pokok. Namun ada beberapa juga pandangan di sebagian ulama yang memperbolehkan zakat fitrah itu dalam bentuk uang seharga zakat fitrah yang menjadi kewajibannya. 

Ada pun waktu yang paling utama untuk menunaikan zakat fitrah adalah sebelum manusia keluar menuju tempat sholat ‘Ied fitri , dan boleh didahulukan satu atau dua hari sebelum hari raya ‘iedul fitri sebagaimana yang dilakukan Abdullah bin Umar RA. 

Di penghujung Ramadhan tahun ini, sudahkah anda dan seluruh anggota keluarga menyegerakan diri menunaikan zakat fitrah yang merupakan kewajiban anda ?

 

 

Belum ada Komentar untuk Kewajiban serta makna Zakat fitrah bagi manusia

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Kewajiban serta makna Zakat fitrah bagi manusia

INILAH DOA YANG TAK TERTOLAK

Inilah Doa-Doa Yang Tidak Tertolak

T 26 March 2019 F , A Admin Web YNI-1

Doa merupakan jalur penghubung seorang hamba kepada Tuhannya. Manusia lemah yang selalu butuh pertolongan Allah subhanahuwata’ala sang maha kuasa atas segala-galanya. Doa adalah suatu aktifitas yang tidak hanya bernilai ibadah tetapi doa tersebut juga sebagai salah satu koridor yang harus... Selengkapnya

sudahkah kita memantaskan diri jadi bagian penghuni surga

Sudahkah Kita Memantaskan Diri Jadi Bagian Penghuni Surga?

T 14 April 2019 F , A Admin Web YNI-1

Harapan paling besar seorang muslim ketika beramal ialah diterima segala amal yang telah dilakukannya. Sebagai amal kebaikan ( Ahsanul Amal) menjadi sebaik-baik amal yang akan membawa kita kepada Allah subhahuwata’ala dan surganya Allah tentunya. Janji-janji Allah tentang surga serta mereka... Selengkapnya

Pengertian Puasa Ayyamul Bidh Dan Asal Mulanya

Pengertian Puasa Ayyamul Bidh Dan Asal Mulanya

T 27 August 2019 F , A Admin Web YNI-1

Puasa ayyamul bidh merupakan salah satu puasa Sunnah yang biasa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kerjakan. Puasa Sunnah ini dilaksanakan pada pertengahan setiap bulan, yani pada tanggal 13, 14 dan 15 pada bulan hijriyah. Selain puasa Sunnah ayyamul bidh, Rasulullah... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi sekretariat kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai kegiatan sosial kami.

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Apriliani

Online

Apriliani

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00