Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Beranda » Agama Islam » Cara-Cara Menjemput Rizki Yang Halal

Cara-Cara Menjemput Rizki Yang Halal

T Diposting oleh pada 1 October 2019
F Kategori ,
b Belum ada komentar
@ Dilihat 191 kali
Cara-Cara Menjemput Rizki Yang Halal

Allah subhanahu wa ta’ala telah mengatur rezeki makhluknya. Apa yang telah Allah tetapkan untuk kita maka tidak akan tertukar. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُبِينٍ

Artinya: “Dan tidak ada suatu binatang melatapun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rizkinya dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh) (QS. Hud : 6)

Rezeki Allah ialah luas. Rizki-Nya terbentang dari setiap penjuru daratan hingga ke bagian terdalam lautpun. Bahkan yang harus kita sadar bahwa apa yang ada di diri kita ialah menempelnya rizki dari Allah subhanahu wa ta’ala. Kita mempunyai anggota tubuh yang lengkap seperti memiliki kedua mata yang masih dapat melihat. Dua tangan yang mampu bekerja dan beraktifitas, dua kaki yang masih mampu berjalan serta anggota tubuh yang befungsi baik.

5 Cara Menjemput Rezeki Yang Halal

Bahwasanya rezeki yang halal hanya datang bila kita menjemputnya dengan cara yang benar. Karena rezeki yang halal dapat menghadirkan ketenangan dalam hidup. Hidup kita akan lebih terarah dengan terbukanya pintu-pintu keberkahan yang terbuka lebar. Bahkan, melalui rezeki yang halal pula menjadi salah satu syarat diterimanya doa oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

Dan berikut 5 cara menjemput rezeki halal.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

لِيُنْفِقْ ذُو سَعَةٍ مِنْ سَعَتِهِ ۖ وَمَنْ قُدِرَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ فَلْيُنْفِقْ مِمَّا آتَاهُ اللَّهُ ۚ لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا مَا آتَاهَا ۚ سَيَجْعَلُ اللَّهُ بَعْدَ عُسْرٍ يُسْرًا

Artinya: “ Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendalah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikul beban kepada seseorang melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan setelah kesempitan.” (QS. Ath-Thalaaq : 7).

  • Menggunakan cara yang baik.

Bila ingin menjemput rezeki yang halal, hendaklah dengan menggunakan cara yang baik. Maka rezeki yang kita peroleh ialah halal. Islam juga melarang hambanya untuk mendapatkan rezeki dengan cara yang dzalim atau haram.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

فَإِنْ لَمْ تَفْعَلُوا فَأْذَنُوا بِحَرْبٍ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ ۖ وَإِنْ تُبْتُمْ فَلَكُمْ رُءُوسُ أَمْوَالِكُمْ لَا تَظْلِمُونَ وَلَا تُظْلَمُونَ

Artinya: “ Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba) maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akana memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba) maka bagimu pokok hartamau; kamu tidak menganiaya dan tidak pula dianiaya.” (QS. Al – Baqarah :  279).

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

۞ وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا

Artinya: “ Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan Dia dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang ibu bapak, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri.” (QS. An – Nisa : 36)

  • Bersungguh-sungguh serta sabar

Bersungguh-sungguh serta sabar merupakan salah satu kunci dala memetik keberhasilan sama halnya dengan menjemput rezeki bila kita bersungguh-sungguh dan sabar dalam meraih rezeki halal maka Allah akan mudahkan jalan baginya.

  • Bertakwa kepada Allah SWT

Allah SWT berfirman :

زُيِّنَ لِلَّذِينَ كَفَرُوا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَيَسْخَرُونَ مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا ۘ وَالَّذِينَ اتَّقَوْا فَوْقَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ وَاللَّهُ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Artinya: “ Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir dan mereka menghina orang-orang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu leih mulia dari pada mereka di hari kiamat. Dan Allah memberi rezeki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas. “(QS. Al-Baqarah : 212)

Penyebab Rizki Yang Tertahan

Penyebab tertahannya rezeki ialah tidak lain karena perbuatan kita sendiri. Dengan enggan bertakwa pada Allah serta banyak melakukan maksiat ialah menjadi salah satu pemicu seratnya rezeki yang akan kita peroleh. Serta sama halnya dengan bakhil, pelit atau enggan bersedekah ialah juga menjadi terhalangnya rezeki yang akan turun.

Padahal Rasulullah telah mengajarkan kita untuk berbuat baik kepada sesama, pada kedua orang tua, anak –anak yatim, fakir miskin, ibnu sabil serta tetangga yang dekat maupun yang jauh. Rasulullah menjadi suri tauladan yang harusnya kita ikuti. Lalu bila kita bertemu atau melihat seseorang yang tidak bertakwa pula beriman dan senang bermaksiat tapi mengalir hartanya bahwasanya itu merupakan ilusi.

Bila ia tidak sadar akan perbuatannya maka sebenar-benarnya ia telah lalai, itulah Istidraj. Apa itu istidraj? adalah kesenangan dan nikmat yang Allah subhanahu wa ta’ala berikan kepada orang yang jauh dari-Nya yang sebenarnya itu menjadi azab baginya apakah dia bertobat. Naudzubillah.. semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta’ala.

Belum ada Komentar untuk Cara-Cara Menjemput Rizki Yang Halal

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Cara-Cara Menjemput Rizki Yang Halal

Zakat

Zakat Salah Satu Solusi Pemberantas Kemiskinan

T 5 April 2018 F , A WP-YNI

Zakat merupakan harta yang wajib kita keluarkan dan memenuhi syarat berdasarkan ketentuan syariat islam. Zakat juga harus disalurkan kepada yang telah ditetapkan. Yaitu ada 8 (delapan) golongan sebagaimana yang telah dijelaskan dalam Al-Quran surat At-Taubah ayat 60 yang artinya :... Selengkapnya

sudahkah kita memantaskan diri jadi bagian penghuni surga

Sudahkah Kita Memantaskan Diri Jadi Bagian Penghuni Surga?

T 14 April 2019 F , A WP-YNI

Harapan paling besar seorang muslim ketika beramal ialah diterima segala amal yang telah dilakukannya. Sebagai amal kebaikan ( Ahsanul Amal) menjadi sebaik-baik amal yang akan membawa kita kepada Allah subhahuwata’ala dan surganya Allah tentunya. Janji-janji Allah tentang surga serta mereka... Selengkapnya

yayasan anak yatim di jakarta timur

Mau Do’a Kita Maqbul? Perbaiki Cara Berdo’a!

T 17 February 2017 F A Admin Web YNI

Coba pikirkan seandainya ada orang yang yang dating ketempat kita silaturahmi, kemudian langsung meminta uang dengan cara yang tidak baik dan sopan..dia tidak mengucap salam, tidak memanggil nama kita dengan santun, dan tidak punya tata karama dalam berinteraksi. Apa persaan... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi sekretariat kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai kegiatan sosial kami.

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Apriliani

Online

Sekretaris

Rohmat Sidik

Online

Apriliani

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00

Rohmat Sidik

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu ? 00.00