Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Beranda » Agama Islam » Amalan-Amalan Yang Dapat Menyia-nyiakan Puasa

Amalan-Amalan Yang Dapat Menyia-nyiakan Puasa

T Diposting oleh pada 25 April 2019
F Kategori ,
b Belum ada komentar
@ Dilihat 440 kali

Amalan-Amalan Yang Dapat Menyia-nyiakan Puasa Ramadhan

Dibulan Ramadhan setiap muslim diwajibkan untuk melaksanakan puasa. Menahan haus dan lapar dimulai dari fajar hingga terbenamnya matahari. Namun tidak hanya untuk menahan haus dan lapar tapi juga menahan dalam melakukan segala maksiat atau perbuatan yang menjurus ke sia-siaan. Karena, tidak sedikit kaum muslimin yang hanya melaksanakan puasa namun tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan hausnya. Dan ini  merupakan benar dikatakan oleh Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam dalam sabdanya:

رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الجُوْعُ وَالعَطَشُ

Artinya: “Betapa banyak orang yang berpuasa namun ia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR.Ath-Thobroniy dalam Al-kabir dan sanadnya tidak mengapa. Dari syaikh Al Albani dalam shohih At-Targib wa At Tarhib no. 1084 mengatakan bahwa hadits ini shahih ligoirihi- yaitu shahih dilihat dari jalur lainnya).

Lalu, apakah penyebab puasanya kaum muslimin menjadi sia-sia? Padahal kita sudah bersusah payah menahan lapar dan haus selama seharian penuh. Apalagi kesia-sian tersebut terjadi selama puasa sebulan penuh? Astaghfirullah aladzim.. semoga puasa kita memiliki nilai dan pahala didalamnya. Dan apa saja yang membuat puasa kita menjadi sia-sia? Dan berikut penjelasannya.

Penyebab Sia-Sianya Puasa Yang Telah Dilakukan

Ada beberapa dan perkataan seorang muslim yang membuat puasanya tidak bernilai atau sia-sia. Bahwasanya bukan hanya menahan haus dan lapar saja, inilah penyebab sia-sianya puasa yang telah kita lakukan:

  1. Berkata Dusta (Az- Zuur)

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِى أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ

            Artinya: “ Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta malah mengamalkannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan.” (HR. Bukhari : 1903)

As-Suyuri menjelaskan bahwa Az-Zuur ialah berkata dusta dan memfitnah. Sedangkan mengamalkannya berarti melakukan perbuatan keji yang merupakan konsekuensinya yang telah Allah larang. (Syarh Sunan Ibnu Majah, 1/121, Maktabah Syamilah)

  1. Berkata lagwu dan rofats

Amalan buruk yang membuat amalan puasanya orang menjadi sia-sia adalah perkataan lagwu (sia-sa) dan rofats (porno). Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

لَيْسَ الصِّيَامُ مِنَ الأَكْلِ وَالشَّرَبِ ، إِنَّمَا الصِّيَامُ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ ، فَإِنْ سَابَّكَ أَحَدٌ أَوْ جَهُلَ عَلَيْكَ فَلْتَقُلْ : إِنِّي صَائِمٌ ، إِنِّي صَائِمٌ

Artinya: “ Puasa bukanlah hanya menahan makan dan minum saja. Akan tetapi, puasa adalah dengan menahan diri dari perkataan lagwu dan rofats. Apabila ada seseorang yang mencelamu atau berbuat usil padamu, katakanlah padanya, “Aku sedang puasa, aku sedang puasa”.” (HR. Ibnu Majah dan Hakim. Syaikh Al-Albani dalam shahih At Targib wa At Tarhib no. 1082 mengatakan bahwa hadist ini shahih)

Apakah yang dimaksud dengan lagwu dan rofats?

Dalam Fathul Bari (3/346), Al-Akhfasy mengatakan, “Lagwu adalah perkataan sia-sia dan semisalnya yang tidak berfaedah.”

Lalu yang dimaksud dengan rofats dalam Fathul Bari (5/157), Ibnu Hajar mengatakan, “Istilah rofats digunakan dalam pengertian ‘kiasan untuk hubungan badan’ dan semua perkataan yang keji.” Atau dengan kata lain ialah kata-kata porno.

  1. Melakukan perbuatan maksiat

Menyadari bahwasanya puasa tidak hanya untuk menahan lapar dan dahaga saja, namun juga menghindari perbuatan-perbuatan maksiat.

Dari Jabir bin ‘Abdillah menyampaikan petuah yang sangat bagus untuk kita ketahui, “Seandainya kamu berpuasa maka hendaklah pendengaranmu, penglihatanmu dan lisanmu turut berpuasa dari dusta dan hal-hal yang haram serta janganlah kamu menyakiti tetangga. Bersikap tenang dan berwibawalah dihari puasamu. Janganlah kamu menjadikan puasamu dan hari tidak berpuasamu sama saja.

Maka, seburuk-buruknya puasa ialah yang hanya menahan lapar dan dahaganya saja, sedangkan maksiat selalu dilakukan. Ibnu Rojab mengatakan bahwa, “Tingkatan puasa yang paling rendah hanya meninggalkan minum dan makan saja.”

 

Pahala Tak Terhingga Didalam Puasa Ramadhan

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya “Setiap amalan kebaikan anak Adam akan dilipat gandakan menjadi 10 hingga 700x dari kebaikan yang semisal. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman , “Kecuali puasa, amalan tersebut untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya karena dia telah meninggalkan syahwat dan makanannya demi Aku.” (HR. Muslim : 1151).

Amalan selain puasa akan diganjar 10 hingga 700x. namun khusus untuk amalan puasa, Allah sendiri yang akan membalasnya. Lalu sebesar apakah balasan amalan puasa tersebut? Mari perhatikan penjelasan dari Ibnu Rojab dibawah ini:

“hadits diatas adalah mengenai pengecualian puasa dari amalan yang dilipat gandakan menjadi 10 kebaikan hingga 700 kebaikan yang semisal. Khusus untuk puasa, tak terbatas lipatan ganjarannya dalam bilangan-bilangan tadi. Bahkan Allah ‘Azza wa Jalla akan melipat gandakan pahala orang yang berpuasa hingga bilangan yang tak terhingga. Alasannya karena puasa itu mirip dengan sabar. Mengenai ganjaran sabar, Allah subhanahuwata’ala berfirman,

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Artinya: “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dibalas dengan pahala tanpa batas.” (QS. Az-Zumar : 10)

Dan itulah amalan-amalan yang membuat puasanya seseorang menjadi sia-sia. Dan tidak dapat dipungkiri bahwasanya masih banyak orang-orang yang melakukan hal tersebut. Semoga puasa kita tidak menjadi sia-sia dan menjadi puasa yang berkah dan sarat akan kandungan pahala yang berlipat didalamnya. Aamiin

Belum ada Komentar untuk Amalan-Amalan Yang Dapat Menyia-nyiakan Puasa

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Amalan-Amalan Yang Dapat Menyia-nyiakan Puasa

Bulan Muharram _ Bulannya menyayangi anak yatim

Bulan Muharram : Bulannya Menyayangi Anak Yatim

T 4 September 2019 F A WP-YNI

Bulan Muharram merupakan bulan yang mengawali tahun hijriyah di calendar islam. Dibulan ini, terdapat keistimewaan yang hanya dimiliki oleh selain bulan-bulan haram. Dinamakan haram karena dibulan ini Allah subhanahuwa ta’ala melarang para hambanya untuk berbuat kemaksiatan serta dilarangnya untuk berperang.... Selengkapnya

maaf lagi puasa

Pengertian Puasa Dan Macam Ketentuannya

T 9 April 2018 F A WP-YNI

Puasa merupakan arti dari kata Shaum dalam bahasa arab yang berarti menahan. Sedangkan menurut istilah ialah menahan dari segala sesuatu yang dapat membatalkan puasa dari terbit fajar subuh hingga terbenamnya matahari (maghrib). Menahan sesuatu yang dapat membatalkan puasa seperti makan... Selengkapnya

Peristiwa-Peristiwa Penting Di Hari Asyuro

Peristiwa-Peristiwa Penting Di Hari Asyuro

T 10 September 2019 F A WP-YNI

‘Asyuro adalah hari kesepuluh di bulan Muharram. Hari yang berada dalam bulan-bulan haram, bulannya Allah Subhanahuwa ta’ala. Hari yang menyimpan sejarah-sejarah islam yang banyak dan mendalam yang harus diingat oleh muslimin dan muslimat setelahnya. Serta dianjurkannya melaksanakan puasa Sunnah Tasuah... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi sekretariat kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai kegiatan sosial kami.

Info Lengkap, Hubungi Kami

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami. Klik Chat di bawah ini.

customer Service

Apriliani

Online

Sekretaris

Rohmat Sidik

Online

Apriliani

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa Kami bantu ? 00.00

Rohmat Sidik

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu ? 00.00