SEKILAS INFO
  • 1 bulan yang lalu / Niatkan Qurban Anda tahun ini, InsyaAllah terkabul segenap doa
WAKTU :

Kejujuran… Harga Mahal Yang Harus Dibayar

Terbit 20 March 2018 | Oleh : Admin Web YNI-1 | Kategori : Agama Islam
Kejujuran... Harga Mahal Yang Harus Dibayar

Kejujuran merupakan salah satu sifat yang dimiliki setiap manusia. Kejujuran ialah mahal harganya. Kejujuran sendiri merupakan bagian dari kepercayaan. Orang yang telah kehilangan kejujuran pasti kehilangan kepercayaan,baik kepercayaan diri maupun kepercayaan dari orang lain. Manusia yang berbohong pada ucapannya pasti akan merasa gundah gulana dan hidupnya dipenuhi dengan ketidaktenangan.

Kejujuran erat kaitannya dengan berdusta? Kenapa? Iya, ketika kita tak lagi dapat menggenggam kejujuran disitulah kita mendapat dusta(kebohongan) alias tak jujur. Dijelaskan dalam sebuah surah yang menyatakan bahwa kita hendaklah bergaul dan menjadi manusia yang bertaqwa dan jujur. Yang artinya sebagai berikut : “Hai orang-orang yang beriman bertaqwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar (QS. At-Taubah : 119)

Nabi Muhammad merupakan contoh tauladan yang baik kepada umatnya yang beriman. Beliau selalu jujur dalam perkataan maupun dalam perbuatannya. Maka tak dapat dielakkan Beliau dikenal dan diingat oleh seantero mekkah dan madinah bahkan hingga ke penjuru negeri. Karena kejujuran beliau yang amat dicintai manusia pada saat itu,beliau mandapat julukan “Al-Amin” yang artinya pribadi yang dapat dipercaya.

kejujuran dalam islam

Akibat Tidak Memiliki Atau Kehilangan Kejujuran

Sifat jujur ialah salah satu tanda sempurnanya keislaman yang seseorang  miliki pula tingkat iman seseorang tersebut. Karena itu, orang memiliki sifat tersebut akan mendapatkan kedudukan yang tinggi didunia dan diakhirat. Dengan kejujuran yang dimilkinya, seorang hamba akan mencapai derajat yang tinggi pula selamat dari segala keburukan yang akan datang.

Namun apa yang akan kita dapat bila kita menjadi orang yang berdusta? Berikut akibat dari berdusta dari  pandangan Allah dan Manusia :

  • Hilang Kepercayaan

Seseorang yang sudah berdusta(berbohong) maka dia tidak akan dipercaya lagi oleh orang disekitarnya. Karena mereka berfikir bahwa orang ini pasti akan berbohong lagi dan akan diacuhkan perkataannya.

  • Dijauhi Oleh Teman

Selain tak dipercaya lagi oleh orang terdekat nya, ia pasti akan dijauhi oleh teman-temannya. Karena pastinya mereka tidak ingin berteman dengan seorang pembohong.

  • Berdosa

Berdusta pasti mendapat dosa. Allah akan memberikan hukuman bagi manusia yang berdusta dan dia masuk kedalam golongan orang yang munafik. Dijelaskan dalam sebuah hadits yang berarti : “ Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga. Jika berbicara ia berbohong, Jika berjanji ia ingkar, Dan jika dipercaya ia berkhianat.” (HR. Muslim )

  • Hidupnya Dipenuhi Rasa Bersalah

Bagi manusia yang berdusta,dia akan dihinggapi rasa bersalah karena ketidakjujurannya terungkap. Dia menyesali apa yang telah ia lakukan sebelumnya. Dan disini ia akan berusaha mengembalikan rasa percaya dari orang-orang terdekatnya.

Kejujuran Yang Membawa Keselamatan Diri Dan Orang Disekitarnya

Kejujuran merupakan sikap tulus dalam menjalankan amanat, baik amanat tersebut berupa ucapan, tanggung jawab ataupun harta benda. Karena seyogyanya, kejujuran merupakan salah satu aspek berhasilnya Rasulullah SAW dalam membangun masyarakat islam. Kejujuran akan mandapatkan keridhaan dan cinta kasih sayang dari Allah. Sedangkan kebohongan akan menjerumuskan kita kedalam neraka sebagai orang yang berdusta.

Dari ringkasan kisah diatas dapat kita ambil hikmah kejujuran, bahwa kejujuran merupakan suatu hal yang sulit dilakukan. Kita sebagai seorang muslim haruslah mengedepankan kejujuran meskipun itu pahit,karena kejujuran akan membawa kita kesurga sedangkan kebohongan membawa kita ke neraka. Dijelaskan pada suatu hadist yang berbunyi :

“Senantiasalah kalian jujur, karena sesungguhnya kejujuran itu membawa kepada kebajikan, dan kebajikan membawa kepada surga. Seseorang yang senantiasa jujur dan berusaha untuk selalu jujur, akhirnya ditulis disisi Allah sebagai seorang yang selalu jujur. Dan jauhilah kedustaan karena kedustaan itu membawa kepada kemaksiatan, dan kemaksiatan membawa ke neraka. Seseorang yang senantiasa berdusta dan selalau berdusta, hingga akhirnya ditulis disisi Allah sebagai seorang pendusta.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Semoga dengan mengetahui keutamaan yang tertanam dalam kejujuran dapat meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT. Serta dapat menjalin tali silaturahmi yang baik kepada sesama manusia. Aamiin Ya Robbal’aalamiin.

SebelumnyaGangguan Nyata Setan Mengganggu Ibadah Manusia Kepada Allah Sesudahnya19 Pintu Kebaikan Pembuka Jalan Bagi wanita

Berita Lainnya

0 Komentar
Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Apriliani

Online

Apriliani

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00