Beranda » Agama Islam » Bolehkah Merayakan Hari Ulang Tahun?

Bolehkah Merayakan Hari Ulang Tahun?

T Diposting oleh pada 14 October 2019
F Kategori ,
b Belum ada komentar
@ Dilihat 947 kali
Bolehkah Merayakan Hari Ulang Tahun_

Perayaan ulang tahun sudah menjadi kebiasaan manusia masa kini. Memeriahkan hari kelahiran dengan merayakan, mengundang teman-teman, sanak saudara dan orang tersayang. Yang perlu kita ketahui, bahwasanya kebiasaan merayakan ulang tahun bukanlah bagian dari ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam tidak pernah merayakan hari kelahirannya dan demikian di ikuti oleh para sahabatnya. Melakukan kegiatan tersebut termasuk ke dalam tindakan mubazir (menyia-nyiakan), mubazir merupakan kesukaan setan. Serta menyelenggarakan hari ulang tahun juga merupakan tindakan tasyabbuh (menyerupai) dengan budaya barat.

Tasyabbuh ialah menyerupai suatu kaum. Misalnya kebiasaan orang-orang kafir yang di ikuti kaum muslimin atau menyerupai orang lain dalam suatu perkara. Merayakan ulang tahun merupakan salah satu bid’ah sesat yang tidak boleh di lakukan. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الأُمُورِ ، فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ ، وَ كُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَ كُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ

Artinya: “ Jauhilah perkara-perkara baru. Sesungguhnya setiap bid’ah adalah sesat. Dan setiap kesesatan berada dalam neraka.”

Penyebab Maraknya Perayaan Ulang Tahun

Penyebab asal muasal maraknya perayaan ulang tahun, hingga kini belum diketahui kapan pasti terjadinya. Yang jelas, kemunculannya di dunia islam sangat menyedot perhatian. Bagi manusia awam dia akan terlihat senang dan biasa-biasanya karena tidak ada yang melarang. Namun, bagi para ulama dan cendikiawan islam sangat khawatir mengenai hal ini dikarena kan ini tidak sesuai dengan syariat islam ataupun ajaran Nabi.

Ini lah kegiatan yang termasuk unsur tasyabbuh, yang mana tindakan yang menyerupai budaya barat dan merupakan warisan dari non-muslim. Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda:

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

Artinya: “ Barangsiapa meniru-niru suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Abu Daud. Di shahihkan oleh Ibnu Hibban)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan puasa Sunnah saat hari kelahirannya tiba sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah. Rasa syukur kepada Allah atas panjang umur dalam ketaatan dan ketaqwaan kepada-Nya. Ini lah yang disukai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Bolehkah Hadir Ke Acara Ulang Tahun?

Apabila tetangga atau teman kita mengundang untuk menghadiri acara perayaan ulang tahunnya, bolehkah kita hadir disana?

Pertanyaan ini sering kali terdengar oleh telinga kita. Bahwasanya sebagian orang menyangka bahwa perayaan ulang tahun dapat di laksanakan asal tidak dianggap serius dan ibadah maka tetap di perbolehkan. Maka ini merupakan anggapan yang salah dan keliru. Meskipun perayaan ulang tahun tersebut tidak di anggap sebagai ibadah, namun tetap saja di larang.

Hal ini berdasarkan riwayat dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata ,

لِأَهْلِ الْجَاهِلِيَّةِ يَوْمَانِ فِي كُلِّ سَنَةٍ يَلْعَبُونَ فِيهِمَا فَلَمَّا قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ قَالَ كَانَ لَكُمْ يَوْمَانِ تَلْعَبُونَ فِيهِمَا وَقَدْ أَبْدَلَكُمْ اللَّهُ بِهِمَا خَيْرًا مِنْهُمَا يَوْمَ الْفِطْرِ وَيَوْمَ الْأَضْحَى

Artinya: “ Dahulu orang-orang Jahiliyah memiliki dua hari di setiap tahun, di mana mereka biasa bersenang-senang ketika itu. Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam  datang ke kota Madinah, beliau bersabda, “Dahulu kalian memiliki dua hari di mana kalian bersenang-senang ketika itu. Sekarang, Allah telah menggantikan untuk kalian dengan dua hari besar yang lebih baik, yaitu ‘Idul Fitri dan ‘Idul Adha.” (HR. Abu Dawud : 1164 dan An-Nasa’I : 1556)

Belum ada Komentar untuk Bolehkah Merayakan Hari Ulang Tahun?

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Bolehkah Merayakan Hari Ulang Tahun?

Pengertian Penyakit Hati Dan Jenis-Jenisnya

Pengertian Penyakit Hati Dan Jenis-Jenisnya

T 18 November 2019 F A Admin Web YNI-1

Hati merupakan salah satu bagian organ tubuh manusia. Namun, hati yang sedang akan kita bahas kali ini adalah hati yang tertuju pada perasaan manusia. Iya, hati manusia yang menentukan sifat manusia itu sendiri. Bila ia memiliki hati yang tenang dan... Selengkapnya

SYARAT-SYARAT SAH DAN RUKUN WUDHU

Syarat-Syarat Sah Dan Rukun Berwudhu

T 13 February 2019 F , , A Admin Web YNI-1

Syarat-Syarat Sah Dan Rukun Berwudhu Wudhu merupakan perihal yang wajib dilakukan sebelum shalat. Wudhu sama dengan bersuci atau membersihkan diri dari kotoran atau najis-najis kecil yang menempel dikulit. Yang mana apabila bagus dan tertib wudhu kita insyaAllah shalat kita akan... Selengkapnya

Pengertian Puasa Ayyamul Bidh Dan Asal Mulanya

Pengertian Puasa Ayyamul Bidh Dan Asal Mulanya

T 27 August 2019 F , A Admin Web YNI-1

Puasa ayyamul bidh merupakan salah satu puasa Sunnah yang biasa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kerjakan. Puasa Sunnah ini dilaksanakan pada pertengahan setiap bulan, yani pada tanggal 13, 14 dan 15 pada bulan hijriyah. Selain puasa Sunnah ayyamul bidh, Rasulullah... Selengkapnya

+ SIDEBAR
Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Apriliani

Online

Apriliani

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00