Category: Peringatan Hari Besar Islam

Rasulullah - panti yatim di jakarta timur

Meneladani Rasulullah Dengan Mengerjakan Amalan Sunnah

Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam merupakan Nabi terakhir yang Allah turunkan ke bumi sebagai pembawa kebenaran dan meluruskan dari kejahiliyah zaman. Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam ialah teladan mulia hingga akhir zaman. Karena segala tingkah lakunya merupakan kebenaran dan dijadikan panutan.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam memiliki 4 sifat wajib, yakni Shidiq (Benar), Tabligh (Menyampaikan), Amanah (Dipercaya), Fathonah (Cerdas). Maka tak terelakan, kita wajib mengikuti segala ajarannya. Dan bertepatan dengan bulan kelahirannya Rabiul ‘Awwal seluruh dunia merayakan hari Maulid Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam.

Tujuan dilakukannya perayaan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam ialah sebagi bentuk rasa syukur dengan keagungan dan kecintaan kepada Rasulullah. Dan ada banyak beberapa amalan Sunnah yang dapat kita lakukan sebagai bentuk muslim yang cinta beliau, yakni dengan meneladani dan mengerjakan amalan beliau. Apa saja? Berikut di bawah ini:

Rasulullah - panti yatim di jakarta timur

4 Amalan Sunnah Untuk Memperingati Maulid Nabi SAW

  1. Membaca Shalawat

Salah satu amalan Sunnah yang dapat kita lakukan untuk mengingat Rasulullah ialah dengan banyak-banyak membaca shalawat Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam. Mmebaca shalawat tidak terikat oleh waktu baik pagi, siang, sore atau malam dapat kita ucapkan. Dan ini merupakan tertuang dalam Al-Qur’an yang berbunyi,

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Artinya: “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al – Ahzab : 56)

  1. Puasa Sunnah

Puasa Sunnah sendiri merupakan kebiasaan Nabi Muhammad selama beliau hidup. Terutama puasa senin kamis yang merupakan puasa paling mudah dilakukan bagi anak remaja maupun yang sudah berumur. Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam di lahirkan hari senin dan bertepatan dengan puasa hari senin. Yang dimana terdapat dalam hadits, Dari Abu Qotadah al-Anshari radhiyallahu anh, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيْهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَيَّ فِيْهِ

Artinya: “ Hari tersebut merupakan hari aku di lahirkan, hari aku di utus dan hari di turunkannya Al-Qur’an kepadaku.” (HR. Muslim)

 

  1. Berzikir Kepada Allah

Rasulullah senang berzikir, walaupun sudah di janjikan masuk surga. Sebagai menunjukkan ungkapan rasa syukur untuk selalu mengingat Allah Subhanahu wa ta’ala. Ini tertuang dalam Al-Qur’an,

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

Artinya: “ Yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka aman tenteram dengan mengingat Allah, ingatlah hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Rad : 28)

 

  1. Bersedekah

Rasulullah dikenal sebagai Nabi yang sangat dermawan, Beliau suka bersedekah. Beliau selalu mengeluarkan apapun yang ia punya bahkan ketika peperangan melawan orang-orang kafir dan yahudi. Semua hartanya di berikan untuk para tentara muslim. Sejatinya bersedekah menambah rizki dan keberkahannya. Ini tertuang dalam Al-Qur’an,

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

Artinya: “ Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhan kalian memaklumatkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim : 7)

 

Hikmah Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW

قَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

Artinya: “Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”

Rasulullah merupakan suri tauladan yang baik untuk di tiru. Bahkan di kehidupan sehari-harinya beliau selalu menerapkan akhlak yang baik kepada semua sahabat, tetangga, anak yatim juga penyayang kepada binatang. Tidak ada yang sia-sia pada diri Rasulullah. Apa yang beliau katakan dan lakukan semuanya menjurus kepada kebaikan dan kearifan.

Kita sebagai umat Rasulullah mari berusaha meneladani beliau. Dimulai dari hal-hal yang kecil. Seperti berjalan sambal bershalawat, memberikan uang seribu rupiah kepada pengemis, puasa di hari senin dan kamis serta tak lupa berzikir serelah sholat. Semoga kita termasuk kedalam golongan manusia yang mendapatkan syafa’at Rasulullah kelak. Aamiin

Amalan-Amalan Utama Di Bulan Muharram

Muharram ialah bulan yang mengawali awal tahun baru islam dalam calendar hijriyah, bulan ini dimuliakan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala. Bahkan hingga mendapatkan julukan Syahrullah artinya bulan Allah. Kenapa bulan Muharram dikatakan sebagai bulan yang mulia? Karena didalamnya di anjurkan untuk banyak melakukan amalan-amalan Sunnah. Amalan Sunnah yang dimaksud ialah puasa Sunnah. Perintah puasa Sunnah terdapat dalam hadist yang di riwayatkan oleh Abu Hurairah yang berbunyi:

جاء رجل إلى النبي ضلى الله عليه وسلم فقال: أي الصيام أفضل بعد شهر رمضان؟ قال:  شهر الله الذي تدعونه المحرم

Artinya: “ Seseorang datang menemui Rasulullah Shallallahu’ alaihi wa sallam, ia bertanya, ‘Setelah Ramadhan, puasa di bulan apa yang lebih afhdal?’ Nabi menjawab, ‘Puasa di bulan Allah, yaitu di bulan yang kalian sebut dengan Muharram.” (HR. Ibnu Majah

Lalu di sebutkan dalam hadits lainnya yang di riwayatkan oleh Muslim yang berbunyi:

أفضل الصيام بعد رمضان شهر الله المحرم

Artinya: “Puasa yang paling utama setelah Ramadhan ialah puasa di bulan Allah, Muharram.”

Kenapa Di Sunnahkan Berpuasa Di Bulan Muharram?

Karena bulan muharram ialah salah satu bulan haram ialah bulan yang dimuliakan oleh Allah. Bulan mulia yang di Sunnahkan untuk berpuasa selain Muharram ini termasuk bulan Rajab, Sya’ban, Dzulqodah, Dzulhijjah dan Puasa Arafah. Ini disebutkan oleh Zainudin Al Malibari dalam fathul Mui’in, beliau mengatakan, “Bulan utama untuk berpuasa setelah ramadhan adalah Asyhurul Hurum (bulan-bulan mulia) sementara di antara Asyhurul Hurum tersebut bulan Muharram adalah yang paling utama, kemudaian Rajab, Dzulhijjah, Dzulqo’dah, Sya’ban, dan puasa Arafah.

Bulan haram ialah bulan yang diharamkan untuk berbuat maksiat serta berbuat dzalim. Karena bulan ini di muliakan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala.

Disunnahkannya berpuasa di bulan haram juga di sebutkan oleh Al-Qurthubi, di kutip As-Suyuthi dalam Ad-Dibaj ‘ala Shahih Muslim menjelaskan:

“Puasa Muharram lebih utama dikarenakan awal tahun. Alangkah baiknya mengawali tahun baru dengan berpuasa, sebab puasa termasuk amalan yang paling utama.”

Lalu dalam Syarah Shahih Muslim, Imam An-Nawawi mengatakan puasa Muharram merupakan suatu keutamaan.

Yang artinya: “ Puasa yang paling utama setelah Ramadhan ialah puasa di bulan Allah, Muharram.”

Sementara dalam penjelasan hadits lainnya mengatakan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih sering berpuasa di bulan Sya’ban, bukan di bulan Muharram. Lalu di tafsirkan bahwa

Yang pertama : Kemungkinan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam baru mengetahui keutamaan puasa Muharram di akhir hayatnya

Yang kedua     : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam  mungkin sudah memahami keutamaannya tapi beliau tidak banyak berpuasa di bulan Muharram di karenakan sedang udzur seperti sakit, sedang dalam perjalanan dan lain sebagainya.

Pahala Puasa Sunnah Di Bulan Muharram

Puasa di bulan Muharram memiliki keutamaan. Yakni barang siapa yang melaksanakan puasa Sunnah saat 10 Muharram, dosa-dosanya akan di ampuni oleh Allah. Adapun dosa yang di maksud disini ialah dosa kecil bukan dosa besar. Dosa besar hanya di ampuni oleh perbuatan dengan bertaubat. Di jelaskan dalam sebuah riwayat hadits yang artinya,

“ Puasa hari Asyura, saya berharap agar Allah Subhanahu wa ta’ala mengampuni dosa satu tahun sebelumnya,” (HR. Ibnu Majah)

Lalu di jelaskan pula dalam sebuah hadist riwayat oleh Sa’id bin Jubair dalam kitab Al-Atsar karya Abu Yusuf, beliau mengatakan yang artinya:

“Puasa Asyura setara dengan puasa satu tahun.”

Maka keutamaan yang dapat di peroleh dri berpuasa di bulan Muharram ialah di ampuni dosa-dosanya satu tahun sebelumnya serta keutamaan lain bagaikan puasa satu tahun.

TEBAR QURBAN TERBAIKMU DI YAYASAN NURUL IHSAN

Tebar Qurban Terbaik-Mu Di Yayasan Nurul Ihsan

Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu’alaykum warohmatullohi wabarokatuh, Sahabat Yatim YNI!

Tak terasa Idul Adha semakin dekat.

Setelah di siarkannya pembatalan haji di tahun ini, tapi jangan surutkan semangat dan niat.

Maka, berqurban ialah menjadi ibadah paling utama di bulan Idul Adha tahun ini yang paling tepat.

Yayasan Nurul Ihsan kembali tahun ini dengan program “Gerakan Qurban Ramadhan 1441 H”, siap menerima dan menyalurkan hewan-hewan qurban. Yang paling utama di tujukan untuk anak-anak yatim, dhuafa, para janda, jompo kaum lansia. Yang tersebar di sekitaran Pondok Kopi-Buaran-Klender di Jakarta Timur.

Kenapa Harus Qurban Di Yayasan Nurul Ihsan?

Jawabannya karena kami menyalurkan hewan-hewan dengan tepat sasaran, sekaligus dengan adanya masa pandemic ini yang telah kita tahu bahwa banyak para pekerja sebanyak 12,7 juta berdasarkan data dari pemerintah yang kehilangan pekerjaan yang menjadi satu-satunya tempat mereka mencari rizki menjadi terputus.

Yayasan Nurul Ihsan yang dimulai berdiri sejak tahun 2005, menjadi media dalam penyaluran dan penyebaran hewan qurban untuk anak-anak yatim, dhuafa, keluarga yang kurang mampu, para jompo/lansia, serta para janda. Yang dimana mereka bergantung dalam bantuan social dari para dermawan dan sahabat yatim YNI.

Dengan Qurbanmu bantu mereka supaya mendapatkan gizi cukup, yang padahal mereka tidak sering makan daging. Alhamdulillah, dengan adanya “Gerakan Qurban Berkah 1441 H” maka kita telah turut membahagiakan keinginan mereka untuk makan daging.

Dengan izin Allah, Yayasan Nurul Ihsan mengajak para dermawan untuk memenuhi panggilan Allah dibulan yang mulia ini. Mari kita sebarkan kebahagiaan pada mereka yang membutuhkan.

Salurkan donasi terbaikmu dengan cara:

  1. Transfer ke rekening a/n Yayasan Nurul Ihsan di No. rek
  2. Bank Mandiri 006-00-0609147-8
  3. Bank BRI 0997.01.003230.50.0
  4. Bank Syariah Mandiri 7085-2222-22
  5. Konfirmasi transfer Qurban Berkah-mu ke nomer
  6. 0812 1037 6004 (Whats App Admin YNI)
  7. 021.8625728 (Office YNI)
  8. Selanjutkan akan di konfirmasi melalui secretariat Yayasan Nurul Ihsan

Mari ajak para muslimin yang lainnya, share dan sebarkanlah kebaikan.

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Nurul

Online

Nurul

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00