Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Beranda » Agama Islam » Benarkah Tidak Boleh Puasa Setelah Dipertengahan Sya’ban? (BAG. 2)

Benarkah Tidak Boleh Puasa Setelah Dipertengahan Sya’ban? (BAG. 2)

T Diposting oleh pada 5 April 2019
F Kategori ,
b Belum ada komentar
@ Dilihat 175 kali

Benarkah Tidak Boleh Puasa Setelah Dipertengahan Sya’ban(BAG.2)

Berpuasa Satu Atau Dua Hari Sebelum Ramadhan

Dari Abu Hurairah ra, Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تَقَدَّمُوا رَمَضَانَ بِصَوْمِ يَوْمٍ وَلاَ يَوْمَيْنِ إِلاَّ رَجُلٌ كَانَ يَصُومُ صَوْمًا فَلْيَصُمْهُ

Artinya: “Janganlah mendahulukan Ramadhan dengan sehari atau dua hari berpuasa kecuali jika seseorang memiliki kebiasaan berpuasa, maka berpuasalah.” (HR. Muslim no. 1082)

Berdasarkan penjelasan dari Ibnu Rajab rahimahullah, berpuasa diakhir bulan sya’ban ada tiga jenis :

Pertama, jika memiliki niat dalam rangka berhati-hati dalam perhitungan puasa Ramadhan sehingga dia berpuasa terlebih dahulu, maka hal seperti ini sudah jelas terlarang.

 

Kedua, jika berniat untuk berpuasa nadzar atau mengqodho puasa Ramadhan yang belum dikerjakan atau membayar kafaroh (tebusan) maka kebanyakan ulama memperbolehkannya.

 

Ketiga, jika memiliki niat berpuasa Sunnah saja, maka ulama yang mengatakan harus ada pemisah antara puasa Sya’ban dan puasa Ramadhan melarang hal tersebut walaupun itu mencocokan kebiasaan dia melakukan puasa, diantaranya adalah Al-Hasan Al-Bashri. Namun yang tepat dilihat apakah puasa tersebut adalah puasa yang biasa dia lakukan ataukah bukan sebagimana makna berdasarkan teks dari hadits. Jadi,  jika satu atau dua hari sebelum Ramadhan adalah kebiasaan dia melakukan puasa sperti puasa Sunnah senin kamis, maka itu diperbolehkan. Namun jika tidak, itulah yang terlarang. Pendapat inilah yang di pilih oleh Imam Asy-Syafi’I dan Imam Ahmad dan Al-Auza’i. (Lathoif Al-Ma’arif), 257-258)

 

Kenapa ada larangan mendahulukan berpuasa satu atau dua hari sebelum Ramadhan?

Pertama, jika mau berpuasa satu atau dua hari sebelum Ramadhan adalah dalam rangka berhati-hati, maka hal ini terlarang agar tidak menambah hari puasa Ramadhan yang tidak dituntunkan.

Kedua, agar memisahkan antara puasa wajib dan puasa Sunnah. Dan memisahkan antara amalan yang Wajib dan Sunnah adalah suatu hal yang disyariatkan. Sebagaimana Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wa sallam melarang menyambungkan shalat wajib dengan shalat Sunnah tanpa diselangi atau pemisah dengan salam atau dzikir terlebih dahulu. (Lathoif Ma’arif, 258-259)

Semoga kita semua dapat memetik pemahaman melalui penjelasan dari atas. Aamiin Ya Robbal ‘Aalamiin

Belum ada Komentar untuk Benarkah Tidak Boleh Puasa Setelah Dipertengahan Sya’ban? (BAG. 2)

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Benarkah Tidak Boleh Puasa Setelah Dipertengahan Sya’ban? (BAG. 2)

Berbuat Baik Kepada Tetangga

Berbuat Baik Kepada Tetangga Dalam Islam

T 26 February 2019 F A WP-YNI

Manusia merupakan makhluk social. Mereka butuh beradaptasi dengan lingkungan dan juga membangun hubungan yang baik antar manusia agar terjalin keharmonisan dalam hubungan social. Tetangga, merupakan orang terdekat yang harus kita jaga hubungan baiknya. Karena tetanggalah orang pertama yang akan muncul... Selengkapnya

keutamaan shalat dhuha

Indahnya 2(Dua) Rakaat Kala Pagi Hari

T 14 March 2018 F , A WP-YNI

Shalat dhuha.. apa itu shalat dhuha? Shalat dhuha ialah rangkaian shalat sunnah yang amat bermanfaat bila dikerjakan. Shalat yang dikerjakan di waktu pagi ini atau lebih jelasnya shalat yang dikerjakan sekitar matahari terbit dan meninggi kira-kira setinggi tombak atau 18... Selengkapnya

anjuran puasa 3 hari setiap bulan

Anjuran Puasa 3 Hari Di Setiap Bulan

T 25 January 2019 F , A WP-YNI

Umat muslim disunnahkan untuk berpuasa minimal 3 hari pada setiap bulan. Dan puasa yang dilaksanakan di setiap bulannya yakni pada tanggal ke-13, 14, 15 dibulan hijriyah (Qomariyah). Puasa tersebut disebut juga dengan puasa ayyamul bidh (hari putih). Dikarenakan pada malam-malam... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi sekretariat kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai kegiatan sosial kami.

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Apriliani

Online

Sekretaris

Rohmat Sidik

Online

Apriliani

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00

Rohmat Sidik

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu ? 00.00