Beranda » Agama Islam » Keutamaan Puasa Sunnah Asyura Di Bulan Muharram

Keutamaan Puasa Sunnah Asyura Di Bulan Muharram

T Diposting oleh pada 31 August 2018
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 548 kali

Puasa merupakan salah satu perintah Allah bagi hambaNya, yang mana puasa merupakan bertujuan untuk menahan rasa haus, lapar dan nafsu manusia. Puasa wajib ialah puasa Ramadhan yang mana dikerjakan mendapat pahala yang berlipat ganda bila ditinggalkan tanpa sabab musabab yang jelas maka berdosa. Puasa dilain puasa wajib disebut puasa sunnah yang mana bila dikerjakan mendapat pahala apabila ditinggalkan tak apa-apa.

Dibulan Muharram terdapat puasa sunnah Asyura yang dimana bila dikerjakan akan dapat menghapus dosa kita setahun yang lalu. Dibulan Muharram disebut juga bulan Allah atau Syahrullah karena memiliki keutamaan yang banyak dan dilarang didalamnya untuk berbuat maksiat dan dosa.

Hal ini tertuang dalam Al-Qur’an surah At-Taubah ayat 36 yang artinya, “ Sesungguhnya bilangan bulan disisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah diwaktu dia menciptakan langit dan bumi, diantaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dikeempat bulan itu.” (QS. At-Taubah:36)

keutamaan puasa asyura

Macam-Macam Keutamaan Puasa Sunnah Asyura

Puasa Asyura dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram dan lebih baik diawali dengan puasa sehari sebelumnya yakni 9 Muharram. Puasa ini memiliki banyak keutamaan yang dapat diraih oleh umat muslim bagi yang melaksanakannya. Dan berikut macam keutamaan menjalankan puasa asyura.

  1. Puasa Dibulan Muharram Ialah Sebaik-Baik Puasa

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ

Artinya: “Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah-Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim : 1163)

  1. Puasa Asyura Dapat Menghapus Doa Setahun Yang Lalu

Dijelaskan dalam hadis shahih, dari Abu Qotadah Al Anshori, berkata,

وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ فَقَالَ « يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ ». قَالَ وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ « يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ

Artinya: “Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam ditanya mengenai keutamaan puasa Arafah? Beliau menjawab, “Puasa Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa Asyura? Beliau menjawab, “Puasa Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim : 1162)

  1. Keinginan Rasulullah Berpuasa tasu’ah (pada hari ke Sembilan)

Dari Ibnu Abbas radiyallahu’anhuma berkata bahwa ketika Nabi Muhammad Shallallu’alai wa sallam tengah melakukan puasa hari Asyura dan memerintahkan kaum muslimin untuk melakukannya, pada saat itu ada yang berkata,

 

يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ يَوْمٌ تُعَظِّمُهُ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى

Artinya: “Wahai Rasulullah, hari ini adlah hari yang diagungkan oleh Yahudi dan Nashrani.” Lantas Rasulullah menjawab,

فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ – إِنْ شَاءَ اللَّهُ – صُمْنَا الْيَوْمَ التَّاسِعَ

Artinya: “Apabila tiba tahun depan-InsyaAllah- kita akan berpuasa juga pada hari kesembilan.” Ibnu Abbas mengatakan,

فَلَمْ يَأْتِ الْعَامُ الْمُقْبِلُ حَتَّى تُوُفِّىَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-

Artinya: “belum sampai tahun depan, Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam sudah keburu meninggal dunia.” (HR. muslim : 1134)

 

Dianjurkannya Menghidupkan Sunnah-Sunnah Rasulullah

Rasulullah SAW bersabda, yang artinya, “Barang siapa yang menghidupkan satu sunnah dari sunnah-sunnahku, kemudian diamalkan oleh manusia, maka dia akan mendapatkan (pahala) seperti pahala orang-orang yang mengamalkannya dengan tidak mengurangi pahala mereka sedikit pun.” (HR. Ibnu Majah :209, sanad nya lemah namun hadits ini di kuatkan dengan riwayat-riwayat lain yang semakna, maka dishahihkan oleh Syaikh al-Bani dalam kitab “Shahih Ibnu Majah” no. 17)

Dijelaskan pula dalam AL-Qur’an yang artinya, “Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh balasanNya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya.” (QS. Al-Muzammil : 20). Berdasarkan dari hadits shahih dan ayat Al-Qur’an bahwa menghidupkan sunnah-sunnah Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam itu memiliki pahala yang luar biasa.

Kita sebagai umat terakhir, umat yang berada diakhir zaman hendaklah kita lebih mengenal jauh siapa Rasulullah? Kekasih Allah SWT yang dimana Allah janjikan untuknya Nabi Shallallu’alai wa sallam jaminan surga, namun walaupun sudah diberi jaminan Allah beliau tidak pernah meninggalkan perintah Allah dan terus melakukan kebaikan. Dan segala perbuatan atau ucapan Rasulullah merupakan suri tauladan yang harus kita tiru.

Karena disetiap tindakan dan ucapan beliau hanya mengarah kepada Allah SWT. Semoga kita dapat dan terus menjalani apa yang Rasulullah perintahkan, karena itu semua merupakan kebaikan yang akan menguntungkan bagi kita yang melaksanakannya.

Pencarian dari Google :

Belum ada Komentar untuk Keutamaan Puasa Sunnah Asyura Di Bulan Muharram

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Keutamaan Puasa Sunnah Asyura Di Bulan Muharram

gangguan setan saat kita shalat

Gangguan Nyata Setan Mengganggu Ibadah Manusia Kepada Allah

T 16 March 2018 F A WP-YNI

Gangguan setan ketika menjelang masuk waktu shalat sungguh sangat dirasakan. Hakikatnya setan ialah makhluk Allah yang selalu membisikan hal buruk dan mengganggu fokus pikiran kita. Contoh dalam hal Shalat seperti, ketika adzan dikumandangankan setan pun mulai mengganggu manusia dengan membuat... Selengkapnya

lailatul qodr

Lailatul Qodr Ibadah Malam Seribu Bulan

T 2 July 2016 F A Yayasan Nurul Ihsan

Lailatul Qodr atau para ulama sering menyebutnya Malam Seribu Bulan. Artinya Ibadah kita pada malam lailatul qord bernilai seribu bulan kita beribadah, yang jika kita hitung kurang lebih 83 tahun. Sungguh luar biasa amalan di malam Lailatul Qodr. Semoga kita... Selengkapnya

apa itu puasa arafah dan apa niatnya

Apa Itu Puasa Arafah ? Dan Apa Niatnya?

T 25 July 2018 F , A WP-YNI

Bulan Dzulhijjah merupakan waktu yang ditunggu kedatangannya oleh seluruh umat musllim. Karena dibulan Dzulhijjah banyak terjadinya momen penting diantaranya karena hanya dibulan ini haji dan berqurban terlaksana dan bagi yang tidak melaksanakan haji dapat digantikan dengan berpuasa arafah dan tarwiyah... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi sekretariat kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai kegiatan sosial kami.

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Apriliani

Online

Sekretaris

Rohmat Sidik

Online

Apriliani

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00

Rohmat Sidik

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu ? 00.00